
Oleh: Muhammad Farid Wajdi *)
BLOGGURU – Kitab Qowaidul I’lal merupakan Kitab Shorof Dasar karya Ulama Nusantara Syaikh Mundzir Nadzir. Kata “Qowaidul I’lal” yang menjadi judul kitab ilmu tata bahasa Arab ini terdiri dari dua suku kata yaitu Qowaid (bentuk jamak dari kata Qoidah), yang bermakna kaidah-kaidah dan I’lal yang berarti perubahan huruf ilat: wawu, alif, dan ya.
Jadi, secara sederhana kitab “Qowaidul I’lal” ini merupakan kitab yang membahas ilmu tata bahasa arab, khususnya mengenai perubahan asal suatu lafadz. Kitab ini ditulis dengan bahasa yang singkat dan jelas. Dalam mempelajari ilmu shorof tidak cukup hanya bermodalkan dengan memahami wazan-wazan fi’il saja, tetapi harus juga memahami kaidah-kaidah dalam I’lal.
Berikut ini Terjemah Kitab Qowaidul I’lal (19): Kaidah Kesembilan Belas – القاعدة الثامنة عشرة
Artinya:
Jika fa’ wazan tafa”ala dan tafaa’ala itu berupa ta’ atau tsa’ atau dal atau dzal atau zai atau sin atau syin atau shod atau dlod atau tho’ atau dzho’ maka moleh mengganti ta’ wazan tafa”ala dan tafaa’ala degan huruf yang berdekatan makhrojnay, lalu huruf yang pertama di idghomkan ke huruf yang kedua, setelah menjadikan huruf yang pertama seperti yang kedua, beserta menaruh hamzah washol, agar dapat memulai dengan huru mati, seperti: