
Oleh: Muhammad Farid Wajdi *)
BLOGGURU – Alhamdulillah, satu kesyukuran dan kebahagiaan tersendiri masih diberikan kesehatan, kesempatan, dan waktu luang untuk mengabdi dalam lingkungan Pondok Pesantren Modern Putri IMMIM Minasatene-Pangkep. Segala ikhtiar dan pelayanan yang penulis lakukan dalam Pondok ini sebenarnya merupakan ikhtiar memperbaiki diri, terus mengejar ketertinggalan pengetahuan dan pengalaman, serta meningkatkan kuantitas dan kualitas ibadah.
Salah satu kegiatan yang penulis kejar agar mampu mengejar ketertinggalan dan bangun dari keterpurukan masa lalu adalah dengan menyibukkan diri mengajar serta menata ulang kepengasuhan dalam lingkungan pondok. Beberapa materi ajar yang sudah terpublikasikan sebelumnya di website IMMIM Pangkep, Blog Santri dan Blog Guru ini, penulis coba tata ulang untuk memaksimalkan pembelajaran, memformulasikannya kembali untuk mengefektifkan pelajaran kepesantrenan yang penulis ampu, khususnya dalam Tahun Pelajaran (TP) 2025/2026, yaitu:
– Hari Senin, Pukul 16.00 s.d. 17.30 WITA mengajar di Kelas XI SMA untuk Mapel Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) dan pada Pukul 20.30 s.d. 21.50 WITA, mengajar di Kelas XII SMA/MA untuk Mapel Sejarah Kebudayaan Islam (SKI);
– Hari Selasa, Pukul 13.30 s.d. 14.50 WITA, mengajar di Kelas VIII SMP/MTs untuk Mapel Al-Qur’an-Hadits; dan pada Pukul 20.30 s.d. 21.50 WITA mengajar Fiqih di kelas yang sama ;
– Hari Rabu, Pukul 16.00 s.d. 17.20 WITA, mengajar di Kelas X SMA/MA untuk Mapel Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) dan pada Pukul 20.30 s.d. 21.50 mengajar Kelas VII SMP/MTs untuk Mapel Al-Qur’an-Hadits;
– Hari Kamis, Pukul 13.30 s.d. 14.50 WITA, mengajar di Kelas VII SMP/MTs untuk Mapel Fiqih dan pada Pukul 16.00 s.d. 17.20 mengajar Kelas IX SMP/MTs untuk Mapel Al-Qur’an-Hadits;
Selain mengampu mata pelajaran Al-Qur’an-Hadits dan Fiqih di SMP/MTs dan mata pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) di SMA/MA, penulis juga menyibukkan diri dengan pembinaan Program Tahfidzul Qur’an sebagai sekretaris mendampingi Ustadz H. Najmuddin Beta, Lc sebagai Ketua, begitu pula dengan kegiatan penghafalan Nadhom Alfiah Ibnu Malik serta penghafalan Asmaul Husna (dengan gerakan tangan). Kegiatan lainnya yang sifatnya insidentil adalah pembinaan Palang Merah Remaja (PMR) dan Seni Beladiri Tapak Suci Putra Muhammadiyah dalam lingkungan pondok.
Di sela-sela kegiatan penulis mengikuti Kuliah S2 Non Reguler Program Dirasah Islamiyah Konsentrasi Sejarah Peradaban Islam di UIN Alauddin Makassar, penulis berupaya semaksimal mungkin mengakselerasi kegiatan online santriwati bagi pengembangan soft skill, keterampilan dan pemahaman individu serta pengembangan wawasan keislaman. Bagaimana caranya? Penulis memberikan kesempatan online santriwati diluar agenda menelepon orangtua pada hari Ahad untuk kepesertaan lomba, webinar atau pelatihan, khususnya sebagai peserta pelatihan MOOC Pintar Kementerian Agama RI.
Dalam masa semester ganjil pembelajaran dalam Pondok, pada saat yang sama penulis juga mengikuti pembelajaran online 18 SKS (Paket Semester 1) via GMeet/Zoom Meeting Kuliah S2 Non Reguler Program Dirasah Islamiyah dengan mata kuliah: Studi Hadits (3 SKS) dan Metodologi Penelitian (3 SKS) tiap Hari Sabtu, dan Mata Kuliah: Filsafat Ilmu (3 SKS), Perkembangan Pemikiran Islam (3 SKS), Studi Qur’an (3 SKS), dan Dinamika Peradaban Islam (3 SKS) tiap Hari Ahad.
Jadi, sepanjang masa perkuliahan ini, dari Bulan September s.d. Desember 2025, penulis sangat sibuk dengan urusan tugas-tugas kuliah, apalagi ditambah amanah sebagai Keti (Ketua Tingkat), dari menghubungi dan memastikan dosen masuk mengajar, meneruskan pesan dosen dan absensi, membuat dan menyusun makalah, menulis di web blog dan Jurnal, membuat catatan dan rekaman kuliah, mengakselerasi pengumpulan tugas, dan lain sebagainya.ย Uniknya, penulis berusaha semaksimal mungkin menarasikan setiap kegiatan perkuliahan online S2 tersebut dalam Web Blog ini, dan rekamannya tersimpan di Channel Youtube: Channel Etta Adil.
Beberapa kegiatan penting yang penulis ikuti selain mengajar dan kuliah sepanjang masa Semester Ganjil TP. 2025/2026 (Juli s.d. Desember 2025) adalah: Penerimaan Santriwati Baru TP. 2025/2026, Menyelesaikanย ๐๐๐ง๐๐๐ก๐๐-1 ๐ฃ๐ฒ๐ป๐ฑ๐ถ๐ฑ๐ถ๐ธ๐ฎ๐ป ๐๐๐ฟ๐ ๐ค๐ถ๐ฟ๐ฎ๐ฎ๐ ๐ฟ๐๐ฅ๐ก/๐๐ dan Akademi Takhassus Tafsir Quran Bersanad Internasional, Menuntaskan Program Taktsif Qawaid Fiqhiyyah #1 dan Kelas Mini MBA dengan 4 Sertifikasi, Pelatihan Praktek Bidang Hukum: Pengacara Ketenagakerjaan dan Paralegal, Sosialisasi Identifikasi dan Pendaftaran Naskah Kuno, Menjadi Pemateri dalam Bimtek Kepenulisan Berbasis Konten Budaya Lokal, Digital Marketing & SEO Courses – Semrush Academy, Dauroh Online di Faidhul Ilm Academy, Menuntaskan banyak Free Courses dalam berbagai Bidang di Website OpenLearn The Open University, Meraih Diploma Courses dalam Alison.com, Juri/Penanggung Jawab dalam Pemilihan Duta Santri/Hari Santri Nasional (22/10/2025), Menjadi Penanggung Jawab “Melody Corps” dalam Pangkep Marching Festival 2025,ย Panitia Kemah Budaya/Mappalili Arajang Segeri 2025, Hari Guru Nasional (25/11/2025), Pembedah Revisi PPKD (Pokok-pokok Pemajuan Kebudayaan Daerah) – Bidang Kebudayaan Diknas 2025, Pemateri Sejarah Lokal dalam DKD IMDI STAI DDI Pangkep 2025, dan masih ada beberapa kegiatan lainnya lagi.
Banyak hal yang layak dan patut disyukuri, meski disisi lain, ada juga kegagalan dan ‘musibah’ yang penulis alami. Ada hal besar yang penulis tak bisa ungkap dalam periode ini yang bermula pada pertengahan Juli 2025, yaitu keguncangan ekonomi keluarga akibat kelalaian dan kebodohan penulis dalam bertransaksi keuangan di platform marketing online. Penulis menderita kerugian besar, dan detailnya tidak perlu diceritakan. Biarlah hal ini menjadi pembelajaran tersendiri bagi penulis. Semoga tak terulang di masa depan dan Allah menggantinya dengan yang lebih baik, halal dan berberkah.
Catatan singkat ini lebih kepada bahan muhasabah, introspeksi diri bagi penulis sendiri. Jika berkenan membacanya, semoga ada hikmah dan pembelajaran didalamnya. Barakallahu fiikum. (*)
Minasatene-Pangkep, 15 Desember 2025
(* Muhammad Farid Wajdi, Guru/Pengasuh Ponpes Modern Putri IMMIM Minasatene-Pangkep, Sulsel.