Selasa, 06 Okt 2026
  • Pondok Pesantren Putri IMMIM Pangkep, Pesantren yang khusus menerima santri putri ini, kampusnya berada di bilangan jalan poros Kecamatan Minasatene Kabupaten Pangkep

Kumpulan Artikel/Makalah “Studi Qur’an” Kuliah S2 Non Reguler Dirasah Islamiyah Konsentrasi SPI – UINAM

Kumpulan Artikel/Makalah “Studi Qur'an” Kuliah S2 Non Reguler Dirasah Islamiyah Konsentrasi SPI – UINAM

Oleh: Muhammad Farid Wajdi *)

BLOGGURU – Alhamdulillah, satu kesyukuran dan kebahagiaan tersendiri, selama penulis menjalani masa perkuliahan semester 1 Pascasarjana Program Dirasah Islamiyah Konsentrasi Sejarah Peradaban Islam (SPI), kesemuanya berjalan lancar dan sukses. Ada dinamika penulisan karya tulis ilmiah dalam bentuk artikel/makalah yang sangat padat, namun dapat juga terselesaikan dengan baik dan tepat waktu.

Berikut ini Kumpulan Artikel/Makalah “Studi Qur’an” Kuliah S2 Non Reguler Dirasah Islamiyah Konsentrasi SPI – UINAM (Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar) yang merupakan pemenuhan tugas dari dosen pengampu, Dr Muhammad Daming Kaluku dan Dr Abdul Gany.

Topik Pembahasan/Topik Artikel dan Makalah dari Dr Muhammad Daming Kaluku:

1. Kontribusi Peradaban Islam terhadap Ilmu Pengetahuan dan Pendidikan

2. Kontribusi Peradaban Islam terhadap Kemajuan Sains dan Teknologi

3. Kontribusi Peradaban Islam terhadap Kemajuan Hukum, Politik dan Sosial

4. Kontribusi Peradaban Islam terhadap terhadap Ekonomi dan Perdagangan

5. Kontribusi Peradaban Islam terhadap terhadap Budaya, Bahasa, Seni dan Sastra

6. Kontribusi Peradaban Islam terhadap Spiritual dan Etika

Tugas Kelompok:

Kelompok I – Kontribusi Studi Qur’an terhadap Perkembangan Ilmu Tafsir (Muhammad Farid Wajdi, Syahdino Sahdana, Indah Sari Dewi)

Kelompok II – Kontribusi Studi Al-Qur’an terhadap Perkembangan Ilmu Bahasa Arab, Sastra dan Balaghah (Arjung Marendeng, Abdul Muthalib dan Tuti Wahyuni). Lihat disini: Kontribusi Studi Al-Qur’an Terhadap Perkembangan Ilmu Bahasa Arab, Sastra, dan Balaghah

Topik Pembahasan/Topik Artikel dan Makalah dari Dr Abdul Gany Musrif:

1. Dinamika Politik dan Sosial dalam Kodifikasi Mushaf Utsmani.

Fokus Bahasan: Menganalisis latar belakang sosiologis dan politis yang mendorong Khalifah Utsman bin Affan melakukan standarisasi Al-Qur’an. Makalah ini tidak hanya membahas teknis pengumpulan, tetapi menyoroti konflik dialek (qira’at) di wilayah perbatasan militer (Azerbaijan/Armenia) dan bagaimana penyatuan mushaf menjadi alat stabilitas politik imperium Islam saat itu.

2. Peristiwa Mihnah pada Masa Dinasti Abbasiyah: Relasi Kuasa dan Doktrin Al-Qur’an.

Fokus Bahasan: Mengkaji sejarah inkuisisi (Mihnah) pada masa Khalifah Al-Ma’mun hingga Al-Mutawakkil terkait doktrin “Al-Qur’an Makhluk”. Ini adalah irisan kuat antara sejarah politik (kebijakan negara) dengan studi Al-Qur’an (teologi/kalam), membahas bagaimana penguasa menggunakan tafsir Al-Qur’an untuk melegitimasi kekuasaan dan menekan oposisi ulama (seperti Imam Ahmad bin Hanbal).

3. Qashash Al-Qur’an sebagai Sumber Historiografi: Analisis Kritis Kisah Umat Terdahulu.

Fokus Bahasan: Membedah metodologi Al-Qur’an dalam menceritakan sejarah (seperti kisah kaum ‘Ad, Tsamud, atau Firaun) dan membandingkannya dengan metode penulisan sejarah modern. Apakah kisah Al-Qur’an murni faktual-kronologis atau lebih menekankan pada ibrah (pelajaran moral)? Bagaimana sejarawan muslim klasik (seperti At-Tabari atau Ibnu Khaldun) memanfaatkan ayat kisah sebagai data sejarah?

4. Resepsi Al-Qur’an di Nusantara: Sejarah Manuskrip dan Tradisi Penyalinan Abad ke-17 hingga 19.

Fokus Bahasan: Mengintegrasikan filologi dan sejarah lokal. Membahas bagaimana Al-Qur’an disalin, dihias (iluminasi), dan disebarkan di kerajaan-kerajaan Islam Nusantara (seperti Aceh, Banten, atau Demak). Makalah ini bisa menyoroti ragam hias mushaf kuno sebagai bukti akulturasi budaya lokal dengan Islam dalam sejarah peradaban Melayu-Indonesia.

5. Reinterpretasi Ayat-Ayat Jihad dan Futuhat (Penaklukan) pada Masa Khulafaur Rasyidin

Fokus Bahasan: Studi historis-kontekstual tentang bagaimana ayat-ayat perang ( ayatus saif ) dipahami dan diterapkan oleh para sahabat selama masa ekspansi wilayah (Futuhat Islamiyah). Apakah motivasi ekspansi murni karena dorongan teks suci, atau ada faktor geopolitik (Persia/Romawi)? Bagaimana etika perang dalam Al-Qur’an membentuk perilaku militer tentara Muslim dalam sejarah.

6. Potret Masyarakat Arab Pra-Islam dalam Al-Qur’an: Studi Historis Sosiologis Ayat Makkiyah

Fokus Bahasan: Menggunakan Al-Qur’an (khususnya surah-surah Makkiyah) sebagai sumber data primer untuk merekonstruksi kondisi sosial, ekonomi, dan budaya masyarakat Arab Jahiliyah. Misalnya, meneliti ayat-ayat tentang wa’dul banat (penguburan bayi perempuan) atau praktik riba untuk memahami struktur sosial Mekkah sebelum hijrah.

Sebagian besar tulisan diatas dalam bentuk Makalah telah disetorkan sebagai tugas perkuliahan kepada dosen pengampu, dan selebihnya dalam bentuk artikel disimpan terpublikasi di Blog Guru dalam rentang masa penulisan: September s.d. Desember 2025 sebagai bukti digital akademik dan jejak online proses perkuliahan yang telah dijalani.

Demikian catatan singkat ini, semoga bermanfaat adanya. Barakallahu fiikum. (*)

 

Minasatene-Pangkep, Kamis, 21 Desember 2025

(* Muhammad Farid Wajdi, Guru/Pengasuh Ponpes Modern Putri IMMIM Minasatene-Pangkep, Sulsel.

Immim pangkep

Tulisan Lainnya

0 Komentar

KELUAR