
Oleh: Muhammad Farid Wajdi *)
Related Post: 40 Fadhilah Shalawat
BLOGGURU – Apa itu Kitab Ad-Diba’i atau Kitab Maulid Diba’? Kitab Ad-Diba’i merupakan Kitab yang membahas Riwayat Kelahiran Nabi Muhammad SAW, disertai syair pujian dan shalawat kepada Nabi Muhammad SAW. Umumnya kitab terjemahnya menambahkan isi kitab dengan Do’a Khitbah, Khutbah Nikah, Aqad Nikah dan Do’a Aqad, serta Nama-nama Anak.
Jadi, Maulid Diba’ adalah sebuah kitab atau shalawat yang dibaca saat perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW. Adapun Syair Pujian atau Shalawat yang ada dalam Kitab ad-Diba’i, diantaranya ialah Shalawat Nariyah, Shalawat Munjiyat, Shalawat Tausiul Arzaq wa Tahsinul Akhlaq, Shalawat an-Nuur, Shalawat Thibbil Qulub, Mahallul Qiyami, Shalawat Badriyah, dan lain-lainnya.
Berikut bacaan Maulid Ad Diba dan terjemahnya (Bagian 7).
Artinya:
Dikatakan kepada sebagian orang-orang yang menyifati Nabi SAW, “Seolah-olah wajahnya adalah bulan” ۞ Lalu dia (orang yang menyifati Nabi SAW) menjawab, “Bahkan tebih bersinar daripada bulan, tatkala awan tidak menghalangi di bawahnya” ۞
Sifat keagungan telah meliputi Nabi SAW ۞ Telah sempurna sifat kemuliaan Nabi SAW ۞ Sebagian orang yang menyifati Nabi SAW berkata, “Aku tidak pernah melihat orang sebelum dan sesudah Nabi SAW seperti (indahnya) Nabi SAW” ۞
Lemahlah lisan orang ahli balaghah (sastra) tatkala ia ingin menghitung keutamaan Nabi SAW ۞ Maha suci Dzat yang telah mengistimewakan Nabi SAW dengan derajat yang paling luhur ۞
Dia mengisra’kan Nabi SAW pada jarak 2 busur panah atau lebih dekat (dekat dengan Allah SWT) ۞ Dia menguatkan Nabi SAW dengan mukjizat-mukjizat yang tidak bisa terhitung ۞
Dia memenuhi sifat-sifat sempurna pada Nabi SAW dengan sifat agung yang tidak terhitung ۞ Dia memberikan Nabi SAW dengan 5 perkara yang bahkan tidak diberikan pada siapapun sebelum Beliau ۞
Dan Dia memberikan Nabi SAW Jawami’ul Kalim, maka siapapun tidak akan dapat mendapati keutamaan Beliau ۞ Di setiap tempat, Nabi SAW selalu memiliki sabda ۞ Di setiap kesempurnaan, selalu ada kesempurnaan Nabi SAW ۞
Nabi SAW tidak pernah menghalangi (menolak) dalam menerima pertanyaan dan memberi jawaban ۞ Lisan Nabi SAW tidak pernah terucap kecuali pada perkara yang benar.
Allâhumma shalli wa sallim wa bârik ‘alaihi Ya Allah
Tetapkanlah limpahan rahmat dan kesejahteraan serta keberkahan atas beliau.
Wamâ ‘asâ an yuqâla fî man washafahul qur-ân
Semoga kata pujian selalu diucapkan untuk Nabi, yang sifat-sifatnya disebutkan dalam Al-Quran.
Wa a’roba ‘an fadhâ-ilihit Taurâtu wal Injîlu waz Zabûru wal Furqân
dan telah diuraikan pula keutamaannya dalam Taurat, Injil, Zabur, dan Al-Furqan
Wa jama’allâhu baina ru’yatihî wa kalâmih
Allah telah mengumpulkan untuk beliau antara melihat dzat-Nya dan menerima firman-Nya.
Wa qaranas-mahû ma’as-mih
Juga menyertakan penyebutan asma-Nya dengan nama sang Nabi,
Tanbî-han ‘alâ ‘uluwwi maqâmih
sebagai pengingat akan ketinggian derajatnya
Wa ja’alahu Rahmatan Lil ‘âlamîna wanûrâ
Dan Allah menjadikan beliau sebagai Rahmat dan pelita/cahaya bagi seluruh alam
Wa Mala’a Bimau lidihil Qulûba Syurûrâ
Sebab kelahirannya, semua hati manusia merasa gembira.
Ya badrotimmin khaza kulla kamali – Madza yu’abbiru ‘an ulaka maqoli.
“Wahai Bulan Purnama yang telah mencapai segala kesempurnaan. Bagaimana bisa kata-kataku menggambarkan tentang keluhuranmu.”
Antal ladzi asyroqta fi ufuqil ‘ula – Famakhauta bil anwari kulla dholali.
“Engkaulah yang bersinar di ufuk yang tinggi. Kemudian Engkau menghapus semua kegelapan dengan cahaya-cahayamu.”
Wabikastanaa rol kaunu yaa alamal huda – Binnuri wal in ami wal ifdholi.
“Dan karenamu, bersinar teranglah alam semesta, wahai panji petunjuk. Dengan cahaya, kenikmatan, dan anugerah.”
Sholla ‘alaikallahu robbi daiman – Abadam ma’al ibkari wal asholi.
Semoga Allah, Tuhanku, melimpahkan rahmat kepadamu selamanya. Abadi bersamaan di waktu pagi dan petang.
Wa ala jami’il ali wal ash’habi man – Qod khosshohum robbul ‘ula bikamali.
“Semoga shalawat tersampai kepada seluruh keluarga dan para sahabat,
yang telah Allah. Yang mana Tuhan yang Maha Luhur telah memberi keistimewaan kepada mereka dengan kesempurnaan.
(***)