
Oleh: Muhammad Farid Wajdi *)
BLOGGURU – Alhamdulillah, satu kesyukuran dan kebahagiaan tersendiri, penulis masih diberikan kesehatan dan semangat dalam mempelajari beragam khazanah keilmuan Islam. Pada beberapa kegiatan dauroh/majelis ilmu yang penulis ikuti, diantaranya adalah yang diselenggarakan oleh Asas Institute Qur’an.
Berikut ini empat (4) catatan dauroh dan gelar non akademik yang pernah penulis raih dari Asas Institute Qur’anul Karim:
1. Certified in Essential Qur’anic Leadership (C.EQL). Lihat Sertifikatnya disini: Sertifikat C.EQL a.n. Muhammad Farid Wajdi
Certified in Essential Qur’anic Leadership (C.EQL) adalah salah satu gelar sertifikasi non-akademik yang diterbitkan oleh ASAS Institute Qur’an sebagai pengakuan atas partisipasi dan kompetensi peserta dalam program pelatihan kepemimpinan berbasis nilai-nilai Al-Qur’an. Apa yang Dimaksud dengan Qur’anic Leadership? Secara konseptual, Qur’anic Leadership (kepemimpinan Qur’ani) adalah model kepemimpinan yang berlandaskan nilai-nilai Al-Qur’an, seperti: Amanah (dapat dipercaya), Shiddiq (jujur), Tabligh (komunikatif dan transparan), Fathanah (cerdas dan bijaksana), Adil dalam mengambil keputusan, Mengutamakan kemaslahatan umat, Kepedulian sosial dan pelayanan kepada masyarakat, serta Keteladanan akhlak dalam kehidupan pribadi dan publik. Nilai-nilai tersebut diambil dari prinsip-prinsip kepemimpinan para nabi, khususnya Nabi Muhammad ﷺ.
Walaupun kurikulum rinci C.EQL tidak dipublikasikan secara lengkap di situs resmi, materi yang disebutkan dalam berbagai program ASAS menunjukkan fokus pada: Kepemimpinan berbasis Al-Qur’an, Komunikasi efektif dan dakwah, Pendidikan karakter Qur’ani, Pengembangan guru dan pemimpin pendidikan, Pembentukan akhlak kepemimpinan, serta Manajemen halaqah dan pembinaan masyarakat.
Bagi Pegiat Pendidikan seperti kepala sekolah, pengawas pendidikan, manajer sekolah atau humas sekolah, dosen, pimpinan pesantren, birokrat, maupun aktivis sosial, konsep C.EQL menarik karena menekankan bahwa kepemimpinan bukan sekadar kemampuan manajerial, melainkan juga: Integritas moral, Akuntabilitas, Keberpihakan kepada masyarakat, Kemampuan membangun peradaban melalui pendidikan, serta Pengambilan keputusan yang berlandaskan nilai etika dan spiritual. Dengan demikian, Certified in Essential Qur’anic Leadership (C.EQL) dapat dipahami sebagai program sertifikasi yang bertujuan membentuk pemimpin yang tidak hanya kompeten secara teknis, tetapi juga memiliki karakter dan visi kepemimpinan yang berakar pada Nilai-nilai Al-Qur’an.
2. Certified Professional Qur’anic Instructor (C.PQI). Lihat Sertifikatnya disini: 24_Muhammad Farid Wajdi, S.H.I., M.M., C.PQI.
Certified Professional Qur’anic Instructor (C.PQI) adalah gelar sertifikasi non-akademik yang diterbitkan oleh ASAS Institute Qur’an sebagai bentuk pengakuan atas kompetensi profesional seseorang dalam bidang pengajaran Al-Qur’an. Gelar ini ditujukan terutama bagi guru Al-Qur’an, pengajar tahsin, pembina tahfiz, ustaz/ustazah, dan praktisi pendidikan Islam yang ingin meningkatkan standar profesionalitas mengajar Al-Qur’an. C.PQI adalah bukti telah menyelesaikan program Sertifikasi Guru Qur’an Profesional, sekaligus sebagai bukti kompetensi profesional dalam bidang pengajaran Al-Qur’an.
Program C.PQI dirancang untuk membentuk guru Al-Qur’an yang Memiliki kompetensi mengajar yang lebih profesional, Memahami Al-Qur’an secara lebih mendalam, Mampu mengintegrasikan nilai-nilai Qur’ani dalam pendidikan, Memiliki kemampuan tadabbur Al-Qur’an yang aplikatif, serta Menjadi bagian dari jejaring guru Qur’an yang berkualitas.
Materi dan Kompetensi yang Dikembangkan adalah: Metodologi pengajaran Al-Qur’an, Tadabbur dan pemahaman Al-Qur’an, Pengintegrasian nilai-nilai Qur’ani dalam pendidikan, Profesionalisme guru Qur’an, Penguatan kompetensi dakwah dan pembinaan peserta didik, serta Peningkatan kualitas pembelajaran berbasis sanad dan talaqqi.
3. Certified Fahmu Ahkamu Tajwid (C.FAT) dan Certified Master Tajwid (C.MT). Lihat Sertifikatnya disini: Muhammad Farid Wajdi, S.H.I., M.M., C.FAT., C.MT. dan Ijazah Sanad Kitabnya disini: محمد فريد وجدي بن بندؤ بن مكلاؤ
4. Certified Sanad of Qiraat International (C.SQI) dan Certified Master of Qiraat (C.MQ). Lihat Sertifikatnya disini: 9_Muhammad Farid Wajdi, S.H.I., M.M., S.QI., C.MQ.
Certified Sanad of Qiraat International (C.SQI/S.QI) dan Certified Master of Qiraat (C.MQ) merupakan dua gelar sertifikasi non-akademik unggulan yang diterbitkan oleh ASAS Institute Qur’an dalam bidang qirā’āt, sanad Al-Qur’an, dan pengembangan kompetensi pengajar Al-Qur’an. Kedua sertifikasi ini dirancang untuk mengakui capaian keilmuan seseorang dalam pembelajaran Al-Qur’an bersanad, namun memiliki tingkat dan cakupan yang berbeda.
Demikian catatan ini sebagai pengingat kegiatan dauroh/majelis ilmu yang pernah penulis ikuti. Semoga bermanfaat adanya. Barakallahu fiikum. (*)
Minasatene-Pangkep, 6 Juni 2026
(* Muhammad Farid Wajdi, Guru/Pengasuh Ponpes Modern Putri IMMIM Minasatene-Pangkep, Sulsel.