Rabu, 07 Okt 2026
  • Pondok Pesantren Putri IMMIM Pangkep, Pesantren yang khusus menerima santri putri ini, kampusnya berada di bilangan jalan poros Kecamatan Minasatene Kabupaten Pangkep

Persembahan Puisi Kolaborasi Santri #MulungKata di Hari Guru Nasional 2021

Kolaborasi Hasil Mulung Kata:

Fitri Ramadhani Laba (Kelas XI), Nur Fadhliah Rahma (Kelas XI), Karina Syahrani Mursidi (Kelas X) dan Firyal Mufidah (Kelas IX)

Pemeriksa Aksara: Etta Adil

 

PENYELAMATKU

Oleh: Fitri Ramadhani Laba

Guruku ….

Sebanyak apapun rangkaian kata yang kutulis tentangmu

Masih saja kusulit merangkai kata demi kata tentang sosok dan pengabdianmu

Menempuh Jalan Pendidikan dan Mendidik Generasi

Memupuk sabar di ruang pengajaran suci.

 

Guruku ….

Hadirmu mengajarkan sabar ditengah beragam karakter tak tentu

Hadirmu mengajarkan ikhlas, ditengah banyak tuntutan ekonomi dan kebutuhan hidup

Hadirmu mengajarkan tulus, ditengah setiap kerja harus dihitung fulus.

 

Guruku ….

Tak terhitung sudah berapa kali aku mengeluh saat pelajaranmu

Tak terhitung sudah berapa kali aku mengacuhkan penjelasanmu

Tak terlihat Lelah melangkahkan kaki menuju ruang pengabdian

Tak pernah pupus menata hari untuk mengisi pikiran generasi terdidik.

Guruku ….

Tak hanya ilmu, bekal di masa depan

Engkau juga telah menjadi penyelamatku dari kebodohan

Membawa diri kami keluar dari alam kegelapan

Menuju alam terang benderang penyinar masa depan kami.

 

PENGABDI PENDIDIKAN

Oleh Nur Fadliah Rahma

 

Guruku ….

Tak hanya pengabdian, sosok dan gelar yang melekat di namamu adalah suci

Pengemban Ilmu sejati, Pengabdi Pendidikan sangat berarti

Pena dan ucapan, terukir dan terpatri kepada generasi

Menjadi ladang amal bagi sang penerus ilmu

Guruku ….

Telah kau puaskan dahaga kami akan ilmu dan kebijaksanaan

Mengubah wajah muram menjadi berseri karena pengetahuan

Mengajarkan adab dalam untaian diksi dan perilaku teladan

Yang terpatri sebagai penenang kalbu dalam setiap laku.

Guruku ….

Engkau pahlawan tanpa tanda jasa

Jiwamu tulus, tak kenal berkeluh kesah

Tak terhingga tinta terukir di papan pengajaran

Tak terhingga idiom terucap sarat makna, hikmah dan pekerti.

 

Guruku ….

Tak terhingga pengajaran akhlak kau tanamkan

Menanam budi pada setiap karakter yang beragam

Tulusmu menyaksikan tingkah pola sang penerus

Tak terkatakan dalam sabar, tetap mendidik dalam keihlasan tak bertepi.

 

Guruku ….

Rentang masa demi masa pengajaran telah terlewati

Dalam harap ridho ilahi dan amal panggilan jiwa murabbi

Demi pengabdian suci kepada generasi pengganti

Semoga kelak menjadi tunas negeri penerus ilmu sejati.

 

PELITA DALAM GELAP

Oleh: Karina Syahrani Mursidi

 

Guruku ….

Kusebut namamu Guru bukan sembarang guru

Sosok tangguh rela berkorban di ladang pengabdian ilmu

Waktu, ilmu, dan keringat tertumpah di ruang pengajaran

Menjadi pejuang Pendidikan, tak kenal Lelah.

 

Guruku ….

Engkaulah pahlawan tanpa tanda jasa

Yang menuntun kami berjalan menuju cahaya kesuksesan

Membekali ilmu dan keterampilan, demi masa depan yang terjamin

Membekali adab dan akhlak, demi kebaikan cita-cita kami

 

Guruku…..

Engkaulah pelita dalam gelap

Cahaya penerang dalam gelapnya ketidaktahuan

Menjadi penerang dalam suramnya pikiran

Menjadi jalan terang ditengah beratnya beban kehidupan.

 

Guruku ….

Hadirmu memberikan mantra jiwa dalam perjuangan menuntut ilmu

Agar kami tak mudah menyerah di jalan pengetahuan

Agar kami tak sulit memahamkan ilmu alam, sosial dan budaya

Agar kami dimudahkan mengakrabi sejarah bahasa, seni dan sastra.

 

Guruku ….

Hadirmu memberikan suntikan vaksin bagi imunitas perjuangan kami

Agar kami tak mudah lelah di jalan adab dan ilmu

Agar kami lebih mudah memahamkan kaidah segala macam komunikasi

Agar kami bicara lebih tertata, sopan dan beretika.

Guruku ….

Terima kasih telah menjadi Pelita dalam Gelap, Penerang dalam suram jalan kami

 

Cita dan Cinta Di Pesantren

Oleh: Firyal Mufidah

 

Guruku ….

Terima kasih telah membersamai kami, dalam suka duka

Memahami kami apa adanya, sebagai anak didik layaknya anak sendiri

Terkesan dan mengesankan banyak pelajaran

Menimba banyak hikmah dan adab di ruang pengajaran suci

 

Guruku ….

Cita dan Cintaku kupupuk dalam Penjara Suci

Menjadi penuntut sejati, adab dan ilmu

Agar tak menjadi Penghalang bagi kami, menjadi beradab dan berilmu.

Tak mengambil Jarak antara ilmu dan kebijaksanaan

 

Guruku ….

Maafkan kami jika setiap hari memberimu tanya

Sebagai tanda cinta akan pelajaran

Meski perasaan ini sesekali ingin mengabaikan sosokmu

Melangkah tanpa ilmu, Berlari tanpa pengetahuan adalah godaan di luar penjara suci.

 

Guruku ….

Kusadari, Cita dan Cintaku ditakdirkan bersemi di Pesantren

Memupuknya setiap hari dan membiarkannya tersirami oleh pengetahuan umum dan agama

Tuntunlah kami dengan tulus dan penuh kasih sayang

Agar kami tak sesak dan berniat lari dari penjara yang mensucikan pikiran dan jiwa ini.

 

Guruku ….

Penjara Suci yang kini telah menjadi takdirku menyemai cita dan cinta

Bukanlah penjara yang sebenarnya, tapi taman yang menyirami pikiran dan jiwa

Menyemai ibadah pada setiap sudut ruangnya, di kelas, lapangan olahraga, aula, asrama dan masjid, maupun saat berada di kantin dan dapurnya.

Biar kurasakan Bahagia berada di dalamnya, bersamamu Guruku yang tercinta.

 

Guruku ….

Terima kasih untuk setiap saat indah bersamamu

Bersama kita bisa, tak hanya menanam rindu pada buah pengetahuan, tapi menyemai cinta pada adab dan ilmu, pada setiap narasi dan literasi yang dipelajari

Guruku …. Terima kasih untuk setiap saat bermakna bersamamu

Ku Akan selalu mengenangmu, dalam setiap Langkah dan doaku.

 

Dibaca usai Upacara Peringatan Hari Guru Nasional, Kamis, 25 November 2021 di Lapangan Basket Ponpes Modern Putri IMMIM Minasatene-Pangkep.

Post Terkait

0 Komentar

KELUAR