Rabu, 07 Okt 2026
  • Pondok Pesantren Putri IMMIM Pangkep, Pesantren yang khusus menerima santri putri ini, kampusnya berada di bilangan jalan poros Kecamatan Minasatene Kabupaten Pangkep

Putra Pendiri Pesantren Ceramah Motivasi di depan Putri IMMIM

Laporan: Etta Adil 

Related Post: Undangan Terbuka Ceramah Motivasi: Bapak Kun Wahyu Wardana

BLOGGURU – Putra Pendiri Pesantren Modern Putri IMMIM Pangkep yang juga Komisaris PT. Jaminan Pembiayaah Askrindo Syariah, Kun Wahyu Wardana, SH, L.L.M., AMII, ACII, AAAIK, CRGP dalam kunjungannya ke Pondok Pesantren yang didirikan ayahnya, Drs H. Fachrul Islam (alm) pada Tahun 1975, menyempatkan memberikan Ceramah Motivasi “Beyond Average” Senin (23/1/2023) di Aula Besar Pondok Pesantren Putri yang beralamat di Jalan Haji Fadeli Luran, Minasatene Pangkep tersebut.

Kegiatan diawali dengan sambutan Ketua YASDIC IMMIM Pangkep, Dra Hj Sri Hajati Fachrul Islam yang menguraikan bahwa ceramah motivasi dimaksudkan sebagai salah satu upaya mendorong semangat belajar dan prestasi santriwati, sekaligus menghadirkan sosok keberhasilan yang dapat ditiru dan dijadikan model. “Bahwa anak pesantren itu bisa juga mengukir prestasi, di tingkat nasional dan internasional sekalipun, dalam karya dan karir, sehingga tidak ada alasan anak pesantren itu minder, malas, dan takut melihat peluang. Satu contoh itu adalah anakda Kun Wahyu Wardana, putra ketiga kami yang telah mengukir prestasi dan kebanggaan,” ungkapnya.

Kun Wahyu Wardana. (foto: ist/*)

Kun Wahyu Wardana. (foto: ist/*)

Ceramah Motivasi “Beyond Average” ini menurutnya bagian dari buku motivasi yang pernah ditulisnya “Zoom In Zoom Out Your Views” terbitan Gramedia. Menurut Alumni Ponpes Modern IMMIM Putra Makassar Tahun 1991 ini, Seseorang harus berada di atas rata-rata agar menjadi yang terpilih dan mendapatkan ruang yang lebih luas untuk berkarya dan berprestasi. “Sulit bagi kita untuk menjadi yang terpilih, jika kita berada terus di tingkat rata-rata dan tidak berbeda dari kebanyakan orang pada umumnya. Itulah sebabnya seseorang harus mengeksplorasi segala kemampuan dan kapasitas dirinya agar mendapatkan tempat berbeda dan menjadi sosok yang mudah dipilih dan terpilih,” ujar Putra ketiga dari Drs H. Fachrul Islam, salah satu pendiri Ponpes Modern Putri IMMIM Pangkep.

Dalam industri teknologi informasi dan komunikasi, dicontohkannya Steve Jobs, Pendiri Apple mengungkapkan bahwa “Never Settle for Average”, Jangan pernah menjadikan diri rata-rata, sebagaimana orang pada umumnya, dan kalimat motivasi itulah yang kemudian mendorong diri dan perusahaanya tidak pernah berhenti berinovasi melahirkan banyak produk unggulan yang diminati dunia, salah satu telepon genggam Iphone yang bukan hanya menjadi alat komunikasi, tetapi sebagai media gengsi dan prestise ketika iphone itu berada dalam genggaman seseorang.

Dalam dunia kerja, dicontohkannya, bahwa seseorang itu tidak akan dipilih dan terpilih dalam proses rekruitmen, kalau seseorang itu tidak berada diatas rata, dalam hal apapun, misalnya kemampuan intelektualitas, pengembangan diri, kepedulian, kemampuan kerjasama, dan lain sebagainya. “Proses rekruitmen itu proses seleksi, dan yang terseleksi dan dipilih pastinya orang yang kemampuannya diatas rata-rata,” ujar Direktur Kepatuhan dan SDM PT. Askrindo ini.

Para Guru dan Pembina Pesantren foto bersama dengan Ketua YASDIC IMMIM, Dra Hj Sri Hajati Fachrul Islam dan Pemateri, Kun Wahyu Wardana. (foto: ist/*)

Para Guru dan Pembina Pesantren foto bersama dengan Ketua YASDIC IMMIM, Dra Hj Sri Hajati Fachrul Islam dan Pemateri, Kun Wahyu Wardana. (foto: ist/*)

Di sela-sela ceramah motivasinya, Kun Wahyu Wardana, SH, L.L.M., AMII, ACII, AAAIK, CRGP yang juga Alumnus Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta (1997) dan Monash University, Australia (2011) ini juga mengajukan pertanyaan berhadiah kepada ratusan santriwati Ponpes Modern Putri IMMIM Pangkep.

Lebih lanjut Kun Wahyu Wardana, SH, L.L.M., AMII, ACII, AAAIK, CRGP menguraikan bahwa untuk memiliki kemampuan diatas rata-rata tersebut, seseorang itu haruslah, Pertama, memiliki goal setting, tujuan yang jelas. Kedua, Growing up mindset, harus meningkatkan pandangan dan pola pikirnya. Ketiga, Benchmarking, selalu ada upaya meningkatkan kapasitas dan daya saing. Bandingkan kinerja diri dengan kinerja orang lain supaya dapat mengukur prestasi. Keempat, Take the Momentum, Ambil dan manfaatkan setiap momentum yang berpotensi melejitkan karir dan pencapaian yang diimpikan. Kelima, Acts of Kindness. Jangan pernah lupa untuk berbagi dan berbuat baik. 6. Honoring Parents, Ingatlah selalu bahwa selalu ada doa dan perjuangan orangtua dibalik setiap keberhasilan. Ingat selalu nasehat orangtua dan jadikan itu pertimbangan kebijaksanaan dalam setiap langkah menuju puncak kesuksesan.

Kegiatan Ceramah Motivasi berakhir sebelum masuk waktu dhuhur dan diakhiri sesi foto bersama dengan para pengasuh, kepala sekolah, pembina, guru-guru kepesantrenan, serta santriwati Pengurus OSIS. Kepsek Kepesantrenan, Dra Nurhudayah mengungkapkan bahwa santriwati selalu semangat jika ada kegiatan ceramah motivasi, yang dengan kegiatan itu mereka mengambil pelajaran dan contoh kesuksesan. (*)

Lihat pula:  Bersemangatlah Belajar dan Jangan Malas!

Post Terkait

0 Komentar

KELUAR