Selasa, 06 Okt 2026
  • Pondok Pesantren Putri IMMIM Pangkep, Pesantren yang khusus menerima santri putri ini, kampusnya berada di bilangan jalan poros Kecamatan Minasatene Kabupaten Pangkep

Bersemangatlah Belajar dan Jangan Malas!

Bersemangatlah Belajar dan Jangan Malas!

Oleh: Muhammad Farid Wajdi

Related Post: Perintah dan Keutamaan Menuntut Ilmu Agama

BLOGGURU – Tidak ada seorangpun yang tentunya mau merasakan perihnya kebodohan, tapi banyak orang yang secara sadar menjerumuskan dirinya dalam perihnya kebodohan dengan bermalas-malasan dan tidak semangat belajar. Ketika seseorang malas belajar, maka pada saat itu juga sebenarnya menyiapkan dirinya menjadi bodoh.

 

ومن لم يذق مر التعلم ساعة … تجرع ذل الجهل طول حياته

 

Artinya:

Barangsiapa yang belum pernah merasakan pahitnya menuntut ilmu sesaat saja. Niscaya dia akan merasakan hinanya kebodohan sepanjang hidupnya.

Segala ilmu harus ditekuni dan menyemangati dalam mempelajarinya. Menuntut ilmu itu perlu perjuangan dan pengorbanan, seperti kurangnya tidur, perlunya mengeluarkan uang untuk membeli buku/kitab, perlunya menyiapkan diri, fisik dan stamina untuk menghadiri majelis-majelis ilmu, perlunya hati dan sikap yang dipenuhi adab terhadap guru, dan lain sebagainya. Menuntut ilmu juga tidak boleh instan, tapi sepanjang masa, sepanjang hayat, dan bahkan sampai akhir hayat.  Lihat: Hadits tentang Menuntut Ilmu dan Menghargai Waktu

Menuntut ilmu itu juga tidak cukup hanya dengan membaca dan berhadapan dengan buku/kitab, tapi menuntut ilmu harus dengan guru, berhadapan dan menghadap kepada guru, menunjukkan adab-adab yang baik terhadap guru, dan mencintai guru dengan segala apa yang diajarkannya.  Kegagalan dalam menuntut ilmu adalah lari dari guru atau meninggalkan gurunya sebelum selesai pelajarannya.

Al-Imam Asy-Syafi’i rahimahullah ta’ala berkata:

 

اصبر على مر الجفا معلم … فإن رسوب العلم في نفراته

 

Artinya:

“Bersabarlah atas pahitnya menghadapi seorang guru yang kaku sikapnya. Karena sesungguhnya kegagalan dalam menuntut ilmu adalah lari darinya.

Lihat: Muliakan Dirimu dengan Ilmu

 

ومن فاته التعليم وقت شبابه … فكبر عليه أربعا لوفاته

 

Artinya:

Barangsiapa yang tidak menuntut ilmu di waktu mudanya. Maka bertakbirlah sebanyak 4 kali sebagai tanda wafatnya.

Lihat: Ilmu Agama tanpa Akhlak Mulia adalah Sia-sia

 

وذات الفتى -والله- بالعلم والتقى … إذا لم يكونا لا اعتبار لذاته

 

Artinya:

Keberadaan seorang pemuda itu – demi Allah – dilihat dari ilmu dan taqwanya. Apabila tidak ada keduanya maka tidak ada arti keberadaannya.” 《Diwan Al-Imam Asy-Syafi’i 33-34》

 

Tulisan/Artikel terkait:

Mukaddimah Ta’lim Muta’allim

Mengenal Syekh Zarnuji dan Kitab Ta’lim al-Muta’allim

Keutamaan Mempelajari Ilmu (Agama)

Adab-adab Penuntut Ilmu dan Kalam Para Ulama

Kisah Adab Murid-Guru dibalik Penyusunan Kitab Alfiah Ibnu Malik

Keutamaan Mempelajari Hadits/Ilmu Hadits

Tips Sukses Menguasai Ilmu-ilmu Kepesantrenan

Yuk, Kaji Islam lewat Kitab Pesantren Ini!

 

Barakallahu fiikum, Semoga bermanfaat adanya. (*)

 

(* Muhammad Farid Wajdi, Pengasuh/Guru Pontren Modern Putri IMMIM Minasatene-Pangkep.

 

 

Immim pangkep

Tulisan Lainnya

Terjemah Jawahirul Kalamiyah - 1
Oleh : Immim pangkep

Terjemah Jawahirul Kalamiyah – 1

0 Komentar

KELUAR