
Oleh: Muhammad Farid Wajdi *)
Related Post: Pentingnya Bersanad dalam Keilmuan Islam
BLOGGURU – Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih Al-‘Utsaimin (Wafat 1421 H) rahimahullah ta’ala mengatakan :
“Bisa diketahui sanad yang tidak bersambung dengan dua perkara :
Yang pertama: Pengetahuan , bahwa guru yang ia klaim, telah meninggal sebelum dia mencapai usia tamyiz.
Yang kedua: Seorang perawi atau seorang pakar dalam bidang hadits memberikan keterangan , bahwa sanad tersebut tidak bersambung kepada siapa yang ia meriwayatkan darinya atau tidak mendengar atau tidak melihat darinya apa yang ia sampaikan tersebut darinya.
《Mushthalah Al-Hadits , Maktabah Mu’assasah Syaikh Muhammad bin Shalih Al-‘Utsaimin , Cetakan Kelima , halaman : 18》
Wallahu ‘alam bish-shawab. (*)
Lihat pula:
29 Agustus 2021 – Kisah Adab Murid-Guru dibalik Penyusunan Kitab Alfiah Ibnu Malik
15 April 2022 – Keutamaan Mempelajari Hadits/Ilmu Hadits
20 April 2022 – Mengapa Mesti Belajar Matan Tuhfatul Athfal?
24 Juni 2022 – Tips Sukses Menguasai Ilmu-ilmu Kepesantrenan
18 Juli 2022 – Dalam Sepekan, Raih Tiga Ijazah Sanad Kitab Matan Ilmu Tajwid
29 Juli 2022 – Mendalami Islam lewat Kitab Mutun Thalibil Ilmi
30 Juli 2022 – Bahan Ajar Takhashshus Ilmu Syar’i