
Related Post: Download تعليم المتعلم
BLOGGURU – Nadhom Alala Tanalul ‘Ilma (terdiri atas 37 bait) merupakan nadhom yang merangkum penjelasan dari Kitab Ta’lim Muta’allim karya Syaikh Buhanuddin al-Islam al-Zarnuji tentang metode belajar, tujuan belajar, prinsip belajar, strategi belajar dan lain sebagainya terkait Adab-adab Menuntut Ilmu. yang secara keseluruhannya didasarkan pada moral religius agar menjadi manusia yang berkarakter baik.
Modal Pendidikan
Ingat, kalian tidak akan mendapatkan ilmu kecuali dengan enam perkara, akau akan memberi tahumu tentang kumpulanay denga penjelasan
Yaitu cerdas, semangat, sabar, biaya, petunjuk ustadz dan lama waktunya.
Lingkungan Pendidikan
Jangan bertanya tentang seseorang, tapi tanyalah tentang temannya, karena sesungguhnya teman akan mengikuti temannya.
Bila temannya memiliki kejelekan maka jauhilah secepatnya, dan bila temannya memiliki kebaikan maka temanilah dia, maka kamu akan mendapatkan petunjuk.
Motivasi Pendidikan
Belajarlah, karena sesungguhnay ilmu adalah perhisan bagi pemiliknya, dan keutamaan serta tanda bagi setiap hal yang terpuji
Jadilah orang yang setiap hari mengambil tambahan faedah dari ilmu, dan berenaglah di lautan faedah.
Keutamaan Pendidikan Agama Islam
Pelajarilah fiqih karena fiqih adalah sebaik-baik penuntun menuju kebaikan dan ketakwaan, dan paling lurusnya sesuatu yang lurus.
Fiqih adalah ilmu yang menunjukkan jalan hidayah, fiqih adalah benteng yang menyelamatkan dari segala perkaya yang berat.
Karena sesungguhnya satu ahli fiqih yang meniggalkan dunia, itu lebih berat terhadap syetan dari pada seribu ahli ibadah.
Keseimbangan Ilmu dan Amal
Suatu kerusakan yang besar adalah orang alim yang merusak, tapi lebih besar dari itu adalah orang bodoh yang beribadah.
Keduanya itu fitnah yang besar didalam alam semesta, bagi seorang yang dalam agamanya mengikuti keduanya.
Kamu berharap menjadi ahli fiqih yang pandai berdiskusi dengan tanpa usaha, dan gila itu bermacam-macam.
Tidak ada mencari harta itu tanpa keberatan yang kau rasakan, lalu apalagi ilmu ?
Bila sempurna akal seseorang maka sedikit bicaranya, dan yakinlah akan bodohnya seorang jika ia itu memperbanyak (bicara).
Pemuda bisa mati sebab tergelincir lisannya, tapi tidak mati karena tergelincir kakinya
Tergelincirnya dari mulutnya itu bisa melemparkan kepalanya, tapi tergelincirnya kaki itu sembuh sebentar kemudian
Saudaranya ilmu itu masih hidup setelah matinya, walaupun tulang-tulangnya telah hancur di bawah bumi,
Orang yang mempunyai kebodohan itu mati, walaupun masih berjalan di atas bumi, dia menganggap bahwa dirinya hidup padahal sebenarnya dia telah tiada.
Setiap orang pemiliki pergerakan untuk derajat yang luhur, tapi sedikit Orang-orang besar yang tabah.
Bila kamu di masyarakat, maka bergaullah dengan sebaik-baik mereka, dan jangan bergaul dengan yang terburuk, maka kamu akan buruk bersama orang buruk.
Peran Guru dan Orangtua
Aku dahulukan guruku dari pada orang tua kandungku, meskipun aku mendapatkan keutamaan dan kemulyaan dari orang tuaku
Guruku adalah pembimbing jiwa, dan jiwa itu bagaikan mutiara, sedangkan orang tuaku adalah pembimbing badan, dan badan bagaikan kerang.
Saya melihat lebih berhaknya hak adalah hak dari guru, dan lebih wajib dilaksanakan atas setiap orang islam,
Sungguh benar-benar berhak diberikan seribu dirham kepada guru untuk kemuliaan karena mengajar satu huruf.
Saya melihat nafsu kamu yang ingin engkau muliakan, padahal kamu tidak akan mendapat kemuliaan sampai kamu menghinakan nafsumu.
Bila perbuatan seseorang buruk, maka buruk prasangkanya, dan prasanka yang ia biasakan itu membenarkan.
Tiga Tingkatan Manusia
Manusia hanya salah satu dari tiga, yaitu orang yang mulia, rendah dan sepadan.
Orang yang di atasku maka aku tahu derajatnya, dan saya harus mengikuti sesutau yang haq darinya,
Adapun orang yang sepertiku, bila terpeleset atau salah maka saya menjadi utama, sesungguhnya keutamaan sebab kemuliaan itu (adil seperti) hakim
Adapun orang yang dibawahku maka aku membiasakan sabar, aku jaga kehormatanku, walaupun orang yang mencela itu mencela.
Menjauhi Pelaku dan Perbuatan Negatif
Tinggalkan seseorang, jangan engkau balas perbuatan jahatnya, akan membalas dia sesuatu yang di dalam dia, dan apa yang ia kerjakan
Bukankah termasuk kerugian bila malam-malam berlalu tanpa kemanfaatan, dan kau kira itu termasuk umur.
Belajarlah! karena manusia tidak dilahirkan dalam keadaan berilmu, dan saudaranya ilmu tidak seperti orang bodoh.
Mengembaralah dari tanah ari untuk mencari keutamaan, dan pergilah karena dalam bepergian ada lima faedah,
Hilangnya kesusahan, mencari bekal hidup, ilmu, tatakrama dan teman yang mulia.
Meskipun dlkatakan: dalam bepergian ada hina, sendiri, menembus belantara dan melakukan kesulitan.
Kematian pemuda lebih baik dari pada hidupnya di daerah kehinaan di antara pengadu domba dan pedengki.
Demikian Nadzom Alala Tanalul ‘Ilma dan terjemahnya ini. Semoga bermanfaat adanya.
Wallahu A’lam bi al-Shawab. (*)
Izin copy🙏
kitab online ini membantu saya untuk mengajar di ponpes Mamba’ul ulum kota jambi