
Oleh: Muhammad Farid Wajdi *)
Related Post: Memahami Zuhud dan Wara’
BLOGGURU – Apa itu Zuhud? Apakah yang dimaksud zuhud itu menolak dunia atau menafikan kepentingan duniawi dan semata-mata hanya berfokus pada mengejar kebahagiaan akherat? Pengertian Zuhud Imam Sufyan ats-Tsauri rahimahullah berkata:
Artinya:
“Zuhud bukan memakan makanan murahan. Zuhud adalah memendekkan angan-angan dan menanti kematian.”
Jadi, Zuhud yang dimaksud disini dibedakan atas dua jenis, yaitu:
(1) Zuhud pasti (fardhu), yaitu: Zuhud pasti adalah melepaskan kebanggaan, kesombongan, dan kejumawaan dengan tidak pamer dan tidak mengharap pujian serta dipandang baik di mata manusia.
(2) Zuhud lanjutan (nafilah), meninggalkan barang halal yang telah diberikan Allah Ta’ala kepadamu. Jika kamu mengabaikan sedikit pun dari barang halal itu, maka menjadi wajib bagimu untuk tidak mengabaikannya semata-mata karena Allah.
Demikianlah pengertian Zuhud sebagaimana dikutip dari Kitab Siyar A’laam an-Nubalaa, jilid 7, hlm. 243-244.
Wallahu ‘alam bish-shawab. (*)
(* Muhammad Farid Wajdi, Pengasuh Ponpes Modern Putri IMMIM Minasatene-Pangkep.