Rabu, 07 Okt 2026
  • Pondok Pesantren Putri IMMIM Pangkep, Pesantren yang khusus menerima santri putri ini, kampusnya berada di bilangan jalan poros Kecamatan Minasatene Kabupaten Pangkep

Terjemah Kitab Akhlaq Lil Banin – Djuz 1 (11): Memelihara Perlengkapan Sekolah

Terjemah Kitab Akhlaq Lil Banin – Djuz 1 (11): Memelihara Perlengkapan Sekolah

BLOGGURU – Berikut ini terjemah dari Kitab Dasar Akhlaq – Djuz 1 yang diperuntukkan bagi Anak Laki-laki (Remaja Putra pada khususnya), yang diajarkan kitabnya pada banyak Pondok Pesantren atau Madrasah setingkat Ibtidaiyah dan Tsanawiyah.

28. Bagaimana Murid Memelihara Alat-alatnya 

Setiap murid haruslah memelihara alat – alatnya dengan mengaturnya semua di tempatnya agar tidak rusak atau hilang ataupun kotor. Jika ia tidak mengaturnya, tentu ia akan susah kalau menghendaki sesuatu daripadanya. Waktunya akan habis untuk mencari. Patutlah ia member sampul kitab – kitabnya dan buku – buku tulisnya agar tidak robek atau kotor. Hendaklah ia waspada untuk tidak menjilat jari – jarinya, jika ia ingin membolak balik kertas – kertas kitab dan buku tulisnya, karena hal itu adalah kebiasaan yang buruk, bertentangan dengan sopan santun dan membahayakan kesehatan.

Seorang murid harus pula memelihara pensilnya agar tidak jatuh dan patah. Jika ia ingin meruncingkannya, janganlah ia meruncingkannya di bangku atau lantai ataupun dengan sampul buku tulisnya dan kitabnya. Akan tetapi ia harus memakai alat peruncing/peraut. Janganlah ia menghisap pena dengan kedua bibirnya atau menghapus tulisannya dengan air ludahnya, tetapi dengan alat penghapus (setip). Janganlah ia mengeringkan tinta dengan bajunya, tetapi hendaklah ia menggunakan kain pengering.

Sebagaimana seorang murid harus memelihara alat – alat belajarnya, ia pun harus memelihara alat – alat sekolah dengan tidak merusak atau mengotori bangku – bangku dan meja serta kursi – kursi. Hendaklah ia tidak menulis di atas dinding – dinding sekolah dan pintu – pintunya, serta tidak memecahkan kaca – kacanya.

Hendaklah ia tidak mengotori lantai dengan meludah atau membuang ingus di atasnya ataupun membuang bekas rautan pensil yang diruncingkan dan potongan – potongan kertas di atasnya. Akan tetapi hendaklah ia membuangnya di dalam keranjang khusus. Hendaklah ia tidak mempermainkan bel sekolah dan tidak menulis di papan tulisnya atau merusakkan penghapusnya. (*)

(Bersambung …. )

Immim pangkep

Tulisan Lainnya

Mengenal Matan Syatibiyah
Oleh : Immim pangkep

Mengenal Matan Syatibiyah

Uslub Bahasa Arab dan Contohnya
Oleh : Immim pangkep

Uslub Bahasa Arab dan Contohnya

0 Komentar

KELUAR