
Oleh: Muhammad Farid Wajdi *)
BLOGGURU – Kitab Qurratul Uyun merupakan kitab karya Syaikh Muhammad al-Tahami bin Madani, yang di dalamnya banyak menjelaskan tentang pernikahan. Kitab ini merupakan salah satu kitab yang populer dan banyak dipelajari di Pondok-pondok pesantren salaf agar memberikan pengetahuan yang mempuni bagi santri yang hendak menikah.
Artinya:
Nadzim (Pengarang) berkata:
Artinya:
Segala puji bagi Allah untuk selamanya, lalu selawat serta salam, Semoga untuk imam para utusan dan para nabi, yaitu Muhammad, keluarga dan anak-anak.
Artinya:
Ulama berkata: disunnahkan memulai dengan membaca alhamdulillah begi setiap pegarang, guru, orang yang khutbah, orang yang melamar dan orang yang menikah, seakan akan memuji kepada Allah adalah hadiah orang yang meminta pertolongan sebelum permintaan, dengan harapat hal itu bermanfaat dalam menuai hajatnya
Artinya:
Jumlah Alhamdulillah itu jumlah khobariyah secara lafadz, jumlah insyaiyah secara makna. maknanya: memuji kepada Allah dengan kebaikan yang tidak terpaksa untuk mengaungkan dan menghormati.
Artinya:
Imam qurtubi mengomentari sabda Nabi: alhamdulillah itu memenuhi timbangan. Alhamdu: pujian terhadap orang yang terpuji dengan sifat-sifat sempurna yang ia miliki, barang siapa memuji Allah , dengan mengigat makna pujian maka timbangannya penuh dengan kebaikan.
Artinya:
Maknanya: jika kebaikan adalah benda maka akan memenuhinya
Artinya:
Pembicaraan akan alhamdu itu juga banyak juga masyhur, maka kami tidak melebarkan, dan hendaknya kami menyebut sebagian hadits yang menjelaskan keutamaanya, maka kami katakan:
Artinya:
Imam Hakim dan Baihaqi meriwatkan dari Jabir RA. ia berkata, Rasulullah bersabda: Allah tidak memberi nikmat kepada seorang hamba lalu ia berkata alhamdulillah , kecuali ia telah melaksanakn syukurnya, jika ia mengatakan kedua, maka Allah memperbarui pahala, jika ia mengucapak ketiga, maka Allah akan mengampuni dosa-dosanya
Artinya:
Imam dailami meriwayatkan dari ibn Umar RA. bahwa nabi bersabda: perbanyaklah memuji, karena pujian itu memilik dua mata dan dua sayap, ia sholat di surga, memintakan ampunan bagi yang mengucapkanya sampai hari kiamat
Artinya:
Tobroni meriwayatkan dari Abi Umamah RA. bahwa nab bersabda: Allah tidak memberi nikmat seorang hamba, lalu ia memuji Allah karena nikmat tersebut, kecuali pujian itu lebih utuma daripada nikmat itu, walau nikmat itu besar
Artinya:
Ibn Asakir meriwayatkan dari Anas RA. bahwa nabi bersabda: jika dunia seluruh dunia itu dimilika seorang ummatku lalu ian mengucapkan alhamdulillah, maka Alahmdulillah itu lebih utama daripada dunia tersebut
Artinya:
Dan di sebuah hadist barang siap mengucapkan subhanallah maka dicatat baginya sepuluh kebaikan, dan barang siapa mengucapkan la ilaha illa Allah maka dicatat baginya dua puluh dan barang siapa mengucapkan alhamdulillah maka dicatat baginya tigapuluh
Artinya:
Dan tidak bertentangan dengan hadis, sebaik yang aku ucapakan dan nabi-nabi sebelumkau adalah la ilaha illa Allah, karenan tasbih dan tahmid adalah tahlil dan tambahan
Artinya:
Imam khotib meriwayatkan, alhamdulillah itu delapan huruf, dan pintu sorga itu delapan, barang siapa mengucapkan alhamdulillah maka dibukakan baginya delapat pintu sorga
Artinya:
Lalu wajib bagi seorang hamba untuk mengakui bahwa ia tidak mampu melaksanak sejatinya pujian kepada Allah taala, dan ia tidak mendatangkan semuanay, karena inilah nabi berkata: saya tidak dapat menghitung pujian terhadap engkau, sepeti pujian enkau terhadap dirimu sendiri
Artinya:
Diriwayatkan bahwa Musa AS. berkata: wahai tuhanku, kapan aku sampai pada memujimu dan bersyukur kepadamu, sedangkan pujianku dan syukurku adalah sebuah nikma darimu kepadamu. maka Allah menjawab: ketika engkau mengetahui bahwa engka tidak mampu mumujiku, maka kamu telah memujiku
Artinya:
Diriwayatkan dari nabi dawud AS. bahwa beliau berkata: wahai tuhanku, ibn Adam tidak memiliki rambut kecuali di atasnya ada nikmat dan di bawahnya ada nikma, lalu dari mana ia bisa membalasnya, maka Allah memberi wahyu terhadapnya: wahai dawud: sesungguhnya aku memberi banyak dan rela dengan yang sedikit, dan sesungguhnya mensyukuri hal tersebut adalah hendaknya kamu mengutahun bahwa nikmat yang engkau dapat adalah dariku
Artinya:
Dan dikatakan: beliau berkata: wahai tuhanku bagaiman akau bersyukur kepadamu, sedangkan syukur adalah sebuat nikmat darimu kepadaku. Allah menjawab: sekarang kamu telah bersyukur kepadaku wahai dawud. (***)