Selasa, 06 Okt 2026
  • Pondok Pesantren Putri IMMIM Pangkep, Pesantren yang khusus menerima santri putri ini, kampusnya berada di bilangan jalan poros Kecamatan Minasatene Kabupaten Pangkep

Terjemah Matn Shofwatu Zubad (Nadzom Fiqh Syafi’iyah) – 27: Bab Jenazah

Terjemah Matn Shofwatu Zubad (Nadzom Fiqh Syafi’iyah) – 27: Bab Jenazah

Oleh: Muhammad Farid Wajdi *)

BLOGGURU – Sudah kenal Kitab Matn Shofwatu Zubad atau lebih populer disebut Nadzom Zubad? Ya, Kitab Matn Zubad berisi nadzom (syair) puisi yang terdiri dari 1.000 bait lebih tentang Fikih Syafi’iyah. Kitab Matn Fikih ini populer diajarkan di Pondok Pesantren karena mudah dihafalkan dalam bentuk nadzom.  Meski begitu Matn Zubad ini tak hanya menguraikan bait-bait syair tentang fiqih, akan tetapi juga mengandung materi Bab Tauhid dan Tasawuf. Secara umum kitab Zubad dapat kita bagi menjadi tiga bagian yakni bagian bab aqidah/tauhid di bagian awal kitab, bab fiqih asy-Syafi’iyah di bagian tengah dan bab tasawuf di bagian akhir kitab. Sehingga mempelajari Matn Zubad, akan terasa lebih lengkap pemahaman khazanah keilmuan Islam kita, karena  isinya mencakup semua materi dasar yang wajib diketahui sebagai umat Islam yaitu: ‘Aqidah, Fiqih dan Tasawuf.

Matan Zubad adalah hasil karya Abu al-Abbas Ahmad ibn Hussein ibn Hasan ibn ‘Ali ibn Yusuf ibn ‘Ali ibn Arsalan al-Ramli [753H -844H] atau lebih dikenal dengan nama Ibnu Ruslan. Beliau lahir di Ramlah, Palestina dan wafat di Baitulmaqdis, Palestina. Matan Zubad ini banyak disyarahkan oleh para ulama seperti Ghayah al-Bayan fi Syarh Zubad Ibn Ruslan oleh al-‘Allamah Syamsuddin al-Ramli, Mawahib al-Shomad fi Hal Alfaadz al-Zubad oleh Syaikh Ahmad al-Hijazi al-Fasyani, Ifaadah al-Saadah al-Umad bi Taqrir Ma’ani Nazam al-Zubad oleh al-‘Allamah al-Sayyid Muhammad bin Ahmad bin ‘Abd al-Baari al-Ahdal, Faidh al-Manan Syarh Zubad Ibn Ruslan oleh al-‘Allamah al-Sayyid Yusuf bin Muhammad al-Bathah al-Ahdal dan lain-lain lagi.

Berikut ini Terjemah Matn Shofwatu Zubad (Nadzom Fiqh Syafi’iyah) – 24: Bab Shalat Dua Hari Raya (Bait 400-413)

 

{ﻗﺎﻟﻮا ﺳﺒﺤﺎﻧﻚ ﻻ ﻋﻠﻢ ﻟﻨﺎ ﺇﻻ ﻣﺎ ﻋﻠﻤﺘﻨﺎ ﺇﻧﻚ ﺃﻧﺖ اﻟﻌﻠﻴﻢ اﻟﺤﻜﻴﻢ}

ﺑﺎﺏ اﻟﺠﻨﺎﺋﺰ

 

Bab Jenazah

 

اﻟﻐﺴﻞ ﻭاﻟﺘﻜﻔﻴﻦ ﻭاﻟﺼﻼﺓ … ﻋﻠﻴﻪ ﺛﻢ اﻟﺪﻓﻦ ﻣﻔﺮﻭﺿﺎﺕ

 

Artinya:

400. Orang-orang Islam wajib memandikan, mengkafani, menyolati, atas mayyit kemudian menguburkannya

 

ﻛﻔﺎﻳﺔ ﻭﻣﻦ ﺷﻬﻴﺪا ﻳﻘﺘﻞ … ﻓﻲ ﻣﻌﺮﻛﺔ اﻟﻜﻔﺎﺭ ﻻ ﻳﻐﺴﻞ

 

Artinya:

401. Adapun wajibnya adalah fardlu kifayah (yakni apabila sudah ada yang mengerjakannya, maka yang lain sudah tidak berkewajiban). Adapun orang yang mati syahid terbunuh di dalam kancah peperangan melawan orang kafir maka tidak boleh dimandikan

 

ﻭﻻ ﻳﺼﻠﻰ ﺑﻞ ﻋﻠﻰ اﻟﻐﺮﻳﻖ … ﻭاﻟﻬﺪﻡ ﻭاﻟﻤﺒﻄﻮﻥ ﻭاﻟﺤﺮﻳﻖ

 

Artinya:

402. Dan tidak boleh dishalati. Adapun orang yang (meninggal karena) tenggelan, atau kerubuhan, atau sakit perut atau terbakar maka tetap wajib dishalati dan dimandikan

 

ﻭﻛﻔﻦ اﻟﺴﻘﻂ ﺑﻜﻞ ﺣﺎﻝ … ﻭﺑﻌﺪ ﻧﻔﺦ اﻟﺮﻭﺡ ﺑﺎﻏﺘﺴﺎﻝ

 

Artinya:

403. Sedangkan bayi yang mati keguguran dikafani bagaimana pun keadaanya. Dan (jika matinya) setelah ditiupkannya ruh maka (wajib dikafani) dan dimandikan

 

ﻓﺈﻥ ﻳﺼﺢ ﻓﻜﺎﻟﻜﺒﻴﺮ ﻳﺠﻌﻞ … ﻭﺳﻦ ﺳﺘﺮﻩ ﻭﻭﺗﺮا ﻳﻐﺴﻞ

 

Artinya:

404. Dan jika bayi itu (sebelum mati) bersuara maka hukumnya seperti mayyit dewasa (yakni dimandikan, dikafani, dishalati dan dikuburkan). Dan sunnah menutupi (mayyit yang sedang dimandikan) Dan sunnah (siraman dengan hitungan) ganjil ketika memandikan

 

ﺑﺎﻟﺴﺪﺭ ﻓﻲ اﻷﻭﻟﻰ ﻭﺑﺎﻟﻜﺎﻓﻮﺭ … اﻟﺼﻠﺐ ﻭاﻵﻛﺪ ﻓﻲ اﻻﺧﻴﺮ

 

Artinya:

405. Dengan daun bidara, dan dengan kapur barus yang keras dan lebih disunnahkan lagi di (basuhan) paling akhir

ﻭﺫﻛﺮ ﻛﻔﻦ ﻓﻲ ﻋﺮاﺽ … ﻟﻔﺎﺋﻒ ﺛﻼﺛﺔ ﺑﻴﺎﺽ

 

Artinya:

406. Adapun mayyit laki-laki dikafani dalam kain yang lebar tiga lapis kain putih

 

ﻟﻬﺎ ﻟﻔﺎﻓﺘﺎﻥ ﻭاﻹﺯاﺭ … ﺛﻢ اﻟﻘﻤﻴﺺ اﻟﺒﻴﺾ ﻭاﻟﺨﻤﺎﺭ

 

Artinya:

407. Sedangkan untuk mayyit perempuan dua lapis, sarung, kemudian baju gamis (baju kurung) yang putih dan kerudung

 

ﻭاﻟﻔﺮﺽ ﻟﻠﺼﻼﺓ ﻛﺒﺮ ﻧﺎﻭﻳﺎ … ﺛﻢ اﻗﺮﺇ اﻟﺤﻤﺪ ﻭﻛﺒﺮ ﺛﺎﻧﻴﺎ

 

Artinya:

408. Adapun fardlu atau rukunnya shalat (jenazah) adalah : bertakbirlah Seraya berniat, kemudian bacalah al-Fatihah, lalu bertakbirlah untuk kedua kali

 

ﻭﺑﻌﺪﻩ ﺻﻞ ﻋﻠﻰ اﻟﻤﻘﻔﻰ … ﻭﺛﺎﻟﺜﺎ ﺗﺪﻋﻮ ﻟﻤﻦ ﺗﻮﻓﻰ

 

Artinya:

409. Dan setelah itu bacalah shalawat atas Nabi saw yang di ikuti (jejak, yakni paling akhir dari para nabi) dan berdo’a untuk orang
yang meninggal dunia setelah takbir yang ketiga.

 

ﻣﻦ ﺑﻌﺪﻩ اﻟﺘﻜﺒﻴﺮ ﻭاﻟﺴﻼﻡ … ﻭﻗﺎﺩﺭ ﻳﻠﺰﻣﻪ اﻟﻘﻴﺎﻡ

 

Artinya:

410. Dan setelahnya berdo’a, takbir lagi yang keempat dan salam, Sedangkan untuk orang yang mampu itu wajib berdiri

 

ﻭﺩﻓﻨﻪ ﻟﻘﺒﻠﺔ ﻗﺪ ﺃﻭﺟﺒﻮا … ﻭﺳﻦ ﻓﻲ ﻟﺤﺪ ﺑﺄﺭﺽ ﺗﺼﻠﺐ

 

Artinya:

411. Para ulama sama mewajibkan mengubur mayyit dengan menghadap ke kiblat dan sunnah untuk membuat liang lahad di tanah yang keras

 

ﺗﻌﺰﻳﺔ اﻟﻤﺼﺎﺏ ﻓﻴﻬﺎ اﻟﺴﻨﺔ … ﺛﻼﺙ ﺃﻳﺎﻡ ﺗﻮاﻟﻰ ﺩﻓﻨﻪ

 

Artinya:

412. Adapun ta’ziyah kepada orang yang terkena musibah adalah sunnah. Adapun batasannya ta’ziyah yaitu selama tiga hari setelah pemakamannya

 

ﻭﺟﻮﺯﻭا اﻟﺒﻜﺎ ﺑﻐﻴﺮ ﺿﺮﺏ … ﻭﺟﻪ ﻭﻻ ﻧﻮﺡ ﻭﺷﻖ ﺛﻮﺏ

 

Artinya:

413. Dan para ulama membolehkan menangis tanpa memukul-mukul wajah, tanpa meraung-raung dan (tanpa) merobek-robek pakaian.

(***)

Bersambung ….

 

(* Muhammad Farid Wajdi, Guru Fikih/Pengasuh Ponpes Modern Putri IMMIM Minasatene-Pangkep.

Immim pangkep

Tulisan Lainnya

Tahrif dan Inhiraf
Oleh : Immim pangkep

Tahrif dan Inhiraf

0 Komentar

KELUAR