Selasa, 06 Okt 2026
  • Pondok Pesantren Putri IMMIM Pangkep, Pesantren yang khusus menerima santri putri ini, kampusnya berada di bilangan jalan poros Kecamatan Minasatene Kabupaten Pangkep

Terjemah Matn Shofwatu Zubad (Nadzom Fiqh Syafi’iyah) – 42: Bab Wasiat (Bait 702-707)

Terjemah Matn Shofwatu Zubad (Nadzom Fiqh Syafi’iyah) – 42: Bab Wasiat (Bait 702-707)

Oleh: Muhammad Farid Wajdi *)

BLOGGURU – Sudah kenal Kitab Matn Shofwatu Zubad atau lebih populer disebut Nadzom Zubad? Ya, Kitab Matn Zubad berisi nadzom (syair) puisi yang terdiri dari 1.000 bait lebih tentang Fikih Syafi’iyah. Kitab Matn Fikih ini populer diajarkan di Pondok Pesantren karena mudah dihafalkan dalam bentuk nadzom.  Meski begitu Matn Zubad ini tak hanya menguraikan bait-bait syair tentang fiqih, akan tetapi juga mengandung materi Bab Tauhid dan Tasawuf. Secara umum kitab Zubad dapat kita bagi menjadi tiga bagian yakni bagian bab aqidah/tauhid di bagian awal kitab, bab fiqih asy-Syafi’iyah di bagian tengah dan bab tasawuf di bagian akhir kitab. Sehingga mempelajari Matn Zubad, akan terasa lebih lengkap pemahaman khazanah keilmuan Islam kita, karena  isinya mencakup semua materi dasar yang wajib diketahui sebagai umat Islam yaitu: ‘Aqidah, Fiqih dan Tasawuf.

Matan Zubad adalah hasil karya Abu al-Abbas Ahmad ibn Hussein ibn Hasan ibn ‘Ali ibn Yusuf ibn ‘Ali ibn Arsalan al-Ramli [753H -844H] atau lebih dikenal dengan nama Ibnu Ruslan. Beliau lahir di Ramlah, Palestina dan wafat di Baitulmaqdis, Palestina. Matan Zubad ini banyak disyarahkan oleh para ulama seperti Ghayah al-Bayan fi Syarh Zubad Ibn Ruslan oleh al-‘Allamah Syamsuddin al-Ramli, Mawahib al-Shomad fi Hal Alfaadz al-Zubad oleh Syaikh Ahmad al-Hijazi al-Fasyani, Ifaadah al-Saadah al-Umad bi Taqrir Ma’ani Nazam al-Zubad oleh al-‘Allamah al-Sayyid Muhammad bin Ahmad bin ‘Abd al-Baari al-Ahdal, Faidh al-Manan Syarh Zubad Ibn Ruslan oleh al-‘Allamah al-Sayyid Yusuf bin Muhammad al-Bathah al-Ahdal dan lain-lain lagi.

Berikut ini Terjemah Matn Shofwatu Zubad (Nadzom Fiqh Syafi’iyah) – 42: Bab Wasiat (Bait 702-707)


ﺑﺎﺏ اﻟﻮﺻﻴﺔ

Bab Wasiat

 

ﺗﺼﺢ ﺑﺎﻟﻤﺠﻬﻮﻝ ﻭاﻟﻤﻌﺪﻭﻡ … ﻟﺠﻬﺔ ﺗﻮﺻﻒ ﺑﺎﻟﻌﻤﻤﻮﻡ

 

Artinya:

702. Wasiat bisa sah dengan sesuatu yang tidak diketahui dan dengan sesuatu yang belum ada untuk suatu pihak yang disifati dengan keumuman (seperti masjid-masjid)

 

ﻟﻴﺴﺖ ﺑﺈﺛﻢ ﺃﻭ ﻟﻤﻮﺟﻮﺩ ﺃﻫﻞ … ﻟﻠﻤﻠﻚ ﻋﻨﺪ ﻣﻮﺗﻪ ﻛﻤﻦ ﻗﺘﻞ

 

Artinya:

703. Wasiat itu harus bukan suatu kemaksiatan atau untuk seorang yang ada dan pantas untuk menerima kepemilikan pada saat kematian si pemberi wasiat, seperti seorang yang membunuh

 

ﻭﺇﻧﻤﺎ ﺗﺼﺢ ﻟﻠﻮاﺭﺙ ﺇﻥ … ﺃﺟﺎﺯ ﺑﺎﻗﻰ ﻭﺭﺙ لمن ﺩﻓﻦ

 

Artinya:

704. Wasiat kepada salah satu ahli waris itu bisa sah jika diizinkan oleh para ahli waris yang lain dari (si mayyit) yang dikuburkan itu

 

ﺑﺎﺏ اﻟﻮﺻﺎﻳﺔ

Bab pemberian wasiat

 

ﺳﻦ ﻟﺘﻨﻔﻴﺬ اﻟﻮﺻﺎﻳﺎ ﻭﻭﻓﺎ … ﺩﻳﻮﻧﻪ ﺇﻳﺼﺎء ﺣﺮ ﻛﻠﻔﺎ

 

Artinya:

705. Orang itu sebelum mati disunnahkan memberi wasiat kepada orang yang merdeka dan mukallaf untuk melaksanakan wasiat-wasiatnya dan melunasi hutang-hutangnya (setelah dia wafat)

 

ﻭﻣﻦ ﻭﻟﻰ ﻭﻭﺻﻰ ﺃﺫﻧﺎ … ﻓﻴﻪ ﻋﻠﻰ اﻟﻄﻔﻞ ﻭﻣﻦ ﺗﺠﻨﺒﺎ

 

Artinya:

706. Dan disunnah memberi wasiat kepada wali dan juga kepada seorang penerima wasiat (yang ia tunjuk) bagi anaknya yang masih kecil atau yang idiot

 

ﺇﻟﻰ ﻣﻜﻠﻒ ﻳﻜﻮﻥ ﻋﺪﻻ … ﻭﺃﻡ اﻷﻃﻔﺎﻝ ﺑﻬﺬا ﺃﻭﻟﻰ

 

Artinya:

707. Wasiat itu diberikan kepada seorang yang mukallaf dan adil. Dan ibu dari anak kecil tersebut lebih utama dalam hal ini.

***

Bersambung ….

 

(* Muhammad Farid Wajdi, Pengasuh Ponpes Modern Putri IMMIM Minasatene-Pangkep.

Immim pangkep

Tulisan Lainnya

Pengantar Studi Naskah Sejarah
Oleh : Immim pangkep

Pengantar Studi Naskah Sejarah

0 Komentar

KELUAR