
Oleh: Muhammad Farid Wajdi *)
BLOGGURU – Kitab Tijan Darori merupakan salah satu kitab masyhur dalam bidang Ilmu Tauhid Ahlussunnah Wal Jamaah, dengan berkiblat pada madzhab Al Asy’ariyah. Kitab ini sering digunakan di pondok-pondok pesantren, bahkan menjadi buku pegangan wajib pada mata pelajaran Ilmu Tauhid di Madrasah Diniyah dan Tsanawiyah.
Penulis Kitab Tijan Darori bernama lengkap Al ‘Alim Al ‘Alamah Syaikh Ibrahim Muhammad bin Ahmad Al Bajuri Asy Syafi’i. Beliau seorang ulama besar pada masanya yang akrab disapa Imam Al-Bajuri, lahir pada tahun 1198 Hijriah di Bajur, salah satu desa di bagian utara Mesir.
Pada tahun 1213 Hijriyah, Imam al-Bajuri terpaksa harus mengurangi aktivitas belajar mengajarnya karena pada saat itu Perancis menduduki Mesir dan memberhentikan mobilitas pengajian di Al-Azhar. Akhirnya, beliau pindah dan menetap di Giza selama 3 tahun.
Berikut ini terjemah Kitab Tijan Darori (18): Bab 17 – Sifat Kaunuhu Hayyan
Dan wajib dalam hag Allah Ta’ala, sifat kaunuhu hayyan/adanya Allah itu dzat yang hidup (. ).
Lawannya yaitu sifat kaunuhu mayyitan/adanya Allah itu dzat yang mati (. ).
Dan dalil atas adanya Allah Ta’ala yang hidup yaitu dalil sifat Al-hayyat (hidup).
(**)