
Oleh: Muhammad Farid Wajdi *)
Related Post: Menjaga Aqidah Akhlak
BLOGGURU – Berhati-hatilah terhadap Thiyarah? Apa itu Thiyarah? Thiyarah adalah salah satu bentuk prasangka buruk terhadap Allah, karena menganggap diri sial. Akibatnya ia mengurungkan atau menghentikan hajat dan keperluannya karena menganggap diri sial, maka secara tidak langsung telah melakukan kesyirikan.
Berhati-hatilah dari menganggap sial sesuatu karena bisa menjerumuskan diri dalam kesyirikan. Dari sahabat Ibn Mas’ud radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah bersabda:
Artinya:
“Thiyarah itu syirik, thiyarah itu syirik…, (diulang tiga kali).” (HR Ahmad, Abu Dawud, Ibnu Majah dan dishahihkan Syaikh Al-Albani dalam Hidayatur Ruwaah : 4508)
Dan diriwayatkan dari beliau shallallahu ‘alaihi wasallam bahwa beliau bersabda:
Artinya:
“Barang siapa yang mengurungkan/menghentikan hajatnya/keperluannya karena thiyaroh (menganggap sial) maka dia telah melakukan kesyirikan.”
Sahabat bertannya, ”Ya Rasulullah apa kafaratnya?”
Beliau menjawab, “(Dan kafarat/penebusnya) adalah mengucapkan :
Artinya:
“Ya Allah, tidak ada kebaikan kecuali kebaikan Engkau dan tidak ada kesialan kecuali dari Engkau (yang telah engkau tetapkan) dan tidak ada Ilah yang berhak diibadahi melainkan Engaku.” (HR. Ahmad, dalam musnadnya dan dishahihkan Syaikh Al-Albani dalam Shahih Al-Jaami’ : 6264)
Ibnul Qayyim rahimahullah mengatakan:
Artinya:
“At-Tathayyur artinya merasa sial karena suatu pertanda yang dilihat atau didengar” (Sumber: Miftah Daris Sa’adah, 3/311).
Kasus thiyarah atau anggapan sial ini yang terjadi pada sebagian masyarakat seperti meyakini hari atau bulan tertentu tidak boleh melakukan hajatan, tidak boleh melakukan safar tidak boleh melakukan ini dan itu, karena dianggap pada hari atau bulan itu akan memberi ancaman bencana.
Sejatinya keyakinan seperti ini sama dengan keyakinan masyarakat Jahiliyah pada masa silam. Semoga Allah Ta’ala melindungi kita dari amalan-amalan kesyirikan. (*)
(* Muhammad Farid Wajdi, Guru/Pengasuh Ponpes Modern Putri IMMIM Minasatene-Pangkep, Sulsel.
Alhamdulillah dapat ilmu dan pencerahan mengenai Aqidah atau Tauhid mengenai Thiyaroh.