Oleh: Muhammad Farid Wajdi *)
Related Post: Jangan Lupakan Mahkota Dunia Akherat berikut ini!
BLOGGURU – Terdapat tiga golongan manusia dalam menyikapi dunia akherat, apa sajakah itu?
قال يحيى بن معاذ الرازي
: الناس ثلاثة رجال
رجل شغله معاده عن معاشه
ورجل شغله معاشه عن معاده
ورجل مشغول بهما جميعا
فالأولى : درجة الفائزين
والثانية : درجة الهالكين
والثالثة : درجة المخاطرين
الزهد والرقائق للبغدادي :١١٣
Dalam Kitab Az-Zuhdu wa Ar-Riqoiq Baghdadi, halaman 113, Yahya Ibnu Mu’adz Ar Razi rahimahullah berkata bahwa Manusia itu terbagi menjadi tiga golongan, yaitu:
1. Golongan manusia yang menyibukan dirinya dengan tempat kembalinya (akhirat) daripada kehidupan dunianya.
2. Golongan manusia yang menyibukan dirinya dengan kehidupan dunianya daripada tempat kembalinya (akhiratnya).
3. Golongan manusia yang menyibukan dirinya untuk keduanya.
Maka yang pertama itulah derajatnya orang orang yang beruntung, dan yang kedua adalah derajatnya orang orang yang akan binasa. Adapun golongan ketiga adalah derajatnya Orang orang yang kondisinya mengkhawatirkan.
Maka demikianlah tiga golongan manusia itu. Jika ditimbang secara jujur dan bijaksana, termasusk golongan manusia yang manakah diri kita? Golongan pertama, kedua, atau ketigakah? Semoga kita termasuk golongan yang pertama, yang disebut sebagai Orang-orang yang beruntung.
Mari untuk selalu berdo’a untuk kebaikan dalam kehidupan di dunia dan akhirat, juga agar selalu diberikan kesabaran dalam beribadah dan beramal shaleh. Setiap muslim mendambakan kebaikan dalam kehidupan di dunia dan akhirat. Untuk itu setiap insan perlu membaca doa kebaikan yang bersumber langsung dari Alquran. Berikut ini do’anya:
رَبَّنَآ اٰتِنَا فِى الدُّنۡيَا حَسَنَةً وَّفِى الۡاٰخِرَةِ حَسَنَةً وَّ قِنَا عَذَابَ النَّارِ
Rabbana Atina Fid Dunya Hasanah Wa Fil Akhiroti Hasanah Wa Qina Adzaban Naar
Ya Rabb Kami, berilah Kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat dan peliharalah Kami dari siksa neraka. (QS. al-Baqarah ayat 201).
Rasulullah SAW memberi petunjuk praktis untuk merealisasikan do’a tersebut diatas dalam hadits, “Empat perkara yang apabila diberikan kepada seseorang maka sungguh dia telah mendapatkan kebaikan dunia dan akhirat: Pertama, hati yang senantiasa bersyukur. Kedua, lisan yang senantiasa berzikir. Ketiga, tubuh yang bersabar ketika mendapat cobaan, dan Keempat, istri yang berusaha tidak berkhianat pada dirinya dan harta suaminya.” (HR Thabrany).
Semoga bermanfaat adanya. Barakallahu fiikum. (*)
(* Muhammad Farid Wajdi, Pengasuh Pontren Modern Putri IMMIM Minasatene-Pangkep.