
Oleh: Muhammad Farid Wajdi *)
Related Post: Kisah Adab Murid-Guru dibalik Penyusunan Kitab Alfiah Ibnu Malik
BLOGGURU – Ibnul Qayyim dalam Madarijus Salikin, 2/294 mengungkapkan bahwa, “Agama itu semuanya akhlak, maka siapa saja yang mengunggulimu dalam masalah akhlak, sungguh dia telah mengunggulimu dalam agama.”
Dalam Islam, kedudukan akhlak sangatlah penting, dan wajib bagi setiap muslim/muslimah untuk berusaha semaksimal mungkin memiliki akhlak yang mulia (akhlaqul karimah), sebagaimana Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam contohkan dalam kehidupannya, menjadi sunnah yang harus diikuti akan setiap keunggulan akhlaknya.
Agama Islam itu merupakan agama akhlak, agama yang mengajarkan tentang tata krama, adab, sopan santun dan etika sosial, dan yang lainnya. Oleh karena itu, terkadang seseorang dengan akhlaknya bisa mendapatkan penerimaan yang baik di tengah-tengah masyarakat.
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Orang mukmin yang paling sempurna imannya adalah yang paling bagus akhlaknya.” [HR. Tirmidzi]
Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Sesungguhnya yang paling aku cintai di antara kalian,.. dan paling dekat tempat duduknya denganku pada hari kiamat,.. adalah mereka yang paling bagus akhlaknya di antara kalian.” [HR. Tirmidzi, No. 1941]
Maka dari itu, berakhlaklah dengan baik, karena balasan akhlak mulia sangat besar, yaitu merupakan sebab terbanyak orang masuk surga. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Yang paling banyak memasukkan ke surga, adalah takwa kepada Allah dan akhlak yang mulia.” [HR. Tirmidzi, Ibnu Maajah dan Al-Hakim.]
Semoga Allah Azza wa Jalla selalu membimbing diri kita untuk selalu melangkah dan berada dalam kebaikan, serta kita senantiasa istiqomah di jalan yang diridhoi oleh Allah. Barakallah fiikum. (*)
Lihat pula: 6 Nasihat Ulama Menghadapi Virus Corona
(* Muhammad Farid Wajdi, Guru/Pengasuh Ponpes Modern Putri IMMIM Minasatene-Pangkep.