Info Sekolah
Rabu, 07 Okt 2026
  • WELCOME TO Official Website Pondok Pesantren Modern Putri IMMIM Pangkep
  • WELCOME TO Official Website Pondok Pesantren Modern Putri IMMIM Pangkep
9 April 2025

Ujian Semester Genap Mapel SKI Kelas XII SMA

Rab, 9 April 2025 Dibaca 532x

Ujian Semester Genap Kelas XII SMA

Mapel: Sejarah Kebudayaan Islam (SKI)

Waktu: 120 Menit

Ketentuan Menjawab Soal:

Silakan Buka Link yang diberikan pada soal yang diberikan dan jawablah di kolom komentar postingan blog yang disediakan!  Setiap komentar/jawaban yang dituliskan pada setiap soal pada link yang berbeda, harap menyertakan nama lengkap dan NIS-nya. Jawaban yang sama dengan komentar diatasnya dianggap copy paste (copas). Harap dituliskan jawabannya dengan bahasa/perspektif yang berbeda jawaban/komentar yang diatasnya.

Acuan/Sumber: Instruksi Pembelajaran dan Tugas untuk Materi Ajar SKI Kelas XII: Sejarah Perkembangan Islam di Asia Tenggara

A. Silakan buka 3 link belajar SKI berikut ini:

– Pengantar Sejarah Perkembangan Islam di Asia Tenggara

– Tahapan Perkembangan Islam di Asia Tenggara

– Sejarah Perkembangan Islam di Thailand

Setelah membaca ketiga artikel/tulisan tersebut diatas, silakan ikuti instruksi soal berikut:

1. Tuliskan tanggapanmu pada Kolom Komentar yang disediakan pada postingan Tulisan/Artikel  Pengantar Sejarah Perkembangan Islam di Asia Tenggara. Tuliskan nama dan kelasnya di kolom komentar sebagai absensi kehadiran mengikuti Ujian.

2. Tuliskan tanggapanmu pada Kolom Komentar yang disediakan pada postingan Tulisan/Artikel  Tahapan Perkembangan Islam di Asia Tenggara. Tuliskan nama dan kelasnya di kolom komentar sebagai absensi kehadiran mengikuti Ujian.

3. Tuliskan tanggapanmu pada Kolom Komentar yang disediakan pada postingan Tulisan/Artikel  Sejarah Perkembangan Islam di Thailand. Tuliskan nama dan kelasnya di kolom komentar sebagai absensi kehadiran mengikuti Ujian.

B. Silakan buka link pembelajaran berikut ini:

Materi SKI Kelas XII Semester 6: Pengantar Sejarah Perkembangan Islam di Filipina, Malaysia, dan Brunai Darussalam

4. Tuliskan tanggapanmu/komentarmu pada kolom komentar yang disediakan pada postingan blog. Tuliskan nama dan kelasnya di kolom komentar sebagai absensi kehadiran mengikuti Ujian.

5. Tuliskan apa dan bagaimana “sejarah” kebanggaan dirimu selama mondok, yang dapat menjadi kenangan seumur hidup, menjadi pembelajaran yang sangat berharga (tuliskan di kolom komentar postingan ini).

 

*****Selamat Bekerja*****

 

 

Artikel ini memiliki

32 Komentar

natasya dwi putri XII
0064491024
1.Tanggapan saya, Islam masuk ke Asia Tenggara lewat pedagang Muslim dari Arab, India, dan Persia. Penyebarannya berlangsung damai lewat dakwah, pernikahan, dan ajaran sufi. Islam di sini punya ciri khas karena bercampur dengan budaya lokal, tapi tetap toleran. Sampai sekarang, Islam jadi bagian penting dari identitas masyarakat Asia Tenggara.
2.tanggapan kedua saya, menggambarkan jelas bagaimana islam tersebar diasia tenggar secara bertahap dan damai. dari pedadang menerus kerajaan islam lalu bersatu sama budaya lokal
3.Tanggapan saya, menurut saya penyebaran Islam di Thailand mirip kayak di wilayah Asia Tenggara lainnya—berawal dari pedagang Muslim yang datang lewat jalur laut. Kerajaan Pattani jadi kunci penting dalam awal masuknya Islam ke Thailand, dan jadi pusat pembelajaran Islam juga.
4.Tanggapan saya, artikel ini menjelaskan peran penting perdagangan maritim dan kerajaan Islam dalam penyebaran Islam di Filipina, Malaysia, dan Brunei. Interaksi dengan pedagang dari Malaka dan Nusantara membantu proses islamisasi di Filipina, sementara kerajaan-kerajaan Islam di Malaysia dan Brunei memperkuat ajaran Islam di wilayah mereka.
5.Enam tahun di pesantren telah mengajarkan banyak hal, juga meninggalkan kesan dan pengalaman yang takkan saya lupakan. Di Pondok Pesantren Modern Putri IMMIM Pangkep bukan hanya sekedar mengajarkan, membimbing, membina dan memberi ilmu pengetahuan dan ilmu agama, tapi juga tentang membangun karakter, kedisiplinan, serta mengenal diri.

4)Tanggapan saya, artikel ini menjelaskan peran penting perdagangan maritim dan kerajaan Islam dalam penyebaran Islam di Filipina, Malaysia, dan Brunei. Interaksi dengan pedagang dari Malaka dan Nusantara membantu proses islamisasi di Filipina, sementara kerajaan-kerajaan Islam di Malaysia dan Brunei memperkuat ajaran Islam di wilayah mereka.

5) dari tahun 2019-2025 saya telah mengabdi di pesantren immim banyak hal yang telah saya dapat dan pengalaman yang sangat bnyk dan saya tdk akan melupakan itu semua krna semua itu telah membekas di hati saya🫰🏻🫰🏻. saya sangat senang sekali karna bisa berteman dangan teman” saya yang sangat baikk kepada smua teman”saya tanpa memilih teman itu berasal dari mana juga tanpa melihat kekurangan yang di miliki temann”. smua kenangan selama 6 tahun akan terus saya ingat dan akan saya ceritakan kepada orng” ketika saya kuliah nnti

putri ayu budi kusuma
Xll
Mengikuti berbagai kegiatan seperti shalat berjamaah, pengajian, dan perayaan hari besar Islam. Kegiatan ini tidak hanya memperkuat iman, tetapi juga membangun persahabatan yang erat dengan sesama santri

Nilai Kesederhanaan Hidup di pesantren mengajarkan saya untuk hidup sederhana .
Kemandirian,Saya belajar untuk mandiri, baik dalam hal belajar maupun dalam mengurus diri sendiri
Rasa Syukur, Setiap pengalaman, baik suka maupun duka, mengajarkan saya untuk selalu bersyukur

dwina atthaillah mar ah nadzifah
XII
Selama mondok, banyak pengalaman berharga yang menjadi kenangan seumur hidup bagi saya. Salah satunya adalah momen kebersamaan dengan teman-teman saat berbagi makanan yang dibawa orang tua saat menjenguk. Kami menyatukan bungkusan nasi dan menikmatinya bersama-sama, menciptakan ikatan persaudaraan yang erat.

Selain itu, hidup di pesantren mengajarkan saya untuk mandiri dan disiplin. Jadwal harian yang padat, mulai dari bangun dini hari untuk salat tahajud hingga mengikuti berbagai kegiatan keagamaan dan pendidikan, membentuk karakter saya menjadi lebih tangguh dan bertanggung jawab.

Meskipun awalnya merasa rindu rumah dan menghadapi tantangan adaptasi, dukungan dari teman-teman dan pembimbing di pesantren membantu saya melewati masa-masa sulit tersebut. Pengalaman ini mengajarkan saya arti pentingnya kebersamaan, kesabaran, dan ketekunan dalam menjalani kehidupan.

Kenangan-kenangan ini akan selalu saya ingat dan jadikan pelajaran berharga dalam menjalani kehidupan di masa depan.

. Di IMMIM, saya belajar bahwa persaudaraan karena Allah itu nyata. Kami saling mendukung, menguatkan, dan tumbuh bersama dalam ikatan ukhuwah yang insya Allah abadi.
Pengalaman mondok di IMMIM adalah babak hidup yang tidak akan pernah saya lupakan. Ia menjadi bagian dari siapa saya hari ini—lebih kuat, lebih sabar, dan lebih mencintai agama saya.

Masyallah maff cuma sedikit 😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘

Nur Ilmi Fadila
XII
22020
Saya sangat bersyukur berada di pesantren ini karna mondok adalah pengalaman berharga saya, karna saya dapat memperdalam ilmu agama saya dan membentuk karakter disini
Terima kasih IMMIM 🤗

Awalnya, saya hanya santri biasa datang dari kampung, masih canggung, dan sering rindu rumah. Tapi waktu berjalan, saya mulai mencintai suasana pondok kesederhanaan, kebersamaan, dan kehangatan. Saya mulai giat belajar, tidak hanya karena ingin pintar, tapi karena ingin memahami dan mengamalkan ilmu agama dengan sungguh-sungguh.
Dan insyaAllah… kenangan itu akan saya bawa sampai akhir hayat.❤️

sejarah kebanggaan diri saya adalah :
saya bisa mengeluarkan bakat menyanyi saya yang sudah lama terpendam dan bisa menjadi idola bgi adik-adik, yang menjadi kenangan seumur hidup adalah saya bisa bertemu dengan teman-teman yang sangat baik hati dan rajin menabung, dan yang menjadi pembelajaran adalah dengan solat 5 waktu kita bisa menggapai apa saja.
sekian karangan saya, terima kasih 😎😎😎

NAMA: SUNDHARI LOVYA MUNIR
KELAS: XII
4. menurut saya, Perkembangan Islam di ketiga negara Asia Tenggara ini memiliki latar belakang yang unik namun saling berkaitan, terutama melalui jalur perdagangan dan dakwah para pedagang serta ulama dari Arab, India, dan Asia Selatan.
5. saya mendapat banyak pengalaman selama 3 tahun bersekolah di immim, terlebih ketika saya mengikuti lomba pemilihan koordinator pmr se kabupaten pangkep, saya jg dapat memperdalam ilmu agama, berteman dengan orang” berbagai daerah dan masih banyak lagi pengalaman seru lainnya

saya sebagai santri sangat bangga bisa sekolah dsni,selama saya di immim banyak pelanggaran yang telah saya lalui contohnya saat masalah maulid bersama nabila ratu dan naila kita di anggap kabur sampai di sidang kesana kemari,salam dari terviral 2024.
saya juga pernah mengikuti olimpiade informatika dan kimia,walaupun sampai provinsi tapi itu sudah bisa membuat saya bangga,terima kasih

4. Tanggapan saya pada artikel tersebut, sangat bermanfaat dan menambah wawasan. Saya jadi mengetahui bagaimana Islam masuk dan berkembang di Filipina, Malaysia, dan Brunei Darussalam melalui jalur perdagangan, peran kesultanan, serta akulturasi budaya lokal. Setiap negara memiliki keunikan dalam proses penyebaran Islam, semuanya menunjukkan bahwa Islam menyebar secara damai dan bertahap. Artikel ini sangat informatif dan sangat mudah naila dipahami.🥰🥰

5. Pengalaman saya yang tidak bisa saya lupakan yaitu pernah menjadi Ketua OSIS 2023–2024. Namun, masih dengan label Ketua OSIS, saya justru pernah melanggar aturan bersama tiga orang lainnya; kami keluar IMMIM dan naik motor kemudian kami kedapatan dan berakhir setiap hari sabtu kami masuk di ruangan ustad rasyid selama 4 bulan, dan itu sangat menguras air mata kami. Adapun sanksi yang didapatkan
1. Sholat tahajjud setiap malam
2. Keliling membangunkan sholat subuh setiap pagi
3. Saff pertama setiap kali sholat berjamaah (sholat harus di mesjid)
4. Keliling immim 5 kali setiap sore
Dan semua itu memiliki absen.
Namun dibalik air mata yang sudah kami tumpah kan itu merupakan pengalaman paling kami kenang.

Terima kasihh immim, terima kasih ust rasyid🫰🏻

Najwa Annur Aziza (XII)

saya merasa bangga dan bersyukur telah sekolah di pondok ini, sebab di sini lah saya mengenal teman teman saya yang sangat saya sayangi, saya merasa beruntung telah mengenal mereka semua, di pondok ini pula lah saya dibentuk menjadi pribadi yang kuat dan pantang menyerah, sehingga karna itu saya dapat menggapai prestasi prestasi yang membanggakan, terimakasih saya untuk immim, dan rasa sayang saya untuk teman teman saya, i love u more guys always

4. Tanggapan saya pada artikel tersebut, sangat bermanfaat dan menambah wawasan. Saya jadi mengetahui bagaimana Islam masuk dan berkembang di Filipina, Malaysia, dan Brunei Darussalam melalui jalur perdagangan, peran kesultanan, serta akulturasi budaya lokal. Setiap negara memiliki keunikan dalam proses penyebaran Islam, semuanya menunjukkan bahwa Islam menyebar secara damai dan bertahap. Artikel ini sangat informatif dan sangat mudah naila dipahami.🥰🥰

5. Pengalaman saya yang tidak bisa saya lupakan yaitu pernah menjadi Ketua OSIS 2023–2024. Namun, masih dengan label Ketua OSIS, saya justru pernah melanggar aturan bersama tiga orang lainnya; kami keluar IMMIM dan naik motor kemudian kami kedapatan dan berakhir setiap hari sabtu kami masuk di ruangan ustad rasyid selama 4 bulan, dan itu sangat menguras air mata kami. Adapun sanksi yang didapatkan
1. Sholat tahajjud setiap malam
2. Keliling membangunkan sholat subuh setiap pagi
3. Saff pertama setiap kali sholat berjamaah (sholat harus di mesjid)
4. Keliling immim 5 kali setiap sore
Dan semua itu memiliki absen.
Namun dibalik air mata yang sudah kami tumpah kan itu merupakan pengalaman paling kami kenang.

Terima kasihh immim, terima kasih ust rasyid🫰🏻🫰🏻🫰🏻

Perjalanan saya menempuh pendidikan di pondok pesantren Modern IMMIM Putri dimulai sejak saya duduk di bangku SMP. Saat itu, awalnya saya merasa canggung karena harus tinggal jauh dari orang tua dan menjalani rutinitas yang sangat berbeda dibanding sekolah biasa. Namun seiring waktu, saya mulai terbiasa dengan kehidupan pondok—bangun pagi-pagi untuk salat subuh berjamaah, belajar kitab kuning, mengaji, hingga mengikuti berbagai kegiatan keagamaan dan sosial di lingkungan pesantren.

Di pondok, saya banyak belajar tentang kemandirian, kedisiplinan, dan pentingnya ilmu agama dalam kehidupan sehari-hari. Saya juga menemukan lingkungan yang sangat mendukung untuk berkembang, baik secara akademik maupun spiritual.

Perjalanan saya di pondok dari SMP hingga SMA adalah masa yang sangat membentuk karakter saya. Selain ilmu agama dan pelajaran umum, saya juga belajar tentang arti banyak hal baru dan bagaimana bermimpi besar meskipun dari tempat yang sederhana.

di tahun 2023 alhamdulillahnya saya masuk paskibraka tingkat kabupaten. dan awal mulanya itu saya berpikir untuk apa masuk paskibraka itu, dan ternyata ada banyak manfaat yang se dapati selama mengikuti kegiatan tersebut,diantaranya saya dapat bergaul dan bersosialisasi dengan orang banyak,punya teman banyak,jalan jalan keluar kota,dan masih banyak lagi. saya juga terharu disaat masa masa sulit saya selalu ada teman pondok yang mensupport saya. dan di tahun 2025 ini, saya mecoba lagi untuk mendaftar bintara polri yang insyaallah diterima. disaat saya mendaftar polwan ini saya melalui banyak sekali masa sulit. tapi saya beruntung dan juga bersyukur untuk kesekian kalinya karena teman teman saya as always mendukung saya dalam mendaftar polwan ini. dimana saat saya sedang jatuh sakit saya banyak berterima kasih terhadap teman teman ku yang selalu care sama saya,dimana juga saat saya kesusahan dalam mengatur berkas administrasi,dan ketika saya membutuhkan teman curhat,teman teman saya akan selalu menjadi tempat keluh kesahku. terima kasih banyak yaa guyss….

hal yang paling berkesan selama pondok pesantren itu rasa kebersamaan dan kedekatan dengan ilmu agama
bangun sholat subuh, siap-siap untuk belajar dikelas, hafalan yang pernah saya hafalkan bersama teman-teman yang lainnya dan suasana malam yang tenang seperti ( cerita” random🫨)
ditambah lagi sahabatan sesama santri karena hidup suka dan duka dan itu juga pengalaman yang berbekas di “👉🏻❤️👈🏻 “ dan melewati yang dimana puncak tertingginya arti persahabatan
sekian dan terimaa kasiii🌷

Sejarah Luna

Di dalam kehidupan saya selama menuntut ilmu di Pondok Pesantren Modern Putri IMMIM, terdapat banyak pengalaman berharga yang telah saya lalui. Bermula dari saat saya mencalonkan diri sebagai Ketua OSIS, namun kemudian berujung pada terpilihnya saya sebagai Sekretaris OSIS. Walaupun tidak menjadi Ketua OSIS, pengalaman ini tetap memberikan saya pelajaran yang sangat berharga.

Selain itu, saya juga pernah dibina saat kelas 1 SMP oleh kakak” yang hebat dalam membuat saya menangis namun, saya sadar dengar cara begitu saya dapat menjadi lebih kuat di luar, saat kelas 1 SMA, saya berkesempatan menjadi pembina untuk adik-adik kelas 1 SMP. Hal ini menunjukkan bahwa saya telah dipercaya untuk membimbing dan mendampingi adik-adik kelas saya, sebuah tanggung jawab yang sangat besar.

Di sela-sela kesibukan belajar, saya juga aktif mengikuti berbagai macam perlombaan. Salah satunya adalah Pemilihan Duta Budaya. Selain itu, saya juga sangat aktif dalam kegiatan paduan suara saat acara-acara besar di luar pondok pesantren, seperti Hari Santri, Hari Relawan, dan Hari Pramuka. Pengalaman-pengalaman ini telah memperkaya wawasan dan keterampilan saya dalam berkesenian terutama bernyanyi.

Hidup di pondok pesantren bukanlah hal yang mudah. Jauh dari keluarga, aturan ketat, dan rutinitas padat seringkali membuat hati ini merasa lelah. Namun, di balik semua itu, sy menemukan sesuatu yang jauh lebih berharga yaitu pertemanan, Bukan hanya dengan satu dua orang, tapi dengan seluruh teman satu angkatan yang sudah seperti keluarga kedua bagiku. I love u zealous🩷

Di tahun 2019 awal mula saya menjadi santri di PESANTREN MODERN PUTRI IMMIM, dari tahun 2019-2025 sampai sekarang ada banyak kenangan suka dan duka yang tidak akan pernah saya lupakan. sewaktu angkatan saya menjabat sebagai OSIS ISPM 2023-2024 saya berada di seksi iT, mungkin tidak terlalu banyak prestasi yang pernah saya gapai dan capai di pondok ini tapi semuanya yang pernah saya jalani di pondok ini cukup berkesan. salah satu kejadian yang tidak akan pernah saya lupakan dan menjadi sejarah hidup saya selama di pondok ini adalah peristiwa BEREMPAT. saya dan teman saya mendapat banyak pelajaran setelah pelanggaran yang kita lalui itu selesai, terimakasi buat orang-orang yang bersangkutan dalam peristiwa itu, berkat menjalani pelanggaran yang di berikan kepada kami, ternyata saya yakin kalau semua masalah akan menjadi ringan buat di jalani kalau kita menjalani nya dengan ikhlas dan selalu sabar. banyak kenangan yang tidak akan pernah cukup saya ketik di kolom komentar ini yang hanya bisa saya kenang dan saya ingat selamanya. senang sekali bisa membuat banyak kenangan manis dengan teman teman saya di pondok ini walaupun tidak semuanya hari hari kita di jalani dengan bahagia ada beberapa masalah yang pernah kita lewati sama sama tapi bangga sekali dengan teman teman saya karena sampai detik ini kita masih mau bertahan bersama dan sekarang tidak terasa tinggal beberapa bulan lagi kami lulus dari pondok ini dan saya selalu berharap semoga teman teman saya bisa menjalani hidup masing masing dengan baik dan bahagia serta sukses di luar sana. I LOVE YOU ZEALOUS 925 terimakasih buat semua suka dukanya❤️

Di dalam kehidupan saya selama menuntut ilmu di Pondok Pesantren Modern Putri IMMIM, terdapat banyak pengalaman berharga yang telah saya lalui. Bermula dari saat saya mencalonkan diri sebagai Ketua OSIS, namun kemudian berujung pada terpilihnya saya sebagai Sekretaris OSIS. Walaupun tidak menjadi Ketua OSIS, pengalaman ini tetap memberikan saya pelajaran yang sangat berharga.
Selain itu, saya juga pernah dibina saat kelas 1 SMP oleh kakak” yang hebat dalam membuat saya menangis namun, saya sadar dengar cara begitu saya dapat menjadi lebih kuat di luar, saat kelas 1 SMA, saya berkesempatan menjadi pembina untuk adik-adik kelas 1 SMP. Hal ini menunjukkan bahwa saya telah dipercaya untuk membimbing dan mendampingi adik-adik kelas saya, sebuah tanggung jawab yang sangat besar.
Di sela-sela kesibukan belajar, saya juga aktif mengikuti berbagai macam perlombaan. Salah satunya adalah Pemilihan Duta Budaya. Selain itu, saya juga sangat aktif dalam kegiatan paduan suara saat acara-acara besar di luar pondok pesantren, seperti Hari Santri, Hari Relawan, dan Hari Pramuka. Pengalaman-pengalaman ini telah memperkaya wawasan dan keterampilan saya dalam berkesenian terutama bernyanyi.
Hidup di pondok pesantren bukanlah hal yang mudah. Jauh dari keluarga, aturan ketat, dan rutinitas padat seringkali membuat hati ini merasa lelah. Namun, di balik semua itu, sy menemukan sesuatu yang jauh lebih berharga yaitu pertemanan, Bukan hanya dengan satu dua orang, tapi dengan seluruh teman satu angkatan yang sudah seperti keluarga kedua bagiku. I love u zealous
With love, Luna💗

Banyak pengalaman baru yang saya dapatkan di immim seperti bertemu dengan teman teman yang beragam karakter nya dan guru guru yang baik, menjadi pribadi yang positif dan banyak lagi hal hal yang tidak terduga (ajaib✨) yang saya dapatkan dan dengan itu saya ucapkan terima kasih ponpes immim

FIRYAL MUFIDAH
1. tnggpn sya Penjelasan mengenai peran para pedagang Muslim dari Gujarat, Arab, dan Persia sangat menarik, karena memperlihatkan bahwa penyebaran Islam di kawasan ini berlangsung secara damai melalui jalur perdagangan dan hubungan sosial-budaya, bukan melalui kekerasan atau penaklukan.Hal ini menunjukkan adanya proses akulturasi yang kuat antara nilai-nilai Islam dan budaya lokal, sehingga Islam dapat diterima secara luas oleh masyarakat setempat. Pengantar ini juga menggarisbawahi pentingnya peran para ulama, wali, dan tokoh lokal dalam proses penyebaran agama Islam, yang menjadikan Islam semakin membumi di kalangan masyarakat Asia Tenggara.Secara keseluruhan, artikel ini sangat membantu pembaca untuk memahami fondasi awal perkembangan Islam di kawasan ini, dan menjadi landasan yang kuat untuk mempelajari lebih dalam tahapan dan dinamika penyebaran Islam berikutnya.

2.tnggpan ke2 sya memberikan penjelasan yang sistematis mengenai tahapan-tahapan penting dalam perkembangan Islam di Asia Tenggara. Dengan membagi proses perkembangan Islam ke dalam beberapa fase—mulai dari tahap perkenalan, penerimaan, penyebaran, hingga institusionalisasi—penulis berhasil menyampaikan bahwa Islam di Asia Tenggara tidak berkembang secara instan, melainkan melalui proses yang panjang dan bertahap.Penekanan pada peran kerajaan-kerajaan Islam seperti Samudera Pasai, Malaka, dan Aceh Darussalam juga sangat penting, karena menunjukkan bahwa pengaruh politik turut mendorong penyebaran Islam lebih luas. Di samping itu, peran pesantren, madrasah, dan lembaga pendidikan Islam dalam menjaga eksistensi ajaran Islam juga dijelaskan dengan baik.

3. tanggapan ke 3 sya ,ni memberikan wawasan yang sangat berharga mengenai perkembangan Islam di Thailand, sebuah negara yang seringkali kurang mendapat sorotan dalam diskusi sejarah Islam di Asia Tenggara. Penjelasan tentang sejarah masuknya Islam melalui wilayah Pattani dan komunitas Melayu-Muslim di wilayah selatan Thailand sangat menarik dan informatif.[mungkin mnrut sya itu sja].

4.Tanggapan Saya terhadap Artikel “Sejarah Perkembangan Islam di Filipina, Malaysia, dan Brunei Darussalam”
Artikel ini memberikan penjelasan yang sangat menarik dan informatif tentang bagaimana Islam berkembang di tiga wilayah Asia Tenggara yang memiliki latar belakang sejarah dan budaya yang berbeda, yaitu Filipina, Malaysia, dan Brunei Darussalam. Saya merasa tulisan ini sangat penting karena tidak hanya membahas sejarah masuknya Islam, tetapi juga memperlihatkan dinamika yang terjadi dalam proses penyebaran dan penerimaan Islam di masing-masing wilayah.
Di Filipina, artikel ini menjelaskan bahwa Islam masuk ke wilayah ini jauh sebelum kedatangan bangsa Spanyol, terutama melalui perdagangan dan dakwah yang dibawa oleh para pedagang Arab dan India. Peran Kesultanan Sulu dan Maguindanao sangat penting dalam mengukuhkan Islam di wilayah selatan Filipina. Sayangnya, kedatangan kolonial Spanyol membawa tantangan besar bagi umat Islam, yang kemudian memicu konflik dan marginalisasi terhadap komunitas Muslim hingga saat ini. Artikel ini membuka mata saya bahwa meskipun Muslim di Filipina merupakan minoritas, mereka memiliki sejarah panjang dan peran penting dalam sejarah lokal.
Untuk Malaysia, artikel ini menunjukkan bahwa Islam telah menjadi bagian integral dari kehidupan masyarakat Melayu sejak abad ke-12. Penyebaran Islam di Malaysia berlangsung secara damai, terutama melalui jalur perdagangan dan peran aktif kerajaan-kerajaan seperti Kesultanan Malaka. Islam tidak hanya menjadi agama, tetapi juga membentuk sistem hukum, pemerintahan, dan kebudayaan lokal. Artikel ini memberikan gambaran bahwa Islam di Malaysia berkembang secara kuat dan stabil, hingga saat ini menjadi agama resmi negara.Sementara itu, di Brunei Darussalam, penulis menjelaskan bahwa Islam masuk dan berkembang melalui jalur yang hampir serupa dengan Malaysia, yakni melalui hubungan dagang dan pengaruh kerajaan-kerajaan Islam. Kesultanan Brunei memainkan peran sentral dalam menyebarkan Islam dan membentuk identitas keislaman yang kuat dalam sistem pemerintahan dan kehidupan masyarakat. Artikel ini juga menunjukkan bahwa Brunei merupakan contoh negara di Asia Tenggara yang menerapkan Islam secara konsisten dalam sistem kenegaraan, terutama dengan diterapkannya hukum syariah di beberapa aspek kehidupan.Secara keseluruhan, artikel ini memberikan pemahaman yang menyeluruh mengenai keberagaman perkembangan Islam di Asia Tenggara. Saya sangat mengapresiasi penulis karena mampu menyajikan informasi sejarah dengan bahasa yang jelas dan sistematis, sehingga mudah dipahami oleh pembaca dari berbagai latar belakang. Semoga kajian seperti ini terus dikembangkan agar generasi muda lebih mengenal dan menghargai sejarah Islam di kawasan kita sendiri.

5.bagi sya 6 tahun dipondok bukan lah waktu yg lama,jauh dari keluarga walaupun mnurut tmn” ku rumah sya cukup dekat tpi bagi sya jauh . selama di pondok sya banyak belajar sesuatu yg blm prnah sya alami, di pondok sya jga mendapatkan bnyak teman yg wataknya berbeda”. singkat crita , hanya di pondok saya dan teman teman sya di beri sanksi krn cokko hp . Lalu di akhir kelas 12 sya mendapatkan prestasi yg mnurut sya prestasi ini mmbuat org di sekitar sya trmsuk org tua sya bngga yaitu lolos jalur prestasi di poltekkes dan lolos jalur span di UIN alauddin makassar. mungkin itu sja bagi sya walaupun tulisan ini singkat padat dan tdk jelas tpi memiliki arti BAGI SYA
[kurang dan lebihnya mohon dimaafkan]

selama di immim begitu banyak cerita dan pengalaman yang unik dan beragam. dari kisah yang senang, sedih, dan sebagainya, semuanya menjadi bagian dari proses pembelajaran dan pembentukan karakter. perasaan rindu rumah, capek dengan kegiatan, dan sulitnya belajar, tetapi juga menjadi kesempatan untuk belajar dan tumbuh. tidak hanya itu saya jadi memiliki banyak teman yang seperti keluarga adalah salah satu kelebihan. semua pengalaman itu pasti akan menjadi kenangan yang berharga 💕🙌🏻
terima kasih buat semuanya, doa yang terbaik semoga teman temanku jadi orang berhasil n sukses selalu, love u ol🤍🤍🤍

1.) saya dapat mengambil kesimpulan bahwa penyebaran Islam di Asia Tenggara dimulai sejak abad ke-7 Masehi, difasilitasi oleh pedagang Muslim dari Arab, India, dan Persia melalui jalur perdagangan maritim. Proses penyebaran Islam berlangsung damai, dengan peran penting para ulama, sufi, dan perkawinan antara pedagang Muslim dan penduduk lokal. Islam di Asia Tenggara mengintegrasikan elemen-elemen budaya lokal, menghasilkan praktik-praktik keagamaan yang unik dan toleransi terhadap agama lain. Dampak Islam sangat besar dalam seni, arsitektur, bahasa, sastra, dan politik di wilayah ini, menjadikannya bagian penting dari identitas budaya di Asia Tenggara.
2.) saya menyimpulkan bahwa penyebaran islam di Asia Tenggara berlangsung melalui empat tahap utama. Dimulai dengan kedatangan pedagang Muslim yang membawa Islam ke pelabuhan-pelabuhan pada abad ke-7 hingga ke-12. Pada abad ke-13 hingga ke-16, kerajaan-kerajaan Islam berdiri dan memperkuat penyebaran ajaran Islam. Abad ke-16 hingga ke-19 melihat akulturasi Islam dengan budaya lokal, menghasilkan praktik keagamaan yang unik. Pada abad ke-20 hingga sekarang, umat Islam menghadapi tantangan modernisasi, kolonialisme, dan ekstremisme, sementara gerakan pembaruan Islam muncul untuk menyesuaikan ajaran dengan perkembangan zaman. Faktor-faktor utama yang mempengaruhi perkembangan Islam meliputi perdagangan, peran ulama, pembentukan kerajaan Islam, dan akulturasi budaya.
3.) Islam pertama kali masuk ke Thailand melalui aktivitas perdagangan maritim yang dilakukan oleh pedagang Muslim dari Arab, India, dan Persia. Kerajaan Pattani di selatan Thailand menjadi pusat penting dalam penyebaran Islam dan memainkan peran utama dalam sejarah Islam di negara ini. Seiring waktu, Islam mengalami akulturasi dengan budaya lokal, terutama pengaruh budaya Melayu, yang menghasilkan praktik keagamaan yang unik. Meskipun Islam di Thailand menjadi agama minoritas, umat Muslim aktif dalam berbagai sektor kehidupan. Namun, wilayah selatan Thailand, yang mayoritas Muslim, menghadapi konflik berkepanjangan terkait kebijakan pemerintah pusat dan isu identitas. Perkembangan Islam di Thailand dipengaruhi oleh perdagangan, akulturasi budaya, dan dinamika politik, serta terus berkembang meskipun menghadapi tantangan.
4.) sejarah perkembangan Islam di Filipina, Malaysia, dan Brunei Darussalam memiliki perjalanan yang panjang dan dipengaruhi oleh faktor perdagangan, pernikahan antarbudaya, serta pengaruh kerajaan dan kolonialisme.
Di Filipina, Islam pertama kali datang pada abad ke-14 melalui jalur perdagangan, dengan kesultanan Sulu dan Maguindanao menjadi pusat penyebaran Islam. Meskipun mengalami hambatan selama masa kolonial Spanyol, Islam tetap bertahan dan mengalami kebangkitan pada abad ke-20.
Di Malaysia, Islam masuk melalui perdagangan pada abad ke-14, dengan Kesultanan Melaka menjadi pusat penting penyebaran Islam. Setelah kemerdekaan, Islam menjadi agama resmi negara, dan perkembangan agama ini terus didorong oleh pemerintah meskipun menghadapi tantangan modernitas.
Di Brunei Darussalam, Islam mulai masuk pada abad ke-14 dan diterima oleh Sultan Muhammad Shah, yang menjadikannya agama resmi kerajaan. Setelah merdeka, Brunei menjadikan Islam sebagai bagian integral dari identitas nasional, dengan pemerintah yang mendukung penuh nilai-nilai Islam.
Secara keseluruhan, ketiga negara ini memiliki perjalanan unik dalam mengembangkan Islam, yang dipengaruhi oleh faktor sejarah, budaya, dan politik masing-masing.
5.) sejarah kebanggan diriku selama mondok
1️⃣ pertama kali menginjakkan kaki dipondok yg tercintahhh ini🫢first impressionku itu kyk waw bguss bngett ini pondok apa lagi pembina dan kakak² kelasnya itu baik dan ramahhh.
2️⃣ Bersyukur sekalii bsa ketemu dgn tmn² ZEALOUS💋🫰selama dipondok kita semua sdh lewati suka dan duka sama², saling support, saling membantu dlm hal apapunn dll.
3️⃣ Bersyukurr bsa tmn tidur dgn metttcuuu dan metttkuhhh (metttcuuu tmn tidur SMP kalau metttkuhhh tmn tidur SMA) dia berdua ituu bedaa dri tmn² zealous yg lainnya. Dri metttcuuu dlu nah etta😸 METTTCUUU ituu namanya nurul ramadhani, dia itu bisa dibilang teman tidur yang selalu jadi tempat curhat dan teman bercanda sebelum tidur. Nurul itu orangnya santai, ceria, suka ngelawak, tapi kadang juga bijak kalau lgi mode seriusss🥶tpi dibalik semua itu dia jga menyimpan kesedihan. Dia ituu baikkkkk sekaliii dan sabarrr sekaliiiii na hadapi sifat kekanak kanakanku. Sekarang kita beda sekolah dia lanjut SMA diman 2 makassar saya tetap lanjut diIMMIM Putri meskipun kita beda sekolah kita tetap saling tukar cerita kalau libur sklhka selalu menyempatkan untuk ketemu sblm kembalika lgi kepondok POKOKNYA kalau sama dia itu as always ketawaa lov u metttcuuu🫂🫰💋 NEXT
METTTKUHHH namanya itu natasya dwi putri, saya sama tasya itu api dan api🔥🔥🔥MENYALAA bosqqq😎😎tapii kita berduaa tetap salingg merangkul satu sama lain🫂🫂tidak beda jauh dri metttcuuu jii hampirr samaajii tpi kita berdua bsa dibilang bukan tmpt cerita eh lbh ketsyaji sih yg nd cerita karna dia punya tmn cerita sendiri😏🤏kita berdua itu as always bertengkar tpi bukanji bertengkar bemana jdi kalau maumi tdr pasti baikanma hohoho. Satu lagi waktu SMP itu metttkuhhh sdh bantuka dia angkatkan ka air dri tower karna nd bsaka angkat yg berat² soalnya tanganku habis dijahitt. Sbenarnya masih mauka cerita lagi masih banyak kenangan” dgn tmn² yg lain tpi karna waktu terbatas jdi sampai siniji bisaa babayyyyyy

Segala hal yang pernah saya alami, baik di dalam maupun di luar IMMIM selama kurang lebih 6 tahun, merupakan sejarah yang sangat berkesan dan telah mengajarkan saya pelajaran hidup yang tidak diajarkan dalam kurikulum pembelajaran.

saya tidak menyangka bahwa saya bisa 6 tahun di pondok,dengan banyaknya cobaan yg saya lalui serta banyaknya ilmu baru yang saya dapatkan,saya sangat bangga pada diri saya dan juga bangga pada teman” saya yg bisa bertahan hingga detik ini bnyak pengalaman berharga yang tidak dapat di cerita dan tidak akan terulang dua kali.lovee u more guys

Tinggalkan Komentar

 

Spam Diblokir

INFO PESANTREN

Pondok Pesantren Modern Putri IMMIM Pangkep

NPSN 40300674
Jl. H Fadeli Luran, Kelurahan Biraeng, Kecamatan Minasatene, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, Sulawesi Selatan, 90614
TELEPON 081257328077
EMAIL immimpangkep@gmail.com
WHATSAPP +62-81257328077