Oleh: Muhammad Farid Wajdi *)
IMMIMPANGKEP – Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Akan datang kepada manusia tahun-tahun yang penuh dengan penipuan. Ketika itu pendusta dibenarkan sedangkan orang yang jujur malah didustakan, pengkhianat dipercaya sedangkan orang yang amanah justru dianggap sebagai pengkhianat. Pada saat itu Ruwaibidhah berbicara.” Ada yang bertanya, “Apa yang dimaksud Ruwaibidhah?”. Beliau menjawab, “Orang bodoh yang mengurusi dan turut campur dalam urusan masyarakat luas.”
Sumber: HR. Ibnu Majah No. 4036. Ahmad No. 7912 dihasankan oleh Syaikh Syu’aib Al Arnauth dalam Ta’liq Musnad Ahmad No. 7912. Al Hafizh Ibnu Hajar mengatakan: sanadnya jayyid. Lihat Fathul Bari, 13/84)
Apa sebenarnya yang dimaksud Ruwaibidhah itu? Selengkapnya baca disini: Ar-Ruwaibidhah
Demikian catatan singkat tentang Ar-Ruwaibidhah. Adakah kita menemukan korelasinya di masa sekarang? Semoga catatan kecil ini bermanfaat adanya. Barakallahu fiikum. (*)
(* Muhammad Farid Wajdi, Guru/Pengasuh Ponpes Modern Putri IMMIM Pangkep.
Tinggalkan Komentar