Oleh: Muhammad Farid Wajdi *)
BLOGGURU – Siapakah Manusia yang paling dicintai Allah subhanahu wa ta’ala? Yang paling kaya dan banyak sedekah hartanya? Yang berilmu dan mengajarkan ilmunya? Yang suka berderma dan menolong sesamanya meski dirinya sendiri tidak berlebih soal harta dan kekayaan? Ataukah yang paling banyak ibadahnya, yang tak pernah melupakan shalat tahajud dan witirnya? Ataukah yang paling sering menunaikan ibadah haji? Ataukah bagaimana?
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda :
Artinya:
“Manusia yang paling dicintai oleh Allah adalah yang paling memberikan manfaat bagi manusia”.《HR. Thabarani dalam Al Ausath Nomor : 6026, dishahihkan Syaikh Al Albani dalam As-Silsilah Ash-Shahihah Nomor : 906》.
Maka demikianlah apa yang telah dinyatakan dalam hadits Rasulullah shallalahu ‘alaihi wasalllam. Manusia yang paling dicintai Allah adalah yang paling banyak memberikan manfaat, entah itu dengan pertolongannya, perhatiannya, motivasinya, harta dan kekayaannya, ilmu dan pengajarannnya, dan lain sebagainya. Tentu ukuran kebermanfaatan itu diikat oleh keikhlasan. karena amal sekecil apapun, kebermanfaatan sekecil apapun itu, jika tanpa disertai keikhlasan dan keimanan, tetap saja tidak dipandang sebagai kebaikan dan pahala disisi Allah subhanahu wata’ala.
Wallahu ‘alam bish-shawab. (*)
Artikel/Tulisan terkait:
8 Maret 2022 – Keutamaan Besar bagi Penghafal Al-Qur’an
25 April 2022 – Pentingnya Ilmu Pengobatan setelah Ilmu Agama
27 April 2022 – Segala Sesuatu ada Hakikat dan Buktinya
6 Mei 2022 – Sedekah Jum’at
3 Juni 2022 – Manfaatkan Umurmu Untuk Kematianmu
25 Juni 2022 – Dalil-dalil Tentang Motivasi berusaha
7 Juli 2022 – Ilmu Agama tanpa Akhlak Mulia adalah Sia-sia
8 Juli 2022 – Jangan Lupakan Mahkota Dunia Akherat berikut ini!
10 Juli 2022 – 10 Kaidah Menuju Istiqamah
28 Juli 2022 – Antara Dosa yang Diampuni dan Tidak Diampuni