
Oleh: Muhammad Farid Wajdi *)
BLOGGURU – Alhamdulillah, satu kesyukuran dan kebahagiaan tersendiri dapat mengikuti Majelis Ilmu Kitab Bersanad “Al-Arbaun al-Batawiyah”, yang didalamnya kitab besar yang diijazahkan diantaranya ialah Kitab Al-Mu’jam karya Imam Thabrani, yang terdiri atas tiga kitab, yaitu al-Mu’jam Shagir lit-Thabrani, al-Mu’jam al-awsath lit-Thabrani, dan al-Mu’jam al-Kabir lit-Thabrani, yang diselenggarakan oleh Markaz Thalabul Ilmi (MTI).
Siapa Imam Thabrani dan apa saja isi daripada tiga kitab monumental “Al-Mu’jam” tersebut? Apa itu Kitab al-Mu’jam? Mu’jam adalah tipologi kodifikasi hadits yang didasarkan pada musnad sahabat maupun nama para guru penulis yang disusun berdasarkan huruf abjad (ensiklopedis). Dalam beberapa contoh terlihat bahwa kitab Mu’jam terkadang juga menampilkan biografi para sahabat terlebih dahulu sebelum menampilkan riwayat dari para sahabat tersebut. Penamaan Kitab al-Mu’jam dalam khazanah Ilmu Hadits diperkenalkan dan populer sebagai nama karya Kitab Imam Thabrani yang dibuat 3 kategori, Mu’jam Kabir, Mu’jam al-Awsath dan Mu’jam Saghir.
Kitab Al-Mu’jamul Kabir, terdiri dari dari 12 jilid dan merupakan kitab hadits yang berbentuk ensiklopedis, tidak hanya memuat hadits Nabi, melainkan juga memuat beberapa informasi sejarah; dan secara keseluruhan memuat 60.000 hadits, karenanya, Ibnu Dihyah mengatakan bahwa Kitab al-Mu’jamul Kabir ini merupakan karya ensiklopedis hadits terbesar di dunia.
Untuk Kitab al-Mu’jamul Ausath, Karya ini terdiri dari 2 jilid besar, memuat 30.000 hadits, baik yang berkualitas shahih, ataupun yang tidak, disusun berdasarkan Nama-nama Guru Ath-Thabrani yang hampir mencapai 2000 orang, sementara itu Kitab al-Mu’jamush Shaghir, Karya ini disusun berdasarkan nama Guru-guru Ath-Thabrani, hanya saja untuk setiap nama guru, hadits yang dicantumkan hanya satu buah, karenanya, dibandingkan dua Mu’jam sebelumnya, Mu’jamush Shaghir ini merupakan mu’jam yang sangat singkat dan ringkas.
Sanadisasi Kitab Al-Mu’jam karya Imam Thabrani, sebagaimana telah disebutkan diatas, yaitu Kitab al-Mu’jam Kabir, Kitab al-Mu’jam al-Awsath, dan Kitab al-Mu’jam al-Saghir diberikan oleh Mujiz: Ustadzuna Abu Abdillah Dhani al-Farisy bin Suhandi al-Batawy, Founder Markaz Thalabul Ilmi (MTI).

Ijazah Sanad Kitab al-Mujam: Kabir, al-Awsath, dan shaghir. (foto: ist/*)
Demikian catatan singkat ini dibuat sebagai upaya tindak lanjut dari mengakrabi Kitab al-Mu’jam-nya Imam Thabrani, sebagaimana pula telah diterima ijazah sanadnya kitab Mu’jam Kabir, Mujam al-Awsath, dan Mu’jam Shaghir dari Ustadzuna, Dhani al-Farisi al-Batawy.
Semoga bermanfaat adanya. Barakallahu fiikum. (*)
Minasatene-Pangkep, 16 Juni 2024
(* Muhammad Farid Wajdi, Guru/Pengasuh Ponpes Modern Putri IMMIM Minasatene-Pangkep.