
Oleh: Muhammad Farid Wajdi *)
Related Post: Ungkapkan Cinta dengan Mata Kata
BLOGGURU – Perpustakaan dan Museum adalah dua tempat yang penulis akrabi, sebagai pustakawan/pegiat literasi dan pemandu museum. Mengakrabi Perpustakaan dan Museum dengan segala hal yang terkait dengan isinya, memerlukan pengetahuan, keterampilan dan pengalaman. Itulah sebabnya sebagai pustakawan, penulis dan pegiat literasi, hampir setiap saat disibukkan dengan menata dan mereview buku (menulis resensi), mengunjungi rumah baca/cafe baca, mengisi kegiatan pelatihan jurnalistik/kepenulisan, mengikuti webinar kepustakawanan, dan lain sebagainya. Dan sebagai pemandu museum yang juga guru sejarah, hampir setiap waktu pula disibukkan dengan kegiatan kepemanduan pada berbagai museum, dalam bentuk wisata sejarah, bincang sejarah, webinar sejarah atau kunjungan ke museum.
Berikut ini beberapa kegiatan penulis terkait upaya mengakrabi Perpustakaan dan Museum secara berkelanjutan:
1. Mendirikan Rumah Baca Palontaraq di Kelurahan Kalabbirang dan Desa Biringere;
2. Mengelola Website Rumah Baca Palontaraq;
3. Mengunjungi Perpustakaan Nasional;
4. Mengunjungi Perpustakaan Wilayah dan Daerah;
5. Mengikuti Webinar/Pelatihan tentang Tata Kelola Perpustakaan;
6. Menulis Buku/Resensi Buku;
7. Menjadi Pemandu Museum dalam Wilayah Kota Makassar dan Gowa, Sulawesi Selatan;
8. Menjadi Ketua IPMI (Ikatan Pemandu Museum Indonesia) Koorwil Sulawesi Tengah;
9. Menulis Artikel dan Buku Sejarah/Laporan Kunjungan Museum di Wilayah Sulawesi Selatan dan Sulawesi Tengah ;
10. Menjadi Pembicara/Pemateri tentang Pengelolaan Perpustakaan dan Museum.

Menyerahkan buku karya sendiri kepada pengelola Rumah Baca Palontaraq di Kalabbirang, Minasatene-Pangkep. (foto: ist/*)
Perpustakaan selayaknya dapat dibentuk dan ditata untuk menjadi ruang belajar yang asyik dan menyenangkan. Butuh konsultasi terkait Manajemen, Tata Kelola dan Akreditasi Perpustakaan, silakan hubungi penulis di: palontaraq@gmail.com
Sebagaimana halnya dengan Perpustakaan, Museum di kekinian telah banyak mengalami sentuhan digitalisasi sesuai perkembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi. Karena itu pandangan bahwa Museum itu hanya bercerita masa lalu, kusam dan menyeramkan sudah harus ditinggalkan. Museum harusnya dipandang sebagai ruang peradaban, dimana bisa membentuk paradigma berpikir arif dan bijaksana dalam memandang masa lalu, masa kini dan masa depan.
Mari mengakrabi Perpustakaan dan Museum sebagai kebutuhan pembelajaran. Berikut ini beberapa link tulisan dari penulis terkait Perpustakaan dan Museum:

Berkunjung ke Perpustakaan Nasional RI. (foto: ist/*)
Tentang Perpustakaan dan Kegiatan Literasi
Perpustakaan Nasional RI dan Perkenalan Layanan Koleksi Naskah Nusantara
Membuat dan Menata Perpustakaan Keluarga
Jurnal Ilmiah, Pengelolaan dan Penerbitannya
Menemukan Foto Soekarno dalam Buku Tiongkok 1957
Tips Membuat dan Merawat Kliping
Tetap Fokus Menulis selama Masa Pandemi Covid-19

Berkunjung ke Museum Nasional RI. (foto: ist/*)
Tentang Museum dan Wisata Sejarah Budaya
Sejarah Museum Nasional dan Wisata Sejarah ke Museum Nasional RI
Patung Bhairawa Budha di Museum Nasional RI
Mengenal Museum Kota Makassar dan Koleksinya dan Sejarah Pemerintahan di Museum Kota Makassar
Cagar Budaya Indonesia: Rawat atau Musnah?
Mau Studi Wisata Sejarah Makassar, Baca Dulu ini! dan Palontaraq ajak Studi Wisata Sejarah Sulsel
7 Destinasi Wisata Sejarah Sulsel Rekomendasi Palontaraq
Menengok Koleksi Museum Kota Makassar dan Ratu Wilhelmina dalam Museum Kota Makassar
Mengenal Vihara Ibu Agung Bahari Makassar dan Ada Apa di Vihara Ibu Agung Bahari?
Masjid Tua Katangka, Saksi Penyebaran Islam di Tanah Makassar dan Menelisik Sejarah Keberadaan Gereja Immanuel Makassar
Wisata Sejarah ke Benteng Sombaopu
Menelusuri Sejarah Makassar di Fort Rotterdam dan Explore the History of Makassar in Fort Rotterdam
Sumpang Ralla, Sejarah Zaman Megalitikum dalam Kompleks Makam
Menengok Bungker Jepang di Anggeraja
Menelusuri Obyek Wisata Sejarah Budaya di Barru
Mengenal Taman Prasejarah Batu Pake Gojeng Sinjai
Berziarah ke Makam Opu La Patiware
Ruang Tahanan dan Makam Pangeran Diponegoro di Makassar
“Santet” dalam Museum Kesehatan
Berwisata ke Museum Angkut Malang
Menelisik Sejarah dan Arsitektur Monas
Wisata Sejarah ke Candi Borobudur
Yuk, Belajar di Museum dan Pemeliharaan dan Pengembangan Museum
Semoga bermanfaat adanya. Wallahu ‘alam bish-shawab. (*)
(* Muhammad Farid Wajdi, kerap menggunakan nama pena Etta Adil dan M. Farid W Makkulau, adalah seorang Pustakawan dan Pemandu Museum.