
Oleh: Muhammad Farid Wajdi *)
Related Post: Meraih Gelar Non Akademik: Lc. FM (Licence of Faqih Madzahib)
BLOGGURU – Sejatinya proses belajar itu tiada berkesudahan atau tiada berhentinya, meskipun sudah mendapatkan ijazah. Telah diraihnya ijazah tidaklah boleh jadi alasan berhenti belajar atau berhenti berproses mengakrabi khazanah keilmuan Islam.
Berikut beberapa cara yang dapat dilakukan untuk menjaga silsilah keilmuan:
1. Mengamalkan Ilmu yang Diperoleh. Ilmu yang didapat bukan hanya untuk dihafal, tetapi juga untuk diamalkan dalam kehidupan sehari-hari. Sebarkan ilmu dan pemahamannya kepada orang lain, baik keluarga, teman, maupun masyarakat luas.
2. Menjaga Hubungan dengan Guru. Jalin silaturahmi yang baik dengan guru. Bertanya jika ada hal yang belum jelas atau mengalami kesulitan dalam mengamalkan ilmu. Pro Aktiflah memberi kabar kepada guru tentang perkembangan diri dalam mengamalkan ilmu.
3. Mencatat Silsilah Keilmuan. Catat dengan jelas silsilah keilmuan, mulai dari guru pertama hingga diri sendiri. Dokumentasikan dan simpan catatan silsilah ini di tempat yang aman.
4. Mencari Guru Selanjutnya. Teruslah menuntut ilmu kepada guru yang lain untuk memperdalam pemahaman. Cari guru yang kompeten dan pilih guru yang memiliki sanad yang jelas dan mahir dalam bidang ilmu yang ingin dipelajari.
5. Mengajar dengan Benar. Ajarkan sesuai dengan apa yang telah dipelajari. Jangan menambah-nambahkan atau mengurangi ilmu yang telah didapat. Berikan contoh yang baik dan jadilah teladan bagi murid-murid.
6. Menjaga Keaslian Ilmu. Hindari penyimpangan. Jangan mengubah-ubah ajaran yang telah diterima dan pastikan informasi yang didapat berasal dari sumber yang terpercaya.
7. Menghormati Ulama. Meskipun berbeda pendapat, hormatilah pendapat ulama lain. Belajarlah dari berbagai sumber dan jangan berpegang teguh pada satu pendapat saja.
Menjaga silsilah keilmuan memiliki beberapa manfaat, antara lain (1) Menghindari kesalahan dalam beragama. Dengan mengetahui asal usul suatu ilmu, kita dapat menghindari pemahaman yang keliru. (2) Menjaga kemurnian ajaran Islam. Silsilah keilmuan membantu menjaga kemurnian ajaran Islam dari penyimpangan. (3) Menghormati para ulama. Menjaga silsilah keilmuan adalah bentuk penghormatan kepada para ulama yang telah berjasa menyebarkan ilmu.
Menjaga silsilah keilmuan adalah tanggung jawab besar yang harus dipikul oleh setiap muslim, meskipun telah mendapatkan ijazah dan sanad. Dengan menjaga silsilah sanad keilmuan, kita tidak hanya menjaga kemurnian ajaran Islam, tetapi juga ikut serta dalam melestarikan ilmu agama.
Semoga catatan singkat ini bermanfaat adanya. Barakallahu fiikum. (*)
(* Muhammad Farid Wajdi, Guru/Pengasuh Ponpes Modern Putri IMMIM Minasatene-Pangkep, Sulsel.