Rabu, 07 Okt 2026
  • Pondok Pesantren Putri IMMIM Pangkep, Pesantren yang khusus menerima santri putri ini, kampusnya berada di bilangan jalan poros Kecamatan Minasatene Kabupaten Pangkep

Fi’il Mudhary, Ciri, Wazan, dan Contohnya dalam Kalimat

Fi'il Mudhary, Ciri, Wazan, dan Contohnya dalam Kalimat

Oleh: Muhammad Farid Wajdi *)

BLOGGURU – Dalam struktur kalimat atau gramatika Arab dikenal ada bentuk fiil (فعل) atau kata kerja. Kata kerja ini terbagi menjadi beberapa macam, di antaranya yakni fiil mudhori.
Fiil mudhori mengacu pada kata kerja yang menunjukkan terjadinya peristiwa di masa sekarang dan di masa mendatang.

Fiil mudhori merupakan salah satu bentuk kata kerja dalam bahasa Arab yang terbagi berdasarkan segi waktu. Fiil mudhori adalah kata kerja yang merujuk pada pekerjaan atau peristiwa yang sedang terjadi atau akan terjadi. Sehingga fiil mudhori menunjukkan zaman sekarang (hal) dan zaman yang akan datang (istiqbal).

Bentuk fiil mudhori digunakan saat penutur sedang melakukan suatu pekerjaan bertepatan dengan ia sedang berbicara. Dengan artian, fiil mudhori dipakai ketika suatu kejadian, peristiwa, atau pekerjaan sedang dilakukan di saat penuturnya tengah bercakap.

Sebagai contoh: اَنَا اَجْلِسُ عَلَي الْكُرْسِيِّ (saya sedang duduk di atas kursi atau bangku).

Selain itu, fiil mudhori juga dipakai ketika penutur akan melakukan pekerjaan di masa mendatang. Misalnya: أَنَا سَأَتَعَلَّمُ الدَّرْسَ اللُّغَة الْعَرَبِيَّة (saya akan belajar pelajaran bahasa Arab).

Ciri-ciri Fi’il Mudhori adalah sebagai berikut:

1. Fiil mudhori diawali dengan huruf mudhoro’ah, yaitu huruf nun (ن), ta (ت), ya (ي), dan hamzah (ء) untuk menunjukkan dhomirnya (kata ganti);

2. Huruf awal fiil mudhori selalu dibaca rofa dengan tanda bacaan fathah (-َ), kecuali jika kemasukan amil nashob dan jazm;

3. Punya makna pekerjaan yang sedang atau akan dilakukan;

4. Didahului dengan huruf sin yang dibaca fathah (سَ) atau kata saufa (سَوْفَ) yang punya arti “akan” untuk menunjukkan penggunaan fiil mudhori di masa mendatang;

5. Fiil mudhori juga bisa didahului dengan kata qad (قَدْ), kata lam ( ْلَم), dan kata lan (لَنْ).

Wazan Fiil Mudhori

Wazan fiil mudhori terdiri dari 3 huruf asal, yakni fa (ف), ain (ع), dan lam (ل) yang ditambahkan dengan huruf mudhoro’ah pada awal katanya serta huruf yang menunjukkan ciri dhomirnya.

Wazan Fiil Mudhori dengan Dhomir Huwa (هُوَ), yakni يَفْعُلُ

Wazan Fiil Mudhori dengan Dhomir Huma (هُمَا), yakni يَفْعُلَانِ

Wazan Fiil Mudhori dengan Dhomir Hum (هُمْ), yakni يَفْعُلُونَ

Wazan Fiil Mudhori dengan Dhomir Hiya (هِيَ), yakni تَفْعُلُ

Wazan Fiil Mudhori dengan Dhomir Huma (هُمَا), yakni تَفْعُلَانِ

Wazan Fiil Mudhori dengan Dhomir Hunna (هُنَّ), yakni يَفْعُلْنَ

Wazan Fiil Mudhori dengan Dhomir Anta (أَنْتَ), yakni تَفْعُلُ

Wazan Fiil Mudhori dengan Dhomir Antuma (أَنْتُمَا), yakni تَفْعُلَانِ

Wazan Fiil Mudhori dengan Dhomir Antum (أَنْتُمْ), yakni تَفْعُلُونِ

Wazan Fiil Mudhori dengan Dhomir Anti (أَنْتِ), yakni تَفْعُلِيْنِ

Wazan Fiil Mudhori dengan Dhomir Antuma (أَنْتُمَا), yakni تَفْعُلَانِ

Wazan Fiil Mudhori dengan Dhomir Antunna (أَنْتُنَّ), yakni تَفْعُلْنَ

Wazan Fiil Mudhori dengan Dhomir Ana (أَنَا), yakni أَفْعُلُ

Wazan Fiil Mudhori dengan Dhomir Nahnu (نَحْنُ), yakni نَفْعُلُ.

Contoh Fiil Mudhori dalam Kalimat

Untuk lebih memahami penggunaan fiil mudhori, berikut beberapa contoh kalimat beserta artinya:

أَنْتَ تَقْرَأُ الْقُرْاَنَ (Kamu (laki-laki) membaca Al-Qur’an).

أَنَا أَقُوْمُ اَمَامَ السَّبُّوْرَةِ (Saya berdiri di depan papan tulis).

أَنَا أَنْظُرُ الصُّوْرَةَ (Saya sedang melihat gambar).

هُوَ يَتَعَلَّمُ بِالْجِدِّٙ (Dia (laki-laki) belajar dengan sungguh-sungguh).

أَنْتِ تَأْكُلِيْنِ الرُّزَّ (Kamu (perempuan) sedang makan nasi).

هُمْ يَذْهَبُونَ اِلَى الْمَسْجِدِ (Mereka (laki-laki) pergi ke masjid).

هِيَ تَكْتُبُ عَلَي الْكِتَاب (Dia (perempuan) menulis di buku).

Demikianlah uraian mengenai fiil mudhori dalam struktur kalimat dan tatanan bahasa Arab. Semoga bermanfaat adanya. Barakallahu fiikum. (*)

(* Muhammad Farid Wajdi, Pengasuh Ponpes Modern Putri IMMIM Pangkep.

Immim pangkep

Tulisan Lainnya

Puasa di Bulan Muharram dan Asyura
Oleh : Immim pangkep

Puasa di Bulan Muharram dan Asyura

0 Komentar

KELUAR