
Oleh: Muhammad Farid Wajdi *)
Related Post: Teruslah Tilawah Al-Qur’an, Insya Allah sembuh dari Penyakit
BLOGGURU – Ada seorang berkata kepada al-Imam Sufyan ats-Tsauri rahimahullahu, “Berilah aku wasiat.” Beliau berkata, “Berusahalah untuk mencari dunia, sesuai dengan kadar tinggalmu di sana. Dan beramalah untuk akhirat sesuai dengan kadar menetapmu di sana. Wasallam.” [Sumber: Hilyatul Aulia, jilid 7, hlm. 56]
Maka demikianlah kadar mencari dunia dan akherat, yang harus disesuaikan dengan kadar menetap kita di dunia. Orang yang memperhambakan diri untuk mencari kesenangan dunia, maka kadar mencari akheratnya dengan sendirinya tidak dipedulikan dan bahkan dilupakan.
Al-Imam as-Sa’di rahimahullahu berkata:
Artinya:
“Semoga Allah merahmati seorang hamba yang memanfaatkan masa-masa kuatnya dan waktu muda, dan bersegera untuk bertaubat serta kembali kepada Allah, sebelum dilipatnya catatan amal (kematian).” [Sumber: al-Fawakih asy-Syahiyyah, hlm. 217]
Al-Imam Al-Fudhail bin Iyadh rahimahullah berkata:
Artinya:
“Tanda zuhud terhadap dunia dan terhadap manusia adalah egkau tidak menginginkan pujian manusia atasmu, tidak pula peduli dengan celaan mereka.” [Sumber: Hilyatul Aulia, jilid 8, hlm. 90]
Tidak Ada Kehidupan Bagi Orang yang Berpaling dari Allah Ta’ala Berkata Imam Ibnul Qayyim al-Jauziyyah rahimahullahu:
Artinya:
“Tidak ada kehidupan bagi orang yang berpaling dari Allah dan sibuk dengan selain-Nya. Bahkan kehidupan binatang ternak lebih baik dibandingkan kehidupannya. Maka sesungguhnya kehidupan seorang hamba adalah dengan hidupnya hati dan ruhnya. Dan tidaklah ada kehidupan pada hatinya, kecuali dengan mencintai-Nya dan berbidah kepada-Nya semata, serta kembali kepada-Nya dan merasa tenang dengan berdzikir kepada-Nya, merasa senang dengan dekat kepada-Nya.” [Sumber: ad-Dau wa Dawa’, hlm. 125]
Demikian sedikit catatan dan nasehat dari para ulama ini. Semoga dapat diambil manfaatnya dan menjadi bahan renungan bagi kita semuanya. Barakallahu fiikum. (*)
(* Muhammad Farid Wajdi, Guru/Pengasuh Ponpes Modern Putri IMMIM Pangkep, Sulsel.