Selasa, 06 Okt 2026
  • Pondok Pesantren Putri IMMIM Pangkep, Pesantren yang khusus menerima santri putri ini, kampusnya berada di bilangan jalan poros Kecamatan Minasatene Kabupaten Pangkep

Mandzumah Haaiyah Imam Abi Bakr bin Abi Daud As-Sijistani fil ‘Aqidah dan Terjemahnya

Mandzumah Haaiyah Imam Abi Bakr bin Abi Daud As-Sijistani fil 'Aqidah dan Terjemahnya

Oleh: Muhammad Farid Wajdi *)

BLOGGURU – Kitab Mandzumah Haaiyah adalah Kitab klasik yang menguraikan Pokok-pokok Aqidah Ahlus Sunnah wal Jamaah, ditulis dalam bentuk syair (nadhom) oleh Al-Imam Abi Bakr bin Abi Daud As-Sijistani fil ‘Aqidah yang tidak lain adalah putra Imam Abu Dawud, pemilik Kitab Sunan Abu Dawud.

Berikut ini Mandzumah Haaiyah Imam Abi Bakr bin Abi Daud As-Sijistani fil ‘Aqidah dan Terjemahnya

 

 

تمسك بحبلِ الله وأتبعِ الهُدى # ولا تكُ بدعيا لعلك تُفلحُ

 

Artinya:

1. Berpegang Teguhlah dengan Tali Allah dan ikutilah petunjuk # dan janganlah kamu menjadi pelaku bid’ah, agar kamu beruntung

 

ودنْ بكتابِ الله والسننِ التي # أتت عنْ رسول الله تنجو وتربحُ

 

Artinya:

2. Beragamalah dengan dasar kitab Allah dan Sunnah # Yang datang dari Rasulullah, kamu akan selamat dan beruntung.

 

وقل غيرُ مخلوقٍ كلام مليكنا # بذلك دان الـأتقياء , وأفصحوا

 

Artinya:

3. Katakanlah: Firman Raja Kita (Allah) bukanlah makhluk # Dengan itulah orang-orang yang bertakwa berkeyakinan, dan dengan lantang mereka berkata. 

 

ولا تكُ في القرآن بالوقف قائلاً # كما قال أتْباعٌ لجمٍ وأسححُو

 

Artinya:

4. Janganlah menjadi orang yang menahan diri dari berbicara tentang Al-Qur’an #  Seperti yang dikatakan pengikut Jahm (Ibn Shofwan), dan mereka pun bermudah-mudahan. 

 

ولا تقل القرآن حلْقٌ قرأْتُهُ # فإن كلام اللهِ باللفظ يُوضحُ

 

Artinya:

5. Janganlah mengatakan bacaanku dengan Al-Qur’an adalah makhluk # Sesungguhnya Firman Allah ketika dilafazkan harus dijelaskan.

 

وقل يتجلى الله للخلقِ جهرةً # كما البدر لا يخفى وربك أوضحُ

 

Artinya:

6. Dan katakanlah: Allah menampakkan diri kepada makhluk dengan nyata # Seperti purnama, tidaklah samar (ketika melihatnya). Dan bahkan Rabb-mu lebih nyata. 

 

وليس بمولدٍ وليس بوالدٍ # وليس له شِبْهٌ تعالى المُسبحُ

 

Artinya:

7. Dan Allah tidak mempunyai anak dan tidak diperanakkan # Tidak ada yang menyerupai-Nya, Maha Tinggi Dzat yang Maha Suci.

 

وقد يُنكِر الجهمي هذا عندنا # بمصداقِ ما قلنا حديثٌ مصرحُ

 

Artinya:

8. Orang-orang Jahmiyah mengingkari hal yang ada pada kami ini (iaitu dilihatnya Allah di akhirat) # Terdapat hadits yang jelas untuk membenarkan apa yang kami katakan

 

رواه جريرٌ عم مقالِ مُحمدٍ # فقلُ مِثل ما قد قال ذاك تنْجحُ

 

Artinya:

9. Diriwayatkan oleh Jarir dari sabda Muhammad # Maka berkatalah sebagaimana yang Nabi sabdakan tentang itu, maka kamu akan beruntung. 

 

وقد ينكرُ الجهمي أيضاً يمينهُ # وكِلتا يديه بالفواضلِ تنْفحُ

 

Artinya:

10. Dan sungguh orang-orang Jahmiyah juga telah mengingkari tangan kanan-Nya # Dan bahkan (yang benar adalah) kedua tangan-Nya terus memberi kenikmatan dan karunia. 

 

وقل ينزلُ الجبارُ في كلِّ ليلةٍ # بلا كيفَ جلَّ الواحدُ المُتمَدحُ

 

Artinya:

11. Dan katakanlah: Dzat Yang Maha Perkasa turun pada setiap malam # Tanpa diketahui bagaimana turun-Nya, Maha Agung Dzat yang Maha Esa dan Terpuji

 

إلى طبقِ الدنيا يمُنُّ بفضلهِ # فتفرجُ أبواب السماءِ وتُفتحُ

 

Artinya:

12. (Turun) ke tingkat paling bawah, memberi dengan karunia-Nya # Maka di bukalah pintu-pintu langit

 

 يقولُ أَلا مُستغفرٌ يَلقَ غافراً # ومُستمنحٌ خيراً ورِزْقاً فُمنحُ

 

Artinya:

13. Dia berfirman, ketahuilah siapa yang minta ampun akan mendapatkan ampunan # Dan siapa yang meminta kebaikan dan rezeki, maka dia akan diberi. 

 

روى ذاك قومٌ لا يردُّ حديثُهم # ألا خابَ قومٌ كذبوهم وقُبِّحوا

 

Artinya.

14. Hal itu (iaitu turunnya Allah) telah diriwayatkan oleh kaum yang tidak di tolak hadits mereka # Ketahuilah telah merugi dan tercela kaum yang mendustakan mereka. 

 

وقل: إنَّ خير النَّاسِ بعد محمَّدٍ # وزيراهُ قدَماً ثم عثمانُ الارجَحُ

 

Artinya:

15. Dan katakanlah: Seseungguhnya sebaik-baik manusia setelah Muhammad # Dan dua penolongnya (iaitu Abu Bakar dan Umar) yang lebih dulu, kemudian ‘Utsman menurut pendapat yang lebih kuat. 

 

ورابعهُمْ خيرُ البريَّة بعدهُم # عليٌّ حليفُ الخيرِ بالخيرِ مُنْجِحُ

 

Artinya:

16. Dan yang ke empat adalah sebaik-baik manusia setelah mereka # Yaitu ‘Ali sekutu kebaikan, dengan kebaikan akan menyelamatkan. 

 

وإنَّهم للرَّهطُ لا ريبَ فيهمُ # على نُجبِ الفردوسِ بالنُّور تَسرحُ

 

Artinya:

17. Mereka dan orang-orang yang akan disebutkan berikut adalah sekelompok orang yang tidak ada keraguan pada mereka # Di atas unta mulia di Syurga Firdaus, dengan cahaya ia berjalan. 

 

سعيدٌ وسعدٌ وابن عوفٍ وطلحةُ # وعامرُ فهرٍ والزبيرُ الممدَّح

 

Artinya:

18. Sa’id, Sa’d, Ibnu ‘auf, dan Thalhah # Dan ‘Amir fihr, dan Az-zubeir yang dipuji. 

 

وقل خيرض قولٍ في الصحابة كلِّهم # ولا تك طعَّاناً تعيبُ وتجرحُ

 

Artinya:

19. Dan berkatalah dengan perkataan yang baik pada semua shahabat # Janganlah menjadi pencela yang mencaci dan mencerca. 

 

فقد نطقَ الوحيُ المبينث بفضلِهم # وفي الفتح آيٌ للصَّحابةِ تمدحُ

 

Artinya:

20. Sungguh wahyu yang nyata telah berbicara tentang keutamaan mereka # Dan di dalam surat Al-Fath terdapat ayat yang memuji shahabat.

 

وبالقدرِ المقدورِ أيقِن فإنَّه # دعامةُ عقدِ الدِّين ، والدِّينُ أفيحُ

 

Artinya:

21.  Dan yakinlah dengan takdir yang ditentukan, sesungguhnya ia # Rukun ikatan agama dan agama itu luas

 

ولا تُنكِرَنْ جهلاً نكيراً ومُنكراً # ولا الحوْضَ والِميزانَ انك تُنصحُ

 

Artinya:

22.  Janganlah engkau ingkari Nakir dan Munkar karena ketidak tahuan # Dan jangan pula ingkar kepada telaga dan timbangan, sesungguhnya enkau mendapat nasihat. 

 

وقُلْ يُخرجُ اللهُ الْعظيمُ بِفَضلِهِ # مِنَ النارِ أجْساداً مِنَ الفَحْمِ تُطرحُ

 

Artinya:

23. Dan katakanlah: Allah Yang Maha Agung dengan karunia-Nya akan mengeluarkan # Dari neraka, dari tubuh-tubuh yang telah menjadi arang, lalu di letakkan. 

 

عَلى النهرِ في الفِرْدوسِ تَحْيَا بِمَائِهِ # كَحِبِّ حَمِيلِ السَّيْلِ إذْ جَاءَ يَطْفَحُ

 

Artinya:

24. Ke Sungai di Syurga Firdaus yang dengan airnya, jasad itu akan hidup # Seperti biji yang dibawa banjir ketika meluap. 

 

وإن رَسُولَ اللهِ للخَلْقِ شَافِعٌ # وقُلْ في عَذابِ القَبْرِ حَقّ موُضحُ

 

Artinya:

25. Dan sesungguhnya Rasulullah memberi syafa’at kepada manusia # Dan katakanlah: tentang adzab kubur itu haq dan telah di jelaskan. 

 

ولاَ تُكْفِرنْ أَهلَ الصلاةِ وإِنْ عَصَوْا # فَكُلهُمُ يَعْصِي وذُو العَرشِ يَصفَحُ

 

Artinya:

26. Dan janganlah sekali-kali kamu mengkafirkan ahlu shalat meski berbuat maksiat # Setiap Manusia berbuat maksiat, dan Dzat Pemilik ‘Arsy Maha Pemaaf

 

ولَا تَعتقِدْ رأيَ الْخَوَارجِ إِنهُ # مقَالٌ لَمنْ يَهواهُ يُردي ويَفْضَحُ

 

Artinya:

27. Dan janganlah kamu meyakini pendapatnya khawarij, karena ia # Mempunyai perkataan yang bagi siapa yang mencintai ucapan tersebut, akan menghancurkan dan membinasakan. 

 

ولا تكُ مُرْجيًّا لَعُوبا بدينهِ # ألاَ إِنمَا المُرْجِي بِالدينِ يَمْزحُ

 

Artinya:

28.  Dan janganlah kamu menjadi Murji’ yang bermain-main dengan agama # Ketahuilah sesungguhnya seorang Murji’ bersenda gurau dengan agamanya. 

 

وقلْ : إنمَا الإِيمانُ : قولٌ ونِيةٌ # وفعلٌ عَلَى قولِ النبِي مُصَرحُ

 

Artinya:

29. Dan katakanlah: sesungguhnya iman adalah ucapan dan niat # Serta perbuatan, yang diterangkan oleh Nabi

 

ويَنْقُصُ طوراً بالمَعَاصِي وتَارةً # بِطَاعَتِهِ يَمْنَي وفي الوَزْنِ يَرْجَحُ

 

Artinya:

30. Dan akan berkurang kadarnya dengan maksiat-maksiat, dan terkadang # Akan bertambah dengan ketaatan, dan akan berat ketika ditimbang

 

ودعْ عَنْكَ آراءَ الرجالِ وقَوْلَهُمْ # فقولُ رسولِ اللهِ أزكَى وأَشْرحُ

 

Artinya:

31.  Tinggalkanlah olehmu pendapat-pendapat orang dan perkataan mereka # Karena perkataan Rasulullah itu lebih bersih dan lebih terang

 

ولا تَكُ مِن قوْمٍ تلهوْا بدينِهِمْ # تَطْعَنَ في أهلِ الحَديثِ وتقدحُ

 

Artinya:

32. Dan janganlah kamu termasuk kaum yang bermain-main dengan agama mereka # Yang menyebabkan kamu mencela dan mencerca ahli hadits

 

إِذَا مَا اعْتقدْت الدهْرَ يا صَاحِ هذهِ # فأَنْت عَلَى خَيْرٍ تبيتُ وتُصْبِحُ

 

Artinya:

33. Jika engkau, wahai saudaraku, selama hidup meyakini hal ini # Maka kamu di atas kebaikan di waktu malam dan pagi. 

 

Al-Imam Abu Bakar bin Abi Dawud As-Sijistani (W. 316 H) rahimahullah ta’ala mengatakan, “Ini adalah pendapat: Aku (Al-Imam Abu Bakr bin Abi Dawud As-Sijistani, wafat 316 H), Ayahku (Al-Imam Abu Dawud penulis Kitab Sunan Abi Dawud, wafat 275 H),  Al-Imam Ahmad bin Hanbal (wafat 241 H), Para ulama yang kami dapati, dan para ulama yang kami belum menemuinya dari orang-orang yang telah menyampaikan kepada kami darinya, maka barangsiapa yang mengatakan selain ini maka dia telah berdusta”.  (Sumber: Al-Mandzumah Al-Ha’iyyah Lil Imam Abu Bakar bin Abi Dawud rahimahullah).

قال الإمام أبو بكر بن أبي داود رحمه الله تعالى

«هذا قولي, وقول أبي, وقول أحمد بن حنبل, وقول من أدركنا من أهل العلم, وقول من لم ندرك ممّن بلغنا عنه, فمن قال غير هذا فقد كذب»

《المنظومة الحائية للإمام أبي بكر بن أبي داود رحمه الله 》

Barakallahu fiikum. (*)

 

(* Muhammad Farid Wajdi, Guru/Pengasuh Ponpes Modern Putri IMMIM Minasatene-Pangkep.

Immim pangkep

Tulisan Lainnya

Beberapa Pengertian Ilmu Nahwu
Oleh : Immim pangkep

Beberapa Pengertian Ilmu Nahwu

Fikih: Bersuci dari Najis
Oleh : Immim pangkep

Fikih: Bersuci dari Najis

0 Komentar

KELUAR