
Oleh: Muhammad Farid Wajdi
Related Post: Mengenal Syekh Zarnuji dan Kitab Ta’lim al-Muta’allim
BLOGGURU – Kitab Matan Mulhatul I’rab ini merupakan salah satu kitab Nahwu Shorof yang disusun dengan model nadhom, sebagaimana kitab jurumiyah dan nadhom imrithi meski tidak setebal Nadhom Alfiyah Ibnu Malik yang terdiri dari 1002 bait.
Kitab Matan Mulhatul I’rab ini ditulis oleh Abul Qoshim bin Ali Al-Hariri Al-Bashri. Jadi, Nahwunya Madzhab Bashroh, bukan Kufah. Berisi lengkap Ilmu Nahwu dasar sebagaimana Al-Ajurumiyah dan Imrithi. Tapi lebih tipis dibandingkan Alfiyah jumlah nadhamnya.
Bagi mubtadi’ (pemula), Matan Milhatul I’rob sangat membantu mengenalkan Ilmu Nahwu dasar. Misalnya, dalam Bab Kalam. Milhatul I’rob menyebut, kalam adalah yang susunan lafadz yang memahamkan pendengarnya secara penuh. Baik tersusun dari fi’il dan isim, atau dua isim. Misalnya: Sa’a Zaidun (سعى زيد) atau Umar wa Muttabi’ (عمر ومتبع).
Dalam Milhatul I’rob juga disebutkan adanya Isim Fi’il yang disebut muallif sebagai lafal yang memiliki unsur meminta (للطلب) tapi tidak bersumber dari kalimat asal (لم يكن مستقا). Contohnya adalah kalimat: صه dan دارك.
Huruf, dalam Milhatul I’rob juga dibagi menjadi tiga. Ada yang khusus untuk isim, fi’il atau bahkan untuk keduanya. Muallif membahasnya dalam Bab Huruf.
Cukup disini saja yah ulasan membaca Matan Mulhatul I’rob. Barakallahu fiikum. (*)
Muhammad Farid Wajdi, Pembelajar Kitab Kuning, Pengasuh Ponpes Modern Putri IMMIM Minasatene-Pangkep