
Oleh: Muhammad Farid Wajdi *)
Related Post: 100 Pesan Alqur’an dalam Interaksi Sosial
BLOGGURU – Alhamdulillah, satu kesyukuran dan kebahagiaan tersendiri jika pada setiap harinya, kita masih diberikan kesempatan dan kesehatan untuk nasehat menasehati dalam kebaikan dan ketaqwaan. Terkadang dalam pergaulan banyak sekali kita dapati, bahkan dari teman, sahabat dan keluarga sendiri yang melemahkan kita dari berbuat baik dan menggerakan kepedulian terhadap sesama.
Mari untuk selalu melihat dan menyempurnakan pemahaman terhadap orang-orang yang ada di sekitar kita, setidaknya mengenali dengan baik karakter orang jahil (bodoh) yang berpotensi menjerumuskan kita ke dalam kejahilan.
Ibnu Abdil Barr rahumahullah menyebutkan Lima Karakter Orang Jahil, yaitu:
Artinya:
“Ada 5 karakter orang jahil: 1) Marah tanpa sebab; 2) Memberi kepada yang tidak berhak; 3) Melelahkan badan dengan kebatilan; 4) Minimnya pengetahuan antara siapa kawan dan lawan; 5) Menyia-nyiakan rahasia.” [Sumber: Bahjatul Majalis, jilid 3, hlm. 139]
Untuk menyikapi secara bijaksana, orang-orang jahil di sekitar kita, paling tidak kita harus memahami dua hal berikut:
1. Jangan Bersedih dengan Ucapan Manusia Tentangmu
Al-Imam Ibnu Muflih rahimahullahu berkata:
Artinya:
“Jangan membuatmu bersedih ucapan manusia tentangmu, kalau itu dusta maka itu kebaikan yang engkau tidak mengamalkannya. Kalau itu benar, maka itu kejelekan yang disegerakan balasannya.” [Sumber: al-Adab asy-Syar’iyyah, jilid 1, hlm. 12]
2. Setiap Teman Memiliki Aib
Syaikh Fudhail bin Iyyadh rahimahullah berkata:
Artinya:
“Barang siapa yang mencari teman yang tidak memiliki aib, niscaya dia tidak akan memiliki teman.” [Sumber: Raudhatul Uqala’, hlm. 169]
Demikianlah sedikit catatan nasehat pergaulan, semoga kita semua terhindarkan dari orang jahil yang berpotensi membuat kita masuk dalam circle kejahilan. Semoga bermanfaat adanya. Barakallahu fiikum. (*)
(* Muhammad Farid Wajdi, Guru/Pengasuh Ponpes Modern Putri IMMIM Pangkep, Sulsel.