Selasa, 06 Okt 2026
  • Pondok Pesantren Putri IMMIM Pangkep, Pesantren yang khusus menerima santri putri ini, kampusnya berada di bilangan jalan poros Kecamatan Minasatene Kabupaten Pangkep

Pengaruh Tilawah Al-Qur’an terhadap Kesehatan Tubuh

Pengaruh Tilawah Al-Qur'an terhadap Kesehatan Tubuh

Oleh: Muhammad Farid Wajdi *)

Related Post: Teruslah Tilawah Al-Qur’an, Insya Allah sembuh dari Penyakit

BLOGGURU – Ingin selalu sehat, baik fisik maupun jiwa, maka sering-seringlah tilawah Al-Qur’an. Ya, dengan membaca, tadarrus dan mentadabburi Al-Qur’anul Karim, maka kesehatan tubuh akan menjadi lebih baik. Hal ini sudah jelas dan tegas dinyatakan Allah dan RasulNYA, bahwa Al-Qur’an itu “Syifa”, obat bagi seorang muslim yang rajin membacanya. Itu pula sebabnya, salah satu pengobatan ala nabi, “Thibbun Nabawi” adalah Ruqyah Syar’iyyah, yaitu mengobati dengan membacakan Ayat-ayat Suci Al-Qur’an.

Kemukzijatan Al-Qur’an sudah diketahui dunia ilmiah saat ini, dan membuat mereka para ilmuwan terpesona atas keilmiahan dan kemukjizatan Al Qur’an tersebut. Banyak juga ilmuwan Barat yang menemukan hidayah dan akhirnya masuk Islam karena bukti keilmiahan Al-Qur’anul Karim, salah satunya keilmiahannya dalam dunia pengobatan. Prof. Dr. dr. Suzane Moore, Ph.D telah merilis dalam journalnya dengan berkata, “Ini sebuah kitab yang menakjubkan karena terbukti kemukjizatannya.”

Lebih lanjut Prof. Dr. dr. Suzane Moore, Ph.D mengungkapkan bahwa dirinya telah membuktikan bagaimana Al Qur’an merupakan sebuah obat penyakit manusia. “Suara yang keluar dari tilawah Al-Qur’an seseorang akan melayang ke udara dan kemudian masuk melewati telinga selanjutnya diserap oleh tubuh. Kemudian ia masuk ke sel-sel yang ada dalam tubuh kita. Suara yang terdengar dengan irama dan frekuensi tertentu mengandung informasi spesifik sehingga dapat memberi rangsangan kepada sel-sel dalam tubuh kita,” jelasnya.

Ia menyatakan, Al Qur’an yang tersusun secara sistematik dengan irama indah karena bacaan yang tartil dan pengulangan kata-katanya, sungguh menakjubkan. Karena ayat-ayat itu membuat sel-sel dalam tubuh bisa melawan penyakit-penyakit yang berbahaya. “Dengan bahasa yang menyentuh, ternyata mengandung informasi spesifik pada setiap ayat-ayatnya. Dengan informasi yang spesifik ini bisa membuat sel-sel yang sakit menjadi sembuh,” lanjutnya.

Hasil penelitian terkini juga terungkap salah satunya oleh Prof. Dr. dr. Abraham Nicole, Ph.D, yang mengatakan, “Sel-sel darah merah yang telah dibacakan ayat-ayat Al Qur’an dengan bacaan tartil artinya bacaan yang indah dengan memakai kaidah Tahsin Tajwid, memperlihatkan respon tertentu sehingga sel-sel kanker pun bunuh diri,” jelasnya.

Tak hanya itu, penelitian juga dilakukan Prof. Dr. dr. Victor Iron, Ph.D, USA, yang menyatakan bahkan virus auto imun pun lenyap. Penelitian lainnya membuktikan bahwa sel-sel kanker ganas menjadi normal kembali dengan bacaan ayat-ayat Al Qur’an.

Menurut sebuah studi ilmiah Efek Terapi Membaca Alquran: Sebuah Studi Ilmiah yang dilakukan oleh Dr Ahmed Al-Qadhi di Klinik Besar Florida, Amerika Serikat membuktikan bahwa perubahan fisiologis terjadi pada sistem saraf otak dari sampel pasien yang mendengarkan pembacaan Al-Qur’an ketika sedang dipantau oleh sistem yang sangat canggih di klinik yang terletak di Panama City, Florida. Studi ini melakukan 120 eksperimen pada lima relawan dari dua jenis kelamin, dari kelompok usia yang berbeda, baik muslim maupun non-muslim, serta baik yang mengerti Bahasa Arab maupun yang tidak mengerti Bahasa Arab. Percobaan yang dilakukan melibatkan pembacaan Ayat-ayat suci Al-Qur’an bersama dengan teks Arab biasa.

Menurut Every Muslim, para objek percobaan tidak bisa membedakan antara bacaan Al-Qur’an dan teks Arab biasa. Namun percobaan yang dilakukan oleh Dr Ahmed Al-Qadhi membuktikan bahwa ada 97 persen efek positif pada subjek percobaan yang mendengarkan bacaan dari Al-Qur’an dibandingkan dengan yang hanya mendengarkan teks Arab biasa. Ini membuktikan bahwa mendengarkan Al-Qur’an bisa menjadi obat.

Sementara itu, dilansir dari situs Research Gate, Dr Ahmed Al-Qadhi berhasil membuktikan bahwa mendengarkan bacaan ayat-ayat Al-Qur’an, baik mereka yang bisa berbahasa Arab maupun tidak, dapat merasakan perubahan psikologis yang sangat besar.

Para objek penelitian yang mendengarkan bacaan Al-Qur’an mengalami penurunan depresi, penurunan kesedihan, meningkatnya ketenangan jiwa, menangkal berbagai macam penyakit. Ini merupakan dampak yang dirasakan orang-orang yang menjadi objek penelitiannya. Dari hasil percobaannya disimpulkan bawah bacaan Al-Qur’an berpengaruh besar hingga 97 persen dapat melahirkan ketenangan jiwa dan penyembuhan penyakit.

Sejatinya, penemuan Dr Ahmed Al-Qadhi ini bukan satu-satunya. Penemuan yang sama juga dilakukan oleh peneliti lainnya. Yakni penemuan yang dilakukan oleh Muhammad Salim yang dipublikasikan oleh Universitas Boston. Baik Dr Ahmed Al-Qadhi dan Muhammad Salim membuktikan bahwa membaca Al-Qur’an dengan bersuara bisa menimbulkan vibrasi yang mampu membikin sel-sel yang rusak di tubuh manusia jadi sembuh dan bisa bekerja dengan baik.

Lihat pula: Terapi Al-Baqarah dalam Ruqyah Syar’iyyah

Hal ini sesuai dengan firman Allah SWT dalam Alquran Surat Al-Isra Ayat 82:

 

وَنُنَزِّلُ مِنَ ٱلْقُرْءَانِ مَا هُوَ شِفَآءٌ وَرَحْمَةٌ لِّلْمُؤْمِنِينَ ۙ وَلَا يَزِيدُ ٱلظَّٰلِمِينَ إِلَّا خَسَارًا

 

Artinya:

Dan Kami turunkan dari Al-Qur’an suatu yang menjadi penawar (obat) dan rahmat bagi orang-orang yang beriman dan Al-Qur’an itu tidaklah menambah kepada orang-orang yang zalim selain kerugian.

Oleh karena itu, bagi orang-orang yang sedang merasa stres, gelisah, cemas, menderita bahkan sakit, alangkah baiknya kita isi hari-hari work from home (WFH) kita dengan banyak membaca dan mendengarkan Al-Qur’an di tengah pandemi corona ini. Sebab Al-Qur’an selain kitab suci juga merupakan obat bagi kita, baik penyakit hati maupun penyakit badan. Selamat mencoba!

Semoga Allah mudahkan kita untuk selalu menjadikan Al Qur’an solusi dari setiap permasalahan kita. Barakallahu fiikum. (*)

 

(* Muhammad Farid Wajdi, Guru Al-Qur’an-Hadits/Pengasuh Pontren Modern Putri IMMIM Minasatene-Pangkep.

 

Immim pangkep

Tulisan Lainnya

Terjemah Jawahirul Kalamiyah – 5
Oleh : Immim pangkep

Terjemah Jawahirul Kalamiyah – 5

0 Komentar

KELUAR