Rabu, 07 Okt 2026
  • Pondok Pesantren Putri IMMIM Pangkep, Pesantren yang khusus menerima santri putri ini, kampusnya berada di bilangan jalan poros Kecamatan Minasatene Kabupaten Pangkep

Terjemah Kitab Akhlaq Lil Banin – Djuz 1 (8): Sopan Santun terhadap Pelayan dan Anak yang Suka Menganggu

Terjemah Kitab Akhlaq Lil Banin – Djuz 1 (8):  Sopan Santun terhadap Pelayan dan Anak yang Suka Menganggu

BLOGGURU – Berikut ini terjemah dari Kitab Dasar Akhlaq – Djuz 1 yang diperuntukkan bagi Anak Laki-laki (Remaja Putra pada khususnya), yang diajarkan kitabnya pada banyak Pondok Pesantren atau Madrasah setingkat Ibtidaiyah dan Tsanawiyah.

21. Sopan Santun Anak terhadap Pelayannya 

Pelayanmulah yang bekerja di rumahmu dan mengaturkan perabotnya serta membersihkan halamannya dan menyapu lantainya. Ayahmu menyuruhnya dalam kebutuhan-kebutuhanya. Begitu pula pelayan perempuanmu. Dia lah yang memasak makananmu dan mencucikan pakaian – pakaianmu, membantu ibumu dalam pekerjaan – pekerjaannya dan pergi ke pasar setiap hari.

Maka wajiblah engkau menggunakan akhlak yang baik terhadap pelayan laki – laki dan pelayan perempuan. Apabila engkau menyuruh sesuatu kepada salah seorang dari mereka, maka berbicaralah padanya dengan lemah lembut dan janganlah mengganggunya atau bersikap sombong terhadapnya.

Apabila ia bersalah, janganlah engkau membentaknya, tetapi ingatkan dia atas kesalahannya dengan lemah lembut, dan maafkan dia. Apabila engkau bersalah, maka katakanlah yang sebenarnya dan janganlah menghubungkan kesalahan itu kepada pelayan.

Apabila engkau memanggilnya dan ia tidak menjawab dengan segera, maka janganlah marah kepadanya, karena mungkin saja ia tidak mendengar suaramu. Begitu pula jika engkau menyuruhnya untuk melakukan sesuatu lalu ia berlambat – lambat, maka jangan terburu – buru menegurnya, mungkin saja ia berhalangan.

Waspadalah jangan memukulnya atau memakinya atau meludahi wajahnya. Tidaklah seorang melakukan itu, kecuali anak yang buruk akhlaknya dan akan dibenci semua orang. Janganlah duduk bersama pelayan dan jangan pula berbicara kepadanya kecuali seperlunya. Janganlah engkau bergurau bersamanya agar ia tidak berani kepadamu atau engkau mendengar perkataan yang tidak pantas darinya.

22. Anak yang Suka Mengganggu 

Salah seorang kaya mempunyai anak yang buruk kelakuannya. Ia suka membanggakan dirinya, gemar mengganggu orang lain, terutama pelayan. Ayahnya sering menasihatinya, tetapi ia tidak mau mendengarkan nasihatnya.

Pada suatu hari, ayah berkata kepadanya, “Dengarlah wahai anakku, sebagaimana engkau tidak suka diganggu orang lain, maka janganlah engkau mengganggu orang lain. Karena mengganggu orang lain adalah kelakuan yang sangat buruk dan menunjukkan pendidikan yang buruk. Hati – hatilah agar tidak menghina para pelayan dan tidak bersikap sombong terhadap mereka. Mereka adalah manusia seperti kita dan mempunyai perasaan seperti perasaan kita juga.”

Ketika anak itu mendengar nasihat ayahnya pada kali ini, ia pun sangat terkesan dan bertaubat atas kebiasaannya yang buruk. Dan jadilah ia anak yang baik akhlaknya, kasihan kepada para pelayan serta tidak mengganggu mereka. (*)

(Bersambung …. )

Immim pangkep

Tulisan Lainnya

0 Komentar

KELUAR