Selasa, 06 Okt 2026
  • Pondok Pesantren Putri IMMIM Pangkep, Pesantren yang khusus menerima santri putri ini, kampusnya berada di bilangan jalan poros Kecamatan Minasatene Kabupaten Pangkep

Terjemah Matn Shofwatu Zubad (Nadzom Fiqh Syafi’iyah) – 25-26: Bab Shalat Gerhana dan Istisqa’

Terjemah Matn Shofwatu Zubad (Nadzom Fiqh Syafi’iyah) – 25-26: Bab Shalat Gerhana dan Istisqa'

Oleh: Muhammad Farid Wajdi *)

BLOGGURU – Sudah kenal Kitab Matn Shofwatu Zubad atau lebih populer disebut Nadzom Zubad? Ya, Kitab Matn Zubad berisi nadzom (syair) puisi yang terdiri dari 1.000 bait lebih tentang Fikih Syafi’iyah. Kitab Matn Fikih ini populer diajarkan di Pondok Pesantren karena mudah dihafalkan dalam bentuk nadzom.  Meski begitu Matn Zubad ini tak hanya menguraikan bait-bait syair tentang fiqih, akan tetapi juga mengandung materi Bab Tauhid dan Tasawuf. Secara umum kitab Zubad dapat kita bagi menjadi tiga bagian yakni bagian bab aqidah/tauhid di bagian awal kitab, bab fiqih asy-Syafi’iyah di bagian tengah dan bab tasawuf di bagian akhir kitab. Sehingga mempelajari Matn Zubad, akan terasa lebih lengkap pemahaman khazanah keilmuan Islam kita, karena  isinya mencakup semua materi dasar yang wajib diketahui sebagai umat Islam yaitu: ‘Aqidah, Fiqih dan Tasawuf.

Matan Zubad adalah hasil karya Abu al-Abbas Ahmad ibn Hussein ibn Hasan ibn ‘Ali ibn Yusuf ibn ‘Ali ibn Arsalan al-Ramli [753H -844H] atau lebih dikenal dengan nama Ibnu Ruslan. Beliau lahir di Ramlah, Palestina dan wafat di Baitulmaqdis, Palestina. Matan Zubad ini banyak disyarahkan oleh para ulama seperti Ghayah al-Bayan fi Syarh Zubad Ibn Ruslan oleh al-‘Allamah Syamsuddin al-Ramli, Mawahib al-Shomad fi Hal Alfaadz al-Zubad oleh Syaikh Ahmad al-Hijazi al-Fasyani, Ifaadah al-Saadah al-Umad bi Taqrir Ma’ani Nazam al-Zubad oleh al-‘Allamah al-Sayyid Muhammad bin Ahmad bin ‘Abd al-Baari al-Ahdal, Faidh al-Manan Syarh Zubad Ibn Ruslan oleh al-‘Allamah al-Sayyid Yusuf bin Muhammad al-Bathah al-Ahdal dan lain-lain lagi.

Berikut ini Terjemah Matn Shofwatu Zubad (Nadzom Fiqh Syafi’iyah) – 25-26: Bab Shalat Gerhana dan Istisqa’ (Bait 392-399)

 

{ﻗﺎﻟﻮا ﺳﺒﺤﺎﻧﻚ ﻻ ﻋﻠﻢ ﻟﻨﺎ ﺇﻻ ﻣﺎ ﻋﻠﻤﺘﻨﺎ ﺇﻧﻚ ﺃﻧﺖ اﻟﻌﻠﻴﻢ اﻟﺤﻜﻴﻢ}

ﺑﺎﺏ ﺻﻼﺓ اﻟﺨﺴﻮﻑ ﻭاﻟﻜﺴﻮﻑ

Bab Shalat Gerhana Bulan dan Shalat Gerhana Matahari

 

ﺫﻱ ﺭﻛﻌﺘﺎﻥ ﻭﻛﻼ ﻫﺎﺗﻴﻦ … ﺣﻮﺕ ﺭﻛﻮﻋﻴﻦ ﻭﻗﻮﻣﺘﻴﻦ

 

Artinya:

392. Shalat gerhana itu dua rakaat, dan kedua rakaat itu (dalam setiap rakaatnya) memiliki dua kali ruku’ dan dua kali berdiri (dua kali membaca al-Fatihah)

 

ﻭﺳﻦ ﺗﻄﻮﻳﻞ اﻗﺘﺮا اﻟﻘﻮﻣﺎﺕ … ﻭﺳﺒﺤﺔ اﻟﺮﻛﻌﺎﺕ ﻭاﻟﺴﺠﺪاﺕ

 

Artinya:

393. Dan sunnah memanjangkan bacaan saat berdiri dan (memperpanjang) tasbih pada ruku’-ruku’ dan sujud-sujudnya

 

ﻭاﻟﺠﻬﺮ ﻓﻲ ﻗﺮاءﺓ اﻟﺨﺴﻮﻑ … ﻟﻘﻤﺮ ﻭاﻟﺴﺮ ﻓﻲ اﻟﻜﺴﻮﻑ

 

Artinya:

394. Dan (sunnah) mengeraskan bacaan dalam gerhana bulan, dan melirihkan bacaan pada gerhana matahari

 

ﻭﺧﻄﺒﺘﺎﻥ ﺑﻌﺪﻫﺎ ﻛﺎﻟﺠﻤﻌﺔ … ﻗﺪﻡ ﻋﻠﻰ ﻓﺮﺽ ﺑﻮﻗﺖ ﻭﺳﻌﻪ

 

Artinya:

395. Dan (sunnah) mengerjakan dua khutbah setelahnya seperti Jum’at dan (sunnah) mendahulukan (shalat gerhana) atas shalat fardlu jika waktunya masih luas

ﺑﺎﺏ ﺻﻼﺓ اﻻﺳﺘﺴﻘﺎء

 

Bab Shalat Istisqa’ (Shalat Memohon Diturunkannya Hujan)

 

ﺻﻞ ﻛﻌﻴﺪ ﺑﻌﺪ ﺃﻣﺮ اﻟﺤﺎﻛﻢ … ﺑﺘﻮﺑﺔ ﻭاﻟﺮﺩ ﻟﻠﻤﻈﺎﻟﻢ

 

Artinya:

396. Shalat Istisqa’ dilakukan seperti shalat Id setelah datang perintah dari penguasa (kepada seluruh orang) untuk bertaubat dan mengembalikan hak-hak orang yang telah dizalimi

 

ﻭاﻟﺒﺮ ﻭاﻹﻋﺘﺎﻕ ﻭاﻟﺼﻴﺎﻡ … ﺛﻼﺛﺔ ﻭﺭاﺑﻊ اﻷﻳﺎﻡ

 

Artinya:

397. Dan melakukan kebaikan, membebaskan budak, dan puasa tiga hari. Dan pada hari keempatnya

 

ﻓﻠﻴﺨﺮﺟﻮ ﺑﺒﺬﻟﺔ اﻟﺘﺨﺸﻊ … ﻣﻊ ﺭﺿﻊ ﻭﺭﺗﻊ ﻭﺭﻛﻊ

 

Artinya:

398. Hendaklah keluar semua orang dengan pakaian yang sederhana, dengan khusyu’, bersama dengan para bayi yang menyusu dan hewan-hewan ternak

 

ﻭاﺧﻄﺐ ﻛﻤﺎ ﻓﻲ اﻟﻌﻴﺪ ﺑﺎﺳﺘﺪﺑﺎﺭ … ﻭﺃﺑﺪﻝ اﻟﺘﻜﺒﻴﺮ ﺑﺎﺳﺘﻐﻔﺎﺭ

 

Artinya:

399. Dan berkhutbahlah sebagaiman pada shalat Id dengan membelakangi qiblat dan gantilah takbir (pada dua khutbah Id) dengan istighfaar.

(***)

 

(* Muhammad Farid Wajdi, Guru Fikih/Pengasuh Ponpes Modern Putri IMMIM Minasatene-Pangkep.

 

Immim pangkep

Tulisan Lainnya

0 Komentar

KELUAR