
Oleh: Muhammad Farid Wajdi *)
Related Post: Tema Lokal dan Kuliner Tradisional dalam Liputan Khusus Ramadhan
BLOGGURU – Seberapa penting dan utama seseorang memberi atau menyajikan hidangan berbuka puasa bagi yang berpuasa di Bulan Ramadhan? Al-Khatīb Asy-Syirbīniyy (wafat tahun 977 H) mengatakan : ” Dan disunnahkan untuk memberi hidangan berbuka untuk orang yang berpuasa dengan :
1. Memberi makanan yang membuat mereka kenyang, berdasarkan hadits : ” Barangsiapa yang memberikan makan berbuka pada orang yang berpuasa, maka ia mendapat pahala orang yang berpuasa, tanpa mengurangi sedikitpun pahala orang yg berpuasa tersebut“ diriwayatkan oleh at-Tirmidzi dan beliau menshahihkannya.
2. Bila ia tak mampu memberi makanan yang mengenyangkannya, maka ia bisa memberi mereka hidangan berbuka dengan satu tegukan air atau sebutir kurma, atau yang semisalnya. ︎ berdasarkan riwayat : bahwasanya sebagian sahabat berkata : “Wahai Rasulullah, tidak setiap kami menjumpai makanan yang bisa diberikan untuk orang yang berpuasa sebagai hidangan berbuka “, maka Nabi berkata : “Allah akan memberi pahala ini bagi orang yang memberikan hidangan berbuka pada yang berpuasa dengan sebutir kurma, seteguk air, atau susu yang dicampur dengan air”
Maka demikianlah apa yang penulis dari Kitab Mughnil Muhtāj, cetakan al-maktabah al-islamiyyah Kairo (jilid 2/232)
Sebagai bekal puasa dan menjalani hari-hari penuh berkah di Bulan Ramadhan, berikut ini penulis melampirkan beberapa artikel/e-Book yang bisa dibaca didownload. Silakan dishare pula. Barangsiapa yang Allah kehendaki kebaikan pada seorang hamba, niscaya Allah akan memberikannya kepahaman dalam (perkara) agama (Hadits Riwayat Bukhori)
– Doa dan Dzikir terkait Puasa_dari Kitab al-Adzkar Imam Nawawi
– e-Book bekal Puasa_At Taqrurat as Sadidah_disusun oleh Fawaed Syafi’iyah
– Masalah-masalah Kontemporer seputar Pembatal Puasa
– Pembatal Puasa Ramadhan dan Konsekuensinya
Barakallahu fiikum.
(* Muhammad Farid Wajdi, Guru/Pengasuh Pontren Modern Putri IMMIM Minasatene-Pangkep