Selasa, 06 Okt 2026
  • Pondok Pesantren Putri IMMIM Pangkep, Pesantren yang khusus menerima santri putri ini, kampusnya berada di bilangan jalan poros Kecamatan Minasatene Kabupaten Pangkep

Menjadi Narasumber Sejarah Masuk dan Berkembangnya Islam di Pangkep

Menjadi Narasumber Sejarah Masuk dan Berkembangnya Islam di Pangkep

Oleh: Muhammad Farid Wajdi *)

Related Post: Pangkep dan Maros dalam Catatan Sejarah Kekaraengan

BLOGGURU – Alhamdulillah, satu kesyukuran dan kebahagiaan tersendiri penulis masih diberikan kesehatan, waktu luang dan kesempatan untuk menulis serta berbagi artikel dan esai khazanah keilmuan Islam, termasuk sejarah lokal Sulawesi Selatan, dan terkhusus lagi Sejarah Masuk dan Berkembangnya Islam di Kabupaten Pangkep.

Beberapa waktu lalu, Wahyullah, jurnalis MUI Pangkep TV mewawancarai penulis terkait Sejarah Masuk dan Berkembangnya Islam di Kabupaten Pangkep (Sesi 1) dan Puang Awalli dan Cahaya Ulama dari Pangkep (Sesi 2). Video Hasil Wawancara tersebut bisa disaksikan di Channel MUI Pangkep TV.

Sebagai salah satu kabupaten yang masyarakatnya dikenal religius dalam wilayah Sulawesi Selatan, Kabupaten Pangkep memiliki sejarah panjang tentang masuk dan berkembangnya Islam, bahkan jauh lebih tua dan lama dibandingkan Gowa-Tallo (Kerajaan Makassar), kerajaan yang pernah memproklamirkan diri sebagai “Kerajaan Islam” yang terbesar dan pernah berjaya di Nusantara bagian timur. Hal inilah yang penulis uraikan pada sesi pertama pengambilan video.

Selengkapnya bisa dilihat pada video berikut:

Pada sesi kedua, penulis menjelaskan tentang kehadiran Puang Awalli yang merintis pengajian dan dakwah di Sulawesi Selatan, dengan membuka “Tudang Pangngaji Kitta” di Pulau Salemo dan Sabutung. Dari kedua pulau inilah kemudian menebarkan cahaya Islam dan berkah tersebarnya ulama ke berbagai daerah di Sulawesi Selatan dan Barat.

Selengkapnya bisa dilihat pada video berikut:

Demikian catatan singkat ini, terima kasih atas perhatiannya dan ditunggu komentarnya di Youtube, Channel MUI Pangkep TV. Semoga bermanfaat adanya. Barakallahu fiikum.

 

Minasatene-Pangkep, 3 Februari 2025/4 Sya’ban 1446 H

 

(* Muhammad Farid Wajdi, Guru/Pengasuh Ponpes Modern Putri IMMIM Minasatene-Pangkep.

 

 

KELUAR