
Oleh: Muhammad Farid Wajdi *)
BLOGGURU – Alhamdulillah, stau kesyukuran dan kebahagiaan tersendiri, penulis—sebagaimana tahun-tahun sebelumnya—masih dipercayakan oleh Civitas Akademika Sekolah Tinggi Agama Islam Darud Da’wah wal Irsyad (STAI DDI) Kabupaten Pangkep untuk mengisi materi/menjadi pembicara dalam Diklat Kader Dasar Komisariat Ikatan Mahasiswa DDI STAI DDI Pangkep untuk Angkatan XVIII bertema, “Mengokohkan Peran Kader dalam Dakwah dan Pembinaan Umat”, yang dilaksanakan di Aula Kampus STAI DDI Pangkep tersebut, pada Hari Sabtu, Tanggal 14 September 2024, Pukul 16.00 WITA sampai selesai.
Menjadi Pemateri dalam DKD IMDI STAI DDI Pangkep setiap tahunnya bagi penulis, sebagai suatu “panggilan almamater” yang harus ditunaikan, dan boleh jadi juga penulis dianggap sebagai satu-satunya orang yang tepat membawakan materi, “Sejarah dan Nilai-nilai Kearifan Budaya Pangkep”. Panggilan menjadi pemateri dalam DKD IMDI STAI DDI Pangkep, juga penulis anggap sebagai ajang silaturrahim agar tidak terputus hubungan atau komunikasi dengan almamater tercinta.
Karena waktu terbatas, penulis umumnya menjelaskan materi “Sejarah dan Nilai-nilai Kearifan Budaya Pangkep”, memulainya dari pemahaman dasar tentang akronim kata “Pangkajene dan Kepulauan” yang berasal dari gabungan dua kesatuan wilayah, Regentschappen Onderafdeeling Pangkajene yang digabung dengan Onderafdeeling Pulau-pulau. Penamaan dan Penyatuan dua kesatuan wilayah menyiratkan pemaknaan terhadap asal usul daerah Pangkep, baru kemudian sejarah masing-masing kecamatan yang termaktub didalamnya, dengan pendekatan “etno-linguistik”.

Penulis di Kampus STAI DDI Pangkep. (foto: ist/*)
Untuk lebih jelasnya, penulis melampirkan beberapa tulisan/link postingan tentang Sejarah dan Nilai-nilai Kearifan Budaya Pangkep:
Ingatan Sosial tentang Sungai Pangkajene dan Sekitarnya
Mengenal Lebih Dekat Minasatene
Pangkep Masa Lampau Berkilauan Emas
Pangkep lebih dulu terima Islam dibanding Gowa
Eksotisme, Narasi Sejarah, dan Wisata Sungai di Pangkajene
Narasi Ebi Keturunan Melayu di Pangkep
Semoga bermanfaat adanya. Barakallahu fiikum. (*)
(* Muhammad Farid Wajdi, Guru/Pengasuh Ponpes Modern Putri IMMIM Minasatene-Pangkep.