Rabu, 07 Okt 2026
  • Pondok Pesantren Putri IMMIM Pangkep, Pesantren yang khusus menerima santri putri ini, kampusnya berada di bilangan jalan poros Kecamatan Minasatene Kabupaten Pangkep

Menulis Puisi “Hamalatil Qur’an”

Menulis Puisi “Hamalatil Qur’an”

Oleh: Muhammad Farid Wajdi *)

Related Post: Membaca Puisi tidak harus Berteriak-teriak!

BLOGGURU – Alhamdulillah, satu kesyukuran dan kebahagiaan tersendiri diberikan waktu luang dan kesempatan menulis puisi untuk anakda, Khanza Aska Sitara Hidayat, Santriwati Kelas VIII Ponpes Modern Putri IMMIM Minasatene-Pangkep. Karya puisi dari penulis ini dibacakan/dilombakan dalam Musabaqah Puisi, yang diselenggarakan oleh Ma’had Darul Marhamah, Makassar, dari tanggal 31 Oktober – 3 November 2023. Saat pengumuman Lomba Pembacaan Puisi “Hamalatil Qur’an” ini berhasil meraih Juara 2.

Berikut ini puisi karya penulis tersebut:
Puisi “Hamalatil Qur’an”

Karya: Etta Adil / Dibacakan oleh: Khanza Aska Sitara Hidayat

Akulah jiwa yang merdeka
Dikarenakan mengakrabkan diri dengan Kalam Ilahi
Tercerahkan oleh Ayat-ayat Suci
Menyadarkan diri sebagai insan ciptaan Rabbul Izzati

Akulah jiwa yang merdeka
Yang hanya menyerahkan penghambaan diri kepada Ilahi
Dalam Ruku’ dan Sujud fardhu lima waktu
Pada Diri yang sadar akan kembali di akherat nanti

Akulah jiwa yang merdeka
Yang hanya akan tunduk pada aturan ilahi
Pada ayat-ayat Al-Qur’an yang menundukkan ego dan jiwa insani
Pada Diri yang rindu istiqamah di jalan Qur’ani

Akulah jiwa yang merdeka
Yang selalu rindu terisak di sepertiga malam
Tak kuat menahan derita dan azab bakal menimpa di akherat nanti
Ketakutan yang tak tertahankan, terbakar dalam kubangan api neraka.

Akulah jiwa yang merdeka
Yang selalu merindukan Rahman dan RahimNYA
Menghadapkan diri ke arah kiblat
Mengharap kelak syurga, di Taman Firdaus bersama keluarga tercinta

Akulah jiwa yang merdeka
Yang berharap dapat memakaikan mahkota kemuliaan di kepala orangtua
Karena Hamalatil Qur’an, karena cinta Al-Qur’an
Berharap syafaat Allah lewat kecintaan kepada Al-Qur’an

Akulah jiwa yang merdeka
Yang hanya berharap dimerdekakan oleh Allah, Yang Maha Gagah lagi Maha Kuasa
Dengan ampunan dan ridhaNYA, tak takut selamanya terbelenggu syaitan
Merdeka selamanya, karena kecintaan, amal dan kebaikan yang diajarkan dalam Al-Qur’an.

(***)

2 Putri IMMIM Pembaca Puisi, Khanza Azka Sitara Hidayat dan Haika Blingsia Tenri Betta. (foto: ist/*)
2 Putri IMMIM Pembaca Puisi, Khanza Azka Sitara Hidayat dan Haika Blingsia Tenri Betta. (foto: ist/*)

 

KELUAR