
Oleh: Muhammad Farid Wajdi *)
Related Post: Short Course MAP Academy: Modern and Contemporary Indian Art
BLOGGURU – Alhamdulillah, satu kesyukuran dan kebahagiaan tersendiri dapat menyelesaikan Short Course “A History of Indian Craft: 1850s to the Present” di MAP Academy ditengah-tengah kesibukan mengajar dan ngeblog setiap harinya. Short Course ini adalah short course online yang ditawarkan oleh MAP Academy (bagian dari Museum of Art & Photography, India). Lihat: MAP Academy+2MAP Academy+2
Short Course ini, “A History of Indian Craft: 1850s to the Present”, materinya berupa rangkaian kuliah terekam (recorded lectures) dan bersifat bebas biaya (free of charge) dengan pembicara utama Dr. Annapurna Garimella, serta sejumlah pembicara tamu seperti Nadine Zubair, Nia Thandapani, Amanda Lanzillo, Laila Tyabji, Sudheer Rajbhar, dan lain-lain. Setelah kelulusan (menyelesaikan semua modul dan kuis), peserta akan memperoleh Sertifikat Kelulusan (Certificate of Completion) dari MAP Academy.
Selengkapnya Lihat: MAP Academy+1 atau MAP Academy
“Dive into the world of craft through this series of lectures, presented by Annapurna Garimella, and featuring notable practitioners and scholars such as Nadine Zubair, Nia Thandapani, Amanda Lanzillo, Laila Tyabji and Sudheer Rajbhar. If you’ve ever been curious about the popularity of blue jeans, sustainable consumerism or craftsperson-designer collaborations, this is your gateway to unravelling some of the complex histories in modern India. Beginning with 19th-century colonial developments in England and the Indian subcontinent, to contemporary movements, you will learn about the pivotal roles played by craft communities, designers, policymakers, collectors and activists in shaping the field. The course also considers how museums, schools, exhibitions, NGOs and the market shape historical narratives of craft, with reference to art, architecture, design and religious faith. “
Apa saja Isi & Struktur Kursus? Berikut ini garis besar konten dan susunan kursus, “A History of Indian Craft: 1850s to the Present”:
Tujuan/ Learning Outcomes:
Peserta kursus ini diharapkan: (1) Memahami berbagai cara berpikir tentang kerajinan dan pembuat kerajinan, (2) Mengetahui dampak kolonialisme dan industrialisasi terhadap praktik kerajinan pada abad ke-19. (3) Memahami peran kerajinan dalam gerakan kemerdekaan India dan dalam pembentukan narasi nasional. (4) Memahami relasi kerajinan dengan pasar, institusi (museum, sekolah), kolektor, aktivis, dan perubahan zaman. (5) Mengenal tokoh-tokoh penting yang memperjuangkan pengakuan pembuat kerajinan. (6) Menelusuri inisiatif kontemporer yang menuntut kontrol atas pasar kerajinan dan pemilikan atas warisan kerajinan. Lihat: MAP Academy atau MAP Academy+1
e Content – Expand All (Modul/Materi):
Untuk mengikuti kursus ini yang bersifat asynchronous, peserta dapat mengikuti materi sesuai waktu mereka sendiri, sebagaimana halnya penulis yang menyelesaikannya dalam dua (2) hari, menonton Materi berupa video kuliah + slide + bahan pendukung, juga sekalian bisa mengikuti forum diskusi online agar peserta dapat berdiskusi, bertanya, berinteraksi antar peserta atau instruktur. Peserta disarankan mengikuti modul secara berurutan agar alur sejarah dan ide lebih mudah dipahami. Lihat: MAP Academy
Siapa saja yang menjadi target dan penerima manfaat dari Short Course ini? Kursus ini terbuka untuk semua kalangan, baik pemula maupun yang sudah punya latar belakang studi seni, kerajinan, sejarah seni, atau disiplin sejenisnya. Cocok bagi siapa saja yang tertarik memahami sejarah kerajinan India, hubungan antara kerajinan dan kolonialisme, dampak modernisasi terhadap kerajinan tradisional, serta bagaimana wacana kerajinan dikonstruksi dalam institusi seperti museum atau pasar. Kursus jangka pendek ini berguna sebagai landasan teoritik dan kontekstual untuk penelitian, penulisan, pengajaran, atau praktik kerajinan / desain India. Selengkapnya Lihat di: MAP Academy+1
Lihat disini: Muhammad-Farid-Wajdi-A-History-of-Indian-Craft-1850s-to-the-Present-Craft-Course-MAP-Academy.pdf
Demikian catatan singkat ini sebagai pengingat kegiatan ilmiah yang telah diikuti. Semoga bermanfaat adanya bagi siapa saja yang tertarik dan berminat mengikutinya. Barakallahu fiikum. (*)
Minasatene-Pangkep, 26 September 2025
(* Muhammad Farid Wajdi, Guru/Pengasuh Ponpes Modern Putri IMMIM Minasatene-Pangkep, Sulsel.