Rabu, 07 Okt 2026
  • Pondok Pesantren Putri IMMIM Pangkep, Pesantren yang khusus menerima santri putri ini, kampusnya berada di bilangan jalan poros Kecamatan Minasatene Kabupaten Pangkep

Meraih Badge “Forensic Psychology” dari OpenLearn the Open University

Meraih Badge "Forensic Psychology" dari OpenLearn the Open University

Oleh: Muhammad Farid Wajdi *)

BLOGGURU – Alhamdulillah, satu kesyukuran dan kebahagiaan tersendiri ditengah kesibukan mengajar dan ngeblog, penulis dapat menuntaskan satu free course yang penting dalam Bidang Ilmu Psikologi, yaitu “Forensic Psychology” dari OpenLearn the Open University, England pada Hari Ahad, 24 Agustus 2025

Kursus “Forensic Psychology” ini mengajak menjelajahi cara kerja pikiran sendiri, dan menemukan bagaimana keterbatasan otak manusia dapat menyebabkan kesalahan hukum yang fatal. Meskipun ilmu forensik telah berkembang pesat, kesaksian para saksi mata tetap menjadi komponen penting dalam investigasi kriminal. Penelitian psikologis telah mengungkap bahaya mengandalkan bukti yang diperoleh dari seorang saksi mata dan juga betapa berhati-hatinya polisi saat menginterogasi saksi.

Untuk menyelesaikan free course “Forensic Psychologi”, mendapatkan “Statement of Participation” dan Badge-nya, dapat diselesaikan dalam waktu 8 pekan (eight weeks), dengan konten sebagai berikut: Introduction and guidance, Week 1: Introduction to eyewitness psychology, Week 2: Initial statements, Week 3: Seeing and not seeing, Week 4: Interviewing witnesses, Week 5: Making and recognising faces, Week 6: Visual identification, Week 7: Whodunnit?, Week 8: Conclusion. 

Apa yang bisa didapatkan setelah menyelesaikan keseluruhan rangkaian sesi pembelajaran? Berikut ini learning outcomenya:

After studying this course, you should be able to: (1) Understand the psychology of eyewitness testimony, (2) Develop skills in investigation, (3) Explore human cognition and discover the mistakes brains can make, (4) Discuss concepts of criminal investigation, (5) Consider the relationship between limitations of the human brain and miscarriages of justice.

Lihat: Statement of Participation DISINI: FP_1_statement

Demikian sedikit catatan dari penulis sebagai pengingat kegiatan yang telah diikuti. Insya Allah, pada kesempatan lain, penulis akan mengulas konten daripada ketiga kursus “Forensic Psychologi” tersebut diatas. Semoga bermanfaat adanya. Barakallahu fiikum. (*)

 

Minasatene-Pangkep, 24 Agustus 2025
(* Muhammad Farid Wajdi, Guru/Pengasuh Ponpes Modern Putri IMMIM Minasatene-Pangkep, Sulsel.

 

KELUAR