Oleh: Muhammad Farid Wajdi *)
Related Post: Majelis Sanad, Ijazah dan Ulasan Kitab Ulama
IMMIMPANGKEP – Berikut ini Sanad Kitab yang telah diberikan dan diraih oleh penulis setelah mengikuti majelisnya, dibukukan daftar sanadnya dalam buku kecil berjudul, “Al-Minanu Saniyah min ‘Iddatil Asanid Kutub al-Asasiyah dengan Mujiz: Ustadz Ahmad Rizqi Muhammad dan diberi kata pengantar oleh Dr. KH. A Marzuqi Mustamar, MA (Rais Syuriyah PCNU Kota Malang) dan Drs KH Chamzawi Syakur, M.H.I. (Rais Syuriah Pengurus Cabang NU Kota Malang).
Ilmu Nahwu – Shorof
1. Kitab Al-Ajurumiyah
2. Kitab Mukhtasor Jiddan – Syarah al-Ajurumiyah
3. Kitab Jami’ Durus al-Arabiyah
4. Kitab Mutammimah Ajurumiyah.
Ilmu Fiqh, Qowaid dan Ushulnya
1. Kitab Syafinatun Naja’
2. Kitab at-Taqrib / Matn al-Ghayah wat Taqrib
3. Kitab ad-Daruri Bahiyah
4. Kitab al-Waraqat
5. Kitab al-Faraidh al-Bahiyah
6. Kitab ‘Aqud lil Jinn fil Bayan haququ az-Zaujain
Ilmu Hadits
1. Kitab Arbain Nawawiyah
2. Kitab Lubabul Hadits
Ilmu Adab
1. Kitab Adabul ‘Alim wal Muta’allim
2. Kitab Bidayatul Hidayah
3. Kitab at-Tibyan fi Adabi Hamalatil Qur’an
Ilmu Tauhid/’Aqidah
1. Kitab ‘Aqidatul Awwam
2. Kitab Ammul Barahin
Sirah wal Madaih
1. Simat Daruri
2. Burdah Kawakib Durriyah ‘fi Madah Kherul Bariyah
3. Itmam Ni’matil Kubro ‘ala Alim fi Maulid sayyid walad Adam
4. Maulid Dibai
5. Maulid Barzanji
6. Afdalu Shalawat ‘ala sayyidi sadat
Hadits Musalsal
1. Musalsal bil Mahabbah
2. Musalsal bil Awwaliyah
Mengapa penting untuk bersanad atau mengikuti majelis ilmu/dauroh ilmiah bersanad?
Imam Abdullah bin Mubarak (wafat 181 H) -rahimahullah- berkata,
Artinya:
“Sanad itu bagian dari agama. Kalau lah tidak ada sanad, pasti siapapun bisa berkata apa yang dia kehendaki.” [Riwayat Muslim dalam Muqaddimah Shahihnya]
Beliau juga berkata,
Artinya:
“Perumpamaan orang yang mencari ilmu agama tanpa sanad, seperti orang yang naik ke atap sebuah bangunan tanpa tangga” [Riwayat Al-Khatib Al-Baghdadi dalam Al Kifayah fi Ilmi Riwayah hal.393]
Imam Sufyan Ats-Tsauri (wafat 161 H) -rahimahullah- berkata:
Artinya:
“Sanad adalah senjatanya orang beriman. Apabila tidak ada senjata tersebut, maka dengan apa mereka berperang (melawan syetan dan syubhat)?” [Riwayat Al-Khatib Al-Baghdadi dalam Syaraf Ashabil Hadits hal.42]
Demikianlah beberapa alasan pentingnya bersanad bagi para penuntut ilmu, thalabul ilmi. Karena mengejar sanad bagi seorang pelajar, santri, mahasiswa dan sarjana muslim sangat penting adanya untuk menegaskan keberlanjutan/pewarisan khazanah keilmuan Islam.
Demikian catatan singkat ini sebagai pengingat majelis ilmu bersanad yang telah penulis ikuti. Beberapa diantara kitab sebagaimana disebutkan diatas, juga telah penulis peroleh sanadnya dari Mujiz lain dan telah pula diulas/diberikan penjelasan singkat mengenai kitab dimaksud. Semoga catatan ini bermanfaat adanya, khususnya bagi penulis sendiri sebagai refleksi dan pendorong semangat dalam menuntut ilmu-ilmu agama. Barakallahu fiikum. (*)
(* Muhammad Farid Wajdi, Guru/Pengasuh Ponpes Modern Putri IMMIM Pangkep, Sulsel.
Komentar Terbaru