IMMIMPANGKEP – Dari 26 Santriwati Kelas XII Angkatan #Zealous925 yang pada tanggal 15 Mei 2025 lalu ditamatkan, 3 diantaranya memastikan diri masuk Fakultas Kedokteran dan secara resmi diterima pada universitas pilihannya. Sampai saat ini Fakultas Kedokteran masih menjadi salah satu pilihan paling favorit untuk melanjutkan kuliah setelah SMA, termasuk di kalangan santriwati karena sejumlah alasan kuat dari sisi prestise, prospek karier, hingga motivasi sosial.
Ketiga santriwati Ponpes Modern Putri IMMIM Minasatene-Pangkep yang memantaskan diri masuk Fakultas Kedokteran tersebut adalah:
1. Aluna Kavka Kirani, Mahasiswa S1 Fakultas Kedokteran Universitas Tadulako, Palu, Sulawesi Tengah

Menurut Mantan Sekretaris OSIS/ISPM Periode 2023/2024 dan Juara 2 Duta Budaya Pangkep ini, menjadi dokter dianggap sebagai profesi mulia, terhormat, dan bergengsi di masyarakat. Lulusan Fakultas Kedokteran biasanya mendapat pengakuan sosial tinggi, baik di kota maupun di pedesaan. “Dokter itu pintar, keren, dan bisa menyelamatkan nyawa orang.” Begitulah kesan umum yang selama ini didengarnya di masyarakat.
2. Nur Aliah, Mahasiswa S1 Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Makassar (UNM), Sulsel

Mengapa Memilih Kuliah di Fakultas Kedokteran? Profesi dokter masih sangat dibutuhkan dimana saja: rumah sakit, klinik, puskesmas, bahkan daerah terpencil. Peluang kerja yang relatif stabil dan luas, termasuk menjadi Dokter umum/spesialis, Dosen atau peneliti medis, atau konsultan kesehatan, manajemen rumah sakit, dan lainnya. Memilih Fakultas Kedokteran, salah satunya adalah minat pada Sains, Biologi, dan Kesehatan yang pada masa sekolah di Tingkat SMA, semuanya terangkum dalam Pelajaran IPA, terutama Biologi dan Kimia, sehingga Fakultas Kedokteran menjadi lanjutan logis dan menarik.
3. Sumayya, Mahasiswa S1 Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) Universitas Muslim Indonesia (UMI), Makassar, Sulsel

Sumayya. (foto: ist/*)
Banyak siswa memilih Fakultas Kedokteran karena motivasi kemanusiaan: ingin menolong, menyembuhkan, dan bermanfaat untuk orang lain. Terkadang motivasi itu disertai pula dorongan keluarga dan kerabat terdekat. Hal ini membuat kuliah di Fakultas Kedokteran bukan hanya soal uang atau status, tetapi juga masalah pengabdian dan empati. Tidak sedikit siswa termotivasi karena: Orang tuanya dokter, Ada saudara, keluarga atau kerabat yang sukses di bidang kedokteran, mungkin saya termasuk salah satunya. Dalam jangka panjang, menjadi dokter bisa memberikan keamanan finansial, meski pendidikan awalnya mahal dan panjang.
Itulah ketiga santriwati Ponpes Modern Putri IMMIM Minasatene-Pangkep yang telah memilih dan memantaskan diri masuk Fakultas Kedokteran pada universitas pilihannya masing-masing. Selamat buat Aluna Kavka Kirani, Nur Aliah, dan Sumayya. Semoga tercapai cita-citanya menjadi dokter yang siap mengabdi dimana saja, menjadi pelayan kesehatan yang dapat dibanggakan. (*)
Komentar Terbaru