Oleh: Muhammad Farid Wajdi *)
Related Post: Tips Mudah dan Efektif Menghafal Al-Qur’an
IMMIMPANGKEP – Alhamdulillah, satu kesyukuran dan kebahagiaan tersendiri diberikan nikmat waktu luang dan kesehatan dalam mengakrabi Al-Qur’anul Karim. Mari untuk selalu meluangkan waktu membaca Al-Qur’an dan mentadabburi kandungan hikmah pada setiap ayatnya.
Berikut ini penulis ingin membagikan 11 ayat terakhir dari QS. Al-A’raf (Surah ke-7), yang terdiri atas 206 ayat. Surah “Al-A’raf” sendiri berarti tempat yang tertinggi, banyak bercerita tentang Al-Qur’anul Karim yang diturunkan Allah kepada Nabi Muhammad sebagai peringatan bagi Orang-orang kafir dan melindungi Orang-orang Shalih.
Berikut ini 11 ayat terakhir dari Qs. A’raf, ayat 196-206.
Artinya:
196. Sesungguhnya pelindungku adalah Allah yang telah menurunkan Kitab (Al-Qur’an). Dia melindungi Orang-orang shalih.
Artinya:
197. Dan berhala-berhala yang kamu seru selain Allah tidaklah sanggup menolongmu, bahkan tidak dapat menolong dirinya sendiri.”
Artinya:
198. Dan jika kamu menyeru mereka (berhala-berhala) untuk memberi petunjuk, mereka tidak dapat mendengarnya. Dan kamu lihat mereka memandangmu padahal mereka tidak melihat.
Artinya:
199. Jadilah pemaaf dan suruhlah orang mengerjakan yang makruf, serta jangan pedulikan Orang-orang yang bodoh.
Artinya:
200. Dan jika setan datang menggodamu, maka berlindunglah kepada Allah. Sungguh, Dia Maha Mendengar, Maha Mengetahui.
Artinya:
201. Sesungguhnya orang-orang yang bertakwa apabila mereka dibayang-bayangi pikiran jahat (berbuat dosa) dari setan, mereka pun segera ingat kepada Allah, maka ketika itu juga mereka melihat (kesalahan-kesalahannya).
Artinya:
202. Dan teman-teman mereka (orang kafir dan fasik) membantu setan-setan dalam menyesatkan dan mereka tidak henti-hentinya (menyesatkan).
Artinya:
203. Dan apabila engkau (Muhammad) tidak membacakan suatu ayat kepada mereka, mereka berkata, “Mengapa tidak engkau buat sendiri ayat itu?” Katakanlah (Muhammad), “Sesungguhnya aku hanya mengikuti apa yang diwahyukan Tuhanku kepadaku. (Al-Qur’an) ini adalah Bukti-bukti yang nyata dari Tuhanmu, Petunjuk dan rahmat bagi Orang-orang yang beriman.”
Artinya:
204. Dan apabila dibacakan Al-Qur’an, maka dengarkanlah dan diamlah, agar kamu mendapat rahmat.
Artinya:
205. Dan ingatlah Tuhanmu dalam hatimu dengan rendah hati dan rasa takut, dan dengan tidak mengeraskan suara, pada waktu pagi dan petang, dan janganlah kamu termasuk Orang-orang yang lengah.
Artinya:
206. Sesungguhnya orang-orang yang ada di sisi Tuhanmu tidak merasa enggan untuk menyembah Allah dan mereka menyucikan-Nya dan hanya kepada-Nya mereka bersujud.
Semoga bermanfaat adanya. Barakallahu fiikum. (*)
(* Muhammad Farid Wajdi, Sekretaris Program Tahfidzul Qur’an Ponpes Modern Putri IMMIM Minasatene-Pangkep, Sulsel.
Tinggalkan Komentar