Oleh: Muhammad Farid Wajdi *)
Related Post: 7 Amalan pada Hari Jumat
IMMIMPANGKEP – Hari Jumat adalah hari yang paling mulia dan paling banyak keutamaannya dalam sepekan bagi umat Islam. Karena itu, ada sejumlah adab dan amalan yang bisa dilakukan dalam menghidupkan hari yang penuh kemuliaan tersebut, sebagaimana disebutkan dalam sejumlah hadits. Salah satunya dalam hadits yang diriwayatkan dari Abu Lubabah bin Abdul Mundzir, Rasulullah SAW bersabda,
Artinya:
“Hari Jumat adalah ‘tuannya’ semua hari, dan hari yang paling agung. Di mata Allah, hari Jumat lebih agung dari Hari Idul Fitri dan Idul Adha.” (HR al-Baihaqi)
Dalam hadits lain, Rasulullah SAW juga bersabda,
Artinya:
“Hari paling baik ada padanya terbit matahari adalah hari Jumat. Pada hari itu Adam Alaihis Salam diciptakan, pada hari itu dia dimasukkan ke surga, dan pada hari itu pula dia dikeluarkan dari surga. Hari Kiamat pun akan jatuh pada hari Jumat.” (HR Muslim)
Lihat pula: Meneladani Imam Syafi’i di Malam dan Hari Jum’at
Berikut ini Adab dan Amalan Hari Jum’at itu, sebagaimana dituliskan Syaikh Abu Bakar Jabir Al-Jazairi dalam Kitab Minhajul Muslim:
1. Mandi sebelum Berangkat Shalat Jum’at
Abu Bakar Jabir Al-Jazairi mengatakan, orang yang hendak menghadiri salat Jumat dianjurkan mandi. Hal ini merujuk pada sabda Nabi Muhammad SAW,
Artinya:
“Mandi Jumat wajib dilaksanakan oleh setiap orang yang sudah baligh.” (HR Bukhari, Muslim, dan Abu Dawud)
2. Mengenakan Pakaian Putih Bersih dan Memakai Wewangian
Adab lainnya adalah mengenakan pakaian yang bersih dan menggunakan wewangian. Rasulullah SAW bersabda, “Setiap muslim wajib mandi pada hari Jumat dan mengenakan pakaian terbaiknya. Apabila dia memiliki wewangian, hendaklah dia menggunakannya.” (HR Ahmad)
3. Bergegas ke Masjid untuk Shalat Jum’at
Bagi laki-laki dianjurkan untuk bergegas menghadiri salat Jumat, yakni datang lebih awal sebelum masuk waktunya. Hal ini bersandar pada sabda Nabi Muhammad SAW, “Barang siapa mandi pada hari Jumat seperti mandi junub kemudian berangkat di waktu awal, seakan-akan dia bersedekah seekor unta. Barang siapa berangkat di waktu yang kedua, seakan-akan dia bersedekah seekor sapi. Barang siapa berangkat di waktu yang ketiga, seakan-akan dia bersedekah seekor kambing. Barang siapa berangkat di waktu yang keempat, seakan-akan dia bersedekah seekor ayam. Barang siapa berangkat di waktu yang kelima, seakan-akan dia bersedekah sebutir telur. Jika imam telah keluar (untuk berkhutbah) maka malaikat datang mendengarkan khutbah.” (HR Malik, Bukhari, dan At-Tirmidzi)
4. Shalat Sunnah ketika Masuk Masjid
Adab lainnya adalah mendirikan salat sunnah ketika masuk masjid sebanyak empat rakaat atau lebih, sebagaimana Rasulullah SAW bersabda, “Seseorang yang mandi pada hari Jumat, kemudian bersuci semampunya, meminyaki rambutnya, atau menggunakan wewangian, kemudian menuju masjid dan tidak memisahkan antara dua orang (yang melangkahi leher keduanya), kemudian melaksanakan salat semampunya, lalu diam ketika imam berkhutbah, niscaya dosanya antara Jumat ke Jumat diampuni, kecuali dosa besar.” (HR Bukhari dan Ahmad)
5. Berhenti Bicara ketika Imam Shalat Jumat Tiba
Umat Islam khususnya jemaah salat Jumat hendaknya berhenti berbicara atau bermain ketika imam telah tiba. Hal ini bersandar pada sabda Nabi Muhammad SAW, “Seandainya engkau berkata, ‘Diamlah! kepada temanmu pada hari Jumat ketika imam tengah berkhutbah, berarti salat Jumatmu sia-sia.” (HR Muslim dan Ahmad)
6. Cukup Shalat Tahiyatul Masjid saat Imam Khutbah
Abu Bakar Jabir Al-Jazairi menyebut, apabila seseorang memasuki masjid ketika imam tengah berkhutbah, maka dia cukup salat tahiyatul masjid secara ringan. Sebagaimana Rasulullah SAW bersabda, “Apabila masing-masing kalian memasuki masjid pada hari Jumat ketika imam sedang berkhutbah, hendaklah dia salat dua rakaat dengan ringan.” (HR Muslim dan Ahmad)
7. Makruh Melangkahi atau Menyela Jemaah
Disebutkan lebih lanjut, makruh hukumnya melangkahi antara leher dua orang yang duduk ataupun menyela-nyela di antara barisan mereka. Nabi Muhammad SAW pernah bersabda, “Katakanlah kepada orang yang melangkahi leher orang-orang, ‘Duduklah! Engkau telah menyakiti mereka.'” Begitu pula sabdanya, “Dan, tidak melangkahi antara dua orang.” (HR Abu Dawud dan Ibnu Majah)
8. Tidak Melakukan Jual Beli ketika Sudah Adzan
Adab hari Jumat lainnya adalah tidak melangsungkan praktik jual beli ketika azan sudah dikumandangkan. Abu Bakar Jabir Al-Jazairi mengatakannya haram, sebagaimana firman Allah SWT,
يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْٓا اِذَا نُوْدِيَ لِلصَّلٰوةِ مِنْ يَّوْمِ الْجُمُعَةِ فَاسْعَوْا اِلٰى ذِكْرِ اللّٰهِ وَذَرُوا الْبَيْعَۗ ذٰلِكُمْ خَيْرٌ لَّكُمْ اِنْ كُنْتُمْ تَعْلَمُوْنَ ٩
Artinya:
“Wahai orang-orang yang beriman, apabila (seruan) untuk melaksanakan salat pada hari Jumat telah dikumandangkan, segeralah mengingat Allah dan tinggalkanlah jual beli. Yang demikian itu lebih baik bagimu jika kamu mengetahui.” (QS Al Jumu’ah: 9)
9. Disunnahkan Membaca Qs. Al-Kahfi
Amalan yang bisa dikerjakan umat Islam sebagaimana sunnah nabi adalah membaca surah Al Kahfi pada malam atau siang harinya. Rasulullah SAW bersabda,
Artinya:
“Barang siapa membaca surah Al Kahfi pada hari Jumat, niscaya Allah meneranginya dengan cahaya di antara dua Jumat.” (HR Al-Hakim dan dinilai shahih)
Lihat pula: Al-Qur’an Surah Al-Kahfi Ayat 1-10 dan Terjemahnya
10. Memperbanyak Sholawat Nabi
Adab dan amalan yang bisa dikerjakan umat Islam lainnya pada hari Jumat adalah memperbanyak sholawat serta salam bagi Rasulullah SAW. Hal ini bersandar pada sabda Nabi Muhammad SAW, “Perbanyaklah bersholawat untukku pada hari Jumat dan malam Jumat. Barang siapa melakukannya, niscaya aku menjadi saksi dan pemberi syafaat baginya pada hari kiamat.” (HR Al-Hakim dan Al-Baihaqi. Sanad hadits ini hasan)
11. Memperbanyak Sedekah dan Do’a pada Siang Hari
Adab hari Jumat lainnya adalah memperbanyak doa pada siang hari karena ada waktu yang mustajab di dalamnya. Abu Bakar Jabir Al-Jazairi mengatakan, barang siapa beruntung mendapatinya, niscaya Allah SWT mengabulkan doanya dan memberikan apa yang diminta. Rasulullah SAW bersabda, “Sesungguhnya, pada hari Jumat ada waktu yang apabila seorang hamba muslim memohonkan suatu kebaikan kepada Allah Azza Wa Jalla, niscaya Dia memberikannya.” (HR Muslim dan Ahmad)
Lihat pula: Sedekah Jum’at
Demikianlah diantara adab dan amalan yang harus diperhatikan dan dijaga pada hari yang mulia, hari jum’at. Semoga bermanfaat adanya. Barakallahu fiikum. (*)
(* Muhammad Farid Wajdi, Guru/Pengasuh Ponpes Modern Putri IMMIM Pangkep
Tinggalkan Komentar