IMMIMPANGKEP – Hadith is about the Black Stone
It was narrated that Sa’eed bin Jubair (Radi Allahu Anhu) said: I heard Ibn ‘Abbas say: The Messenger of Allah (Subhanahu wa ta’ala),(Sal Allahu alaihi wa sallam) said: “This Stone will be brought on the Day of Resurrection, and it will be given two eyes with which to see, and a tongue with which to speak, and it will bear witness for those who touched it in sincerity.”
(Reference : Sunan Ibn Majah 2944, In-book reference : Book 25, Hadith 63, English translation : Vol. 4, Book 25, Hadith 2944).
The Messenger of Allah (Subhanahu wa ta’ala),(Sal Allahu alaihi wa sallam) kissed the black stone and many repeat this ritual. Another hadith mentions that the stone is just that and cannot cause harm nor benefit, but following the actions of our beloved Prophet (Sal Allahu alaihi wa sallam) brings about its own reward.
Translate:
Haditsnya tentang Hajar Aswad
Diriwayatkan bahwa Sa’eed bin Jubair (Radi Allahu Anhu) berkata: Saya mendengar Ibnu ‘Abbas berkata: Rasulullah (Subhanahu wa ta’ala),(Sal Allahu alaihi wa sallam) berkata:
“Batu ini akan dibawa pada hari kiamat, dan ia akan diberikan dua mata untuk melihat, dan satu lidah untuk berbicara, dan ia akan menjadi kesaksian bagi orang-orang yang menyentuhnya dengan ikhlas.”
(Referensi : Sunan Ibnu Majah 2944 Referensi dalam buku : Buku 25, Hadits 63 Terjemahan bahasa Inggris : Jil. 4, Buku 25, Hadits 2944).
Rasulullah (Subhanahu wa ta’ala),(Sal Allahu alaihi wa sallam) mencium batu hitam dan banyak yang mengulangi ritual ini. Hadits lain menyebutkan bahwa batu itu hanya itu saja dan tidak dapat menimbulkan bahaya maupun manfaat, namun mengikuti amalan Nabi kita tercinta (Sal Allahu alaihi wa sallam) membawa pahala tersendiri. (*)
Tinggalkan Komentar