Info Sekolah
Rabu, 07 Okt 2026
  • WELCOME TO Official Website Pondok Pesantren Modern Putri IMMIM Pangkep
  • WELCOME TO Official Website Pondok Pesantren Modern Putri IMMIM Pangkep
27 Juni 2024

Isim Manqush: Pengertian, Kaidah, Anggota dan Contohnya

Kam, 27 Juni 2024 Dibaca 3496x

Oleh: Muhammad Farid Wajdi *)

IMMIMPANGKEP – Ada yang tahu apa itu Isim Manqush? Ya, benar. Kata manqush secara bahasa memiliki arti: kurang atau yang dikurangi, sedang secara istilah (menurut Ilmu Nahwu), Isim Manqush adalah setiap isim mu’rab yang huruf akhirnya diakhiri dengan (ي) lazimah dan huruf sebelumnya memiliki harakat kasrah. Contoh: القَاضِي (hakim),  الدَاعِي (yang menyeru).

                 الاسم المنقوص هُوَ كُلُّ اسْمٍ مُعْرَبٌ اَخِرُهُ يَاءٌ لازمة أصلية مكسورا ما قَبْلَهَا

Berdasarkan huruf akhirnya, kalimat isim dapat dibedakan menjadi tiga bagian, antara lain:

1. Isim shahihul akhir yang memiliki pengertian isim yang huruf akhirnya tidak berupa huruf ‘illat atau alif mamdudah. Contohnya: الرَّجُلُ، الْمَرْأَةُ، الْكِتَابُ، الْقَلَمُ.

2. Isim syibus-shahihil akhir merupakan isim yang akhirnya berupa huruf ‘illat dan huruf sebelumnya adalah sukun. Contohnya: دَلْوٌ، ظَبْيٌ، هَدْيٌ، سَعْيٌ.

3. Isim ghairu shahihil akhir yang terdiri dari isim maqshur, isim manqush dan isim mamdud.

Ketiga isim ini merupakan jenis isim mu’tal akhir yang jumlahnya tidak sebanyak shahihul akhir dalam Al-Quran dan kosakata Bahasa Arab pada umumnya. Jika dilihat dari struktur dan bangunan huruf akhirnya, isim memiliki empat bagian yaitu isim maqshur, isim manqush, isim mamdud dan isim shahih.

Kaidah Isim Manqush yang Perlu Diperhatikan

Dalam memahami isim manqush, ada beberapa kaidah atau peraturan yang perlu diperhatikan, yaitu:

1. Jika isim manqush tidak memiliki alif dan lam (Al )atau keduanya dihilangkan, lalu huruf terakhir tidak berharakat fat-hah, maka huruf ya dihilangkan.  Kemudian huruf yang ada sebelum ya dijadikan kasratain.

Berikut contoh isim manqush yang menggunakan alif dan lam dan yang tidak menggunakan alif dan lam:

– Isim manqush yang menggunakan alif dan lam. Contoh:  al-qaadhii, القَاضِي ⬅️ قاض, al-daa’ii,  الدَاعِي ⬅️ داع , atau Mendapat tambahan ا di belakang, contoh: القَاضِي ⬅️ قاضِيا, الدَاعِي ⬅️ داعِيا. Kedua bentuk ini tergantung pada posisinya di dalam kalimat, bentuk yang kedua salah satu contohnya ketika isim tersebut menjadi maf’ul bih (objek kata kerja).

– Isim manqush yang tidak menggunakan alif fan lam: qaadhin.

2. Jika isim manqush berfungsi sebagai kata yang mensifati benda atau berfungsi sebagai khabar, maka dia mengikuti aturan na’tun dan man’ut, atau aturan mubtada dan khabar.

Berikut contoh kalimat isim manqush mudzakkar dan muannats:

– Isim mudzakkar: haadzaa al-qalamu ghaalin yang berarti pena ini mahal.

– Isim muannats: haadzihi as-saa’atu ghaaliyatun yang berarti jam tangan ini mahal.

Dari contoh diatas, ghaalin berasal dari ghaaliyun. Sehingga format muannatsnya menjadi ghaaliyatun.

Anggota dan Contoh Isim Manqush

Untuk lebih mendalami pelajaran tentang isim manqush ini, ada baiknya untuk menyimak contoh-contoh dari isim manqush itu sendiri. Berikut beberapa contoh yang bisa dipelajari:

  • Muhaamin yang memiliki arti pengacara
  • Qaadhin yang memiliki arti hakim
  • Waadin yang memiliki arti lembah
  • Murabbin yang memiliki arti pendidik atau guru
  • Raa’in yang memiliki arti pemimpin, penjaga, penggembala
  • Mushallin yang memiliki arti orang yang sholat
  • Daa’in yang memiliki arti penyeru, juru dakwah, orang yang berdoa
  • Haadin yang memiliki arti penuntun, pembimbing
  • Muftin yang memiliki arti mufti atau orang yang memberi fatwa

I’rob Isim Manqush

Tanda I’rob pada isim manqush ada tiga tanda, antara lain:

1. Rofa’ yaitu dhommah muqoddaroh

2. Nashob yaitu fat-hah yang terlihat jelas dalam tulisan (tidak muqoddaroh)

3. Jer yaitu kasroh muqoddaroh.

Perlu diperhatikan bahwa pada tanda rofa’ dan jer, tanda i’robnya dikira-kira. Hal ini dikarenakan berat bagi lidah orang Arab. Untuk tanda nashob sendiri, tanda fat-hahnya jelas, baik saat diucapkan maupun dalam bentuk tulisan. Hal ini dikarenakan oleh ringannya di lisan orang Arab.

Isim manqush ketika marfu’ dan majrur, ditandai dengan harokat yang dimuqodaroh-kan dengan ya, dan ketika manshub ditandai dengan fatah dzohirah.

Contoh : شَاهِدَ القَاضِى الرَّاعِىَ فِى الوَادِى

القَاضِى   : isim manqush marfu’ yang ditandai dengan dzomah muqodaroh

الرَّاعِىَ   : isim manqush manshub yang ditandai dengan fathah dzohirah

فِى الوَادِى : isim manqus majrur bi harf-jar, ditandai dengan kasrah muqodaroh

 

Ketika kedudukan isim manqush rofa’.

ذَهَبَ الْقَضِى إِلىَ الْقَصْرِ

الْقَضِى    : isim manqush marfu’ yang ditandai dengan dhommah muqodaroh

Ketika kedudukan isim manqush  nashob.

نَطَرْتُ الرَّاعِيَ فِي الْبُسْتَانِ

الرَّاعِيَ      :isim manqush manshub yang ditandai dengan fathah dzohiroh

Ketika kedudukan isim manqusg jar.

قَامَ القَضِى فِي الوَادِى

الوَادِى    : isim manqush majrur bi harf’jar, ditandai dengan kasrah muqodaroh

 

Huruf ya dalam isim manqush ada kalanya di tetapkan dan adakalanya pula dibuang. Ya ditetapkn ketika :

1.     Dalam keadaan manshub                          contoh :        رأيت قاضيَا

2.     Ketika dima’rifatkan oleh ال                    contoh :  القاضِى –  الزانى

3.     Atau menjadi mudhof                               contoh :   هذا قاضِى النّكاحِ

 

Jamak Isim Manqush

1. Jamak Mudzakkar Salim

 

  • Tanda rafa’ yaitu adanya penambahan wau dan nun. Contohnya: jaa aqoo dhiyuuna.
  • Tanda nashob dan jer yaitu adanya penambahan ya dan nun. Contohnya: ro aituqoo dhiyiina dan marortu biqoo dhiyiina.

2. Jamak Muannats Salim

  • Tanda rafa’ contohnya: jaa aqoo dhiyaatu
  • Tanda nashob dan jer contohnya: ro aituqoo dhiyaatin dan ro aitubiqoo dhiyaatin

Sebagai kesimpulan, Isim manqush merupakan isim mu’rob yang huruf akhirnya berupa ya lazimah dan huruf sebelumnya memiliki harakat kasroh. Kemudian tanda i’rob nashob dari isim manqush adalah berupa fat-hah dhohir, sedangkan untuk untuk rofa dan jer, tanda i’robnya muqoddaroh.

Catatan:

Perbedaan antara Isim Maqshur dan Isim Manqush alif lazimah dan ya’ lazimah. Isim Malif lazimah dan Isim Manqush ya’ lazimah.

 

(* Muhammad Farid Wajdi, Pembelajar Bahasa Arab/Pengasuh Ponpes Modern Putri IMMIM Minasatene-Pangkep, Sulsel.
Artikel ini memiliki

0 Komentar

Tinggalkan Komentar

 

Spam Diblokir

INFO PESANTREN

Pondok Pesantren Modern Putri IMMIM Pangkep

NPSN 40300674
Jl. H Fadeli Luran, Kelurahan Biraeng, Kecamatan Minasatene, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, Sulawesi Selatan, 90614
TELEPON 081257328077
EMAIL immimpangkep@gmail.com
WHATSAPP +62-81257328077