Related Post: Pengantar Ilmu Hadits
IMMIMPANGKEP – Kitab Manzhumah Al-Baiquniyyah (atau Al-Baiquniyah) yang disusun oleh Imam Al-Baiquni merupakan matan musthalah hadits rujukan dan banyak disyarah oleh ulama. Sebagaimana kitab matan lainnya, kitab matan ini penting untuk dihafalkan, seperti menghafalkan nadhom pada umumnya, agar dapat memahami term-term hadits sebelum melangkah ke pembelajaran ilmu hadits yang lebih kompleks dan luas.
Berikut ini Matan dan Terjemah Mandzhumah al-Baiquniyyah – 1:
Aku memulai dengan memuji Allâh dan bershalawat kepada Muhammad Nabi terbaik yang diutus
Inilah pembagian hadits yang banyak dan setiap bagian datang dengan ciri khasnya
Yang pertama hadits shahih yaitu yang sanadnya bersambung tanpa adanya syadz dan ‘illat
Yang diriwayatkan oleh perawi adil dan dhabit dari yang semisalnya yang diakui kedhabitan dan penukilannya
Hadits hasan jalan periwayatannya terkenal tetapi para perawinya tidak seperti hadits shahih
Setiap hadits yang lebih rendah derajatnya dari hadits hasan disebut hadits dha’if dan ia banyak macamnya
Apa yang disandarkan ke Nabi adalah hadits marfu’ dan apa yang disandarkan ke tabi’in adalah hadits maqthu’
Hadits musnad adalah yang sanadnya bersambung dari para perawi hingga Al-Musthafa tanpa terputus
Hadits yang didengar semua perawi dan bersambung sanadnya hingga Al-Musthafa adalah hadits muttashil
Katakanlah, hadits musalsal adalah yang mengandung sifat tertentu seperti: Demi Allâh seorang pemuda mengabarkan kepadaku
Begitu pula: sungguh dia mengabarkan kepadaku sambil berdiri, atau setelah mengabarkan kepadaku ia tersenyum
Hadits ‘aziz adalah yang perawinya dua atau tiga, dan hadits masyhur perawinya lebih dari tiga
Hadits mu’an’an contohnya: dari Sa’id dari Karam, dan hadits mubham adalah jika ada perawi yang tidak disebutkan namanya
Setiap hadits yang perawinya sedikit disebut hadits ‘ali, dan kebalikannya adalah hadits nazil
Apa yang disandarkan kepada para Shahabat baik ucapan maupun perbuatan adalah hadits mauquf, mengertilah
(bersambung … )
Tinggalkan Komentar