Info Sekolah
Rabu, 07 Okt 2026
  • WELCOME TO Official Website Pondok Pesantren Modern Putri IMMIM Pangkep
  • WELCOME TO Official Website Pondok Pesantren Modern Putri IMMIM Pangkep
25 April 2024

Wajib Dihafal: Qs. Al-Kahfi: 1-10

Kam, 25 April 2024 Dibaca 345x

Oleh: Muhammad Farid Wajdi *)

Related Post: Keutamaan Surah Al-Kahfi

IMMIMPANGKEP – Siapa yang tak kenal Surah Al-Kahfi? Bahkan dalam suatu hadits shahih, dianjurkan kepada setiap muslim untuk menghafalkan sepuluh ayat pertama dari Surah Al-Kahfi sebagai perlindungan terhadap Dajjal.

Dari Abu Darda’ radhiyallahu ‘anhu, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

مَنْ حَفِظَ عَشْرَ آيَاتٍ مِنْ أَوَّلِ سُورَةِ الْكَهْفِ عُصِمَ مِنَ الدَّجَّالِ

Artinya:

“Siapa yang menghafal sepuluh ayat pertama dari surat Al-Kahfi, maka ia akan terlindungi dari Dajjal.” (HR. Muslim no. 809)

Juga disebutkan bahwa salah satu fadhilah membaca Qs. Al-Kahfi adalah Mendapatkan Cahaya antara dirinya sampai Baitul Atiq, sebagaimana disebutkan dalam hadits berikut:

 

مَنْ قَرَأَ سُورَةَ الْكَهْفِ لَيْلَةَ الْجُمُعَةِ أَضَاءَ لَهُ مِنْ النُّورِ فِيمَا بَيْنَهُ وَبَيْنَ الْبَيْتِ الْعَتِيقِ

 

Artinya:

Dari Abu Sa’id Al Khudri, ia berkata, “Barangsiapa yang membaca surat Al Kahfi pada malam Jum’at maka ia akan diterangi oleh cahaya yang terangnya mencapai jarak antara dirinya dan Baitul ‘Atiq. (HR Darimi 3450) (Shohih jami’ 6471).

Berikut ini hafalan Ayat 1-10 Qs. Al-Kahfi:

 

بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ

اَ لۡحَمۡدُ لِلّٰهِ الَّذِىۡۤ اَنۡزَلَ عَلٰى عَبۡدِهِ الۡكِتٰبَ وَلَمۡ يَجۡعَلْ لَّهٗ عِوَجًا ؕ‏

Alhamdu lillaahil laziii anzala ‘alaa ‘abdihil kitaaba wa lam yaj’al lahuu ‘iwajaa

Artinya:

1. Segala puji bagi Allah yang telah menurunkan Kitab (Al-Qur’an) kepada hamba-Nya dan Dia tidak menjadikannya bengkok.

 

قَيِّمًا لِّيُنۡذِرَ بَاۡسًا شَدِيۡدًا مِّنۡ لَّدُنۡهُ وَيُبَشِّرَ الۡمُؤۡمِنِيۡنَ الَّذِيۡنَ يَعۡمَلُوۡنَ الصّٰلِحٰتِ اَنَّ لَهُمۡ اَجۡرًا حَسَنًا

Qaiyimal liyunzira baasan shadiidam mil ladunhu wa yubashshiral mu’miniinal laziina ya’maluunas saalihaati anna lahum ajran hasanaa

Artinya:

2. sebagai bimbingan yang lurus, untuk memperingatkan akan siksa yang sangat pedih dari sisi-Nya dan memberikan kabar gembira kepada orang-orang mukmin yang mengerjakan kebajikan bahwa mereka akan mendapat balasan yang baik.

 

مّٰكِثِيۡنَ فِيۡهِ اَبَدًا ۙ‏

Maakisiina fiihi abadaa

Artinya:

3. Mereka kekal di dalamnya untuk selama-lamanya.

وَّيُنۡذِرَ الَّذِيۡنَ قَالُوا اتَّخَذَ اللّٰهُ وَلَدًا

Wa yunziral laziina qoolut takhazal laahu waladaa

Artinya:

4. Dan untuk memperingatkan kepada orang yang berkata, “Allah mengambil seorang anak.”

 

مَا لَهُمۡ بِهٖ مِنۡ عِلۡمٍ وَّلَا لِاٰبَآٮِٕهِمۡ‌ؕ كَبُرَتۡ كَلِمَةً تَخۡرُجُ مِنۡ اَفۡوَاهِهِمۡ‌ؕ اِنۡ يَّقُوۡلُوۡنَ اِلَّا كَذِبًا‏

Maa lahum bihii min ‘ilminw wa laa li aabaaa’ihim; kaburat kalimatan takhruju min afwaahihim; iny yaquuluuna illaa kazibaa

Artinya:

5. Mereka sama sekali tidak mempunyai pengetahuan tentang hal itu, begitu pula nenek moyang mereka. Alangkah jeleknya kata-kata yang keluar dari mulut mereka; mereka hanya mengatakan (sesuatu) kebohongan belaka.

 

فَلَعَلَّكَ بَاخِعٌ نَّـفۡسَكَ عَلٰٓى اٰثَارِهِمۡ اِنۡ لَّمۡ يُؤۡمِنُوۡا بِهٰذَا الۡحَـدِيۡثِ اَسَفًا

Fala’allaka baakhi’un nafsaka ‘alaaa aasaarihim illam yu;minuu bihaazal hadiisi asafaa

Artinya:

6. Maka barangkali engkau (Muhammad) akan mencelakakan dirimu karena bersedih hati setelah mereka berpaling, sekiranya mereka tidak beriman kepada keterangan ini (Al-Qur’an).

 

اِنَّا جَعَلۡنَا مَا عَلَى الۡاَرۡضِ زِيۡنَةً لَّهَا لِنَبۡلُوَهُمۡ اَ يُّهُمۡ اَحۡسَنُ عَمَلًا

Innaa ja’alnaa ma ‘alal ardi ziinatal lahaa linabluwahum ayyuhum ahsanu ‘amalaa

Artinya:

7. Sesungguhnya Kami telah menjadikan apa yang ada di bumi sebagai perhiasan baginya, untuk Kami menguji mereka, siapakah di antaranya yang terbaik perbuatannya.

 

وَاِنَّا لَجٰعِلُوۡنَ مَا عَلَيۡهَا صَعِيۡدًا جُرُزًا

Wa innaa lajaa ‘iluuna maa ‘alaihaa sa’aiidan juruzaa

Artinya:

8. Dan Kami benar-benar akan menjadikan (pula) apa yang di atasnya menjadi tanah yang tandus lagi kering.

 

اَمۡ حَسِبۡتَ اَنَّ اَصۡحٰبَ الۡـكَهۡفِ وَالرَّقِيۡمِۙ كَانُوۡا مِنۡ اٰيٰتِنَا عَجَبًا

Am hasibta anna Ashaabal Kahfi war Raqiimi kaanuu min Aayaatinaa ‘ajabaa

Artinya:

9. Apakah engkau mengira bahwa orang yang mendiami gua, dan (yang mempunyai) raqim itu, termasuk tanda-tanda (kebesaran) Kami yang menakjubkan?

اِذۡ اَوَى الۡفِتۡيَةُ اِلَى الۡـكَهۡفِ فَقَالُوۡا رَبَّنَاۤ اٰتِنَا مِنۡ لَّدُنۡكَ رَحۡمَةً وَّهَيِّئۡ لَـنَا مِنۡ اَمۡرِنَا رَشَدًا

Iz awal fityatu ilal Kahfi faqooluu Rabbanaaa aatinaa mil ladunka rahmatanw wa haiyi’ lanaa min amrinaa rashadaa

Artinya:

10. (Ingatlah) ketika pemuda-pemuda itu berlindung ke dalam gua lalu mereka berdoa, “Ya Tuhan kami. Berikanlah rahmat kepada kami dari sisi-Mu dan sempurnakanlah petunjuk yang lurus bagi kami dalam urusan kami.

* * *

Maka demikianlah 10 ayat pertama dari Qs. Al-Kahfi, yang wajib dihafalkan untuk perlindungan dari fitnah Dajjal, serta banyak lagi keutamaan lainnya, sehingga disunnahkan pula membacanya di malam jum’at dan hari jum’at.

Semoga bermanfaat adanya. Barakallahu fiium. (*)

 

(* Muhammad Farid Wajdi, Sekretaris Program Tahfidzul Qur’an Ponpes Modern Putri IMMIM Minasatene-Pangkep, Sulsel.

Artikel ini memiliki

0 Komentar

Tinggalkan Komentar

 

Spam Diblokir

INFO PESANTREN

Pondok Pesantren Modern Putri IMMIM Pangkep

NPSN 40300674
Jl. H Fadeli Luran, Kelurahan Biraeng, Kecamatan Minasatene, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, Sulawesi Selatan, 90614
TELEPON 081257328077
EMAIL immimpangkep@gmail.com
WHATSAPP +62-81257328077