Berikut panduan lengkapnya:
1. Tentukan Tujuan dan Periode Laporan. Pilih mau dibuat bulanan, triwulanan, atau tahunan. Hal ini dimaksudkan untuk untuk kontrol pengeluaran, perencanaan investasi, atau analisis kesehatan keuangan.
2. Catat Sumber Pendapatan. Caranya dengan membuat tabel atau daftar semua pemasukan selama periode tersebut yang mencakup pencatatan Gaji utama, Bonus, komisi, Pendapatan usaha sampingan, Hasil investasi (dividen, bunga deposito, sewa), Lain-lain (misalnya penjualan barang)
Contoh format:
| Tanggal | Sumber | Jumlah (Rp) |
|---|---|---|
| 01/08/2025 | Gaji bulanan | 5.000.000 |
| 15/08/2025 | Penjualan barang bekas | 500.000 |
| Total | 5.500.000 |
Pisahkan menjadi kategori pengeluaran supaya mudah dianalisis: Kebutuhan pokok (makan, transportasi, listrik, air), Cicilan & utang: KPR, kartu kredit, Hiburan & gaya hidup: nongkrong, belanja, langganan streaming, Investasi & tabungan, Pengeluaran tak terduga
Contoh format:
| Tanggal | Kategori | Deskripsi | Jumlah (Rp) |
|---|---|---|---|
| 02/08/2025 | Makan | Belanja bulanan | 1.200.000 |
| 05/08/2025 | Transport | BBM motor | 300.000 |
| 10/08/2025 | Hiburan | Bioskop | 100.000 |
| Total | 1.600.000 |
Surplus/Defisit = Total Pendapatan – Total Pengeluaran
Kalau hasilnya positif, berarti ada sisa uang (surplus). Kalau negatif, berarti pengeluaran lebih besar dari pemasukan (defisit).
5. Buat Neraca Pribadi
Ini untuk melihat kekayaan bersih (net worth) antara Aset (tabungan, deposito, rumah, kendaraan, emas, saham) dan Kewajiban (utang bank, cicilan, kartu kredit)
Kekayaan bersih = Total Aset – Total Kewajiban
6. Sajikan dalam Bentuk Laporan
Bentuk laporan bisa disusun berupa: Laporan Arus Kas Pribadi yang mencakup Total pendapatan, Total pengeluaran, dan Surplus/Defisit, dan Neraca Pribadi yang mencakup pencatatan tentang Aset, Kewajiban, dan Kekayaan bersih.
7. Gunakan Alat Bantu
Alat bantu yang dimaksud disini bisa berupa alat bantu Manual, seperti: buku catatan, Microsoft Excel, Aplikasi, seperti: Money Lover, Finansialku, Catatan Keuangan, Monefy atau memakai Google Sheets yang bisa otomatis buat grafik.
Biar lebih mudah, silakan download: template Excel laporan keuangan pribadi ini yang tinggal diisi tiap bulan, dan otomatis menghitung surplus, defisit, serta kekayaan bersih. (File ini punya tiga sheet: Pendapatan – untuk mencatat semua pemasukan, Pengeluaran – untuk mencatat semua biaya dan belanja, dan Neraca – untuk mencatat aset, kewajiban, dan menghitung kekayaan bersih).
Semoga bermanfaat adanya. Barakallahu fiikum. (*)
(* Muhammad Farid Wajdi, Associate Wealth Planner (AWP)/Alumni Pelatihan dan Sertifikasi AWP-Perencana Keuangan Syariah, yang diselenggarakan oleh Fak. Ekonomi Syariah Universitas Internasional Semen Indonesia (UISI) Tanggal 9-10 Agustus 2021.







