Rabu, 07 Okt 2026
  • Pondok Pesantren Putri IMMIM Pangkep, Pesantren yang khusus menerima santri putri ini, kampusnya berada di bilangan jalan poros Kecamatan Minasatene Kabupaten Pangkep

Mengenal Syaikh Abdurrahman bin Nashir As-Sa’di

Mengenal Syaikh Abdurrahman bin Nashir As-Sa’di

Oleh: Muhammad Farid Wajdi *)

BLOGGURU – Terhitung mulai Tanggal 22 Januari (2023) lalu, penulis aktif mengikuti Kelas Ilmu Syari’i bersanad, dan untuk Ilmu Hadits, Kitab yang dipelajari adalah Kitab Bahjatu Qulub Al-Abrar wa Qurratu ‘Uyun Al-Akhyar fi Syarah Jawami’ul Akhbar. Kitab ini merupakan penjelasan dari 99 hadits pilihan yang terkandung dalam jawami’ul kalim, perkataan yang ringkas namun syarat makna, ditulis oleh karya Syaikh Abdurrahman bin Nashir As-Sa’di.

Menarik untuk mengenal lebih dalam sosok ulama hadits, Syaikh Abdurrahman bin Nashir As-Sa’di (1889–1956 M), seorang Ulama Ahlussunnah, dengan kompetensi Bahasa Arab, Fiqih dan Tafsir. Syaikh kelahiran 12 Muharram 1307 H/1886 M, di kota Unaizah, Qosim ini juga terkenal dengan kitab tafsir Al-Qur’annya yang ringan dan mudah untuk mustawa awal, “Taisir Karimirrahman fi Tafsiri Kalamil Mannan” (lebih dikenal dengan nama “Tafsir As-Sa’di”)

Syaikh Abdurrahman bin Nashir As-Sa’di sudah menghapalkan Al Qur’an dan menguasai ilmu qira’ah sebelum berusia 11 tahun. Diantara guru-gurunya yang terkenal adalah Syaikh Ibrahim bin Hamd bin Jasir, Syaikh Muhammad bin Abdul Kariim Asy Syibl, dan Syaikh Shalih bin Utsman, qadhi (hakim) kota Unaizah.

Syaikh As-Sa’di menimba ilmu ilmu Fiqh, Ushul Fiqih, Tauhid, Tafsir, Al Qawaid Lughah (Gramatika Arab) dan Al Balaghah. Syaikh As-Sa’di menuntut ilmu dan terus mendampingi gurunya ini sampai gurunya wafat, Muhammad Asy-Syinqithi, yang tinggal di Hijaz, penulis Tafsir Al-Qur’an Adhwaul Bayan.

Syaikh Abdurrahman bin Nashir As-Sa’di ditengah murid-muridnya. (foto: ist/*)

Syaikh Abdurrahman bin Nashir As-Sa’di ditengah murid-muridnya. (foto: ist/*)

Syaikh As-Sa’di produktif menulis kitab dan diantara karyanya antara lain:

1. Taisir Karimirrahman fit Tafsiri Kalamil Mannan, kitab tafsir Al-Quran yang terdiri atas 8 jilid;

2. Al-Qawaidul Hisan lit Tafsiril Qur’an, kitab yang membahas tentang kaidah-kaidah dalam menafsirkan Al Qur’an.

3. Al-Qaulus Sadid fi Maqasidit Tauhid, yaitu kitab penjelasan tentang Tauhid.

4.  Bahjahtu Qulubil Abrar wa Qurratu Uyunil Akhyar fi Syarhi Jawami’ul Akhbar, kitab syarah dari 99 Hadits Pilihan.

5. Al-Qawa’id wa Al-Ushul al-Jami’ah wa Al-Furuq wa At-Taqasim al-Badi’ah an-Naafi’ah, kitab syarah kaidah-kaidah Ushul Fiqih

6. Al-Adillati wal Qawathi’ wal Baraahin fi Ibthali Ushulul Mulhidin

7. Al-Irsyad ila Ma’rifatil Ahkam

8. Intisharul Haq

9. At-Ta’liq wa Kasyfun Niqaab ala Nizhami Qawaidul I’rab

10. Taudhih Al Kaafiyah Asy Syafiyah

11. Taudhihu wal Bayaan li Sajaratil Iman

12. Haasyiyah Fiqhiyah

13. Diiwan Khutab

14. Tanzihuddin

15. Radd ala Al Qasimi

16. Al-Haqq Al Wadhih Al Mubayyin

17. Hukmu Syarbud Dukhan

18. Risalah fi Qawaid Al Fiqhiyyah

19. Al-Fatawa As Sa’diiyah

20. Al-Wasaailul Mufiidah lil Hayatis Sa’idah

21. Ad-Durar Al-Mukhtasharah fii Mahaasin Al-Islaam

22. Minhajus Salikin fit Taudhihil Fiqhi fid Diin

23. Ar-Riyadh An Nadhirah

24. Al-Durrat Al-Fakhira.

Demikian sedikit catatan tentang Asy Syaikh Abdurrahman bin Nashir As Sa’di,sebuah catatan yang sebenarnya penulis tuangkan di Blog Guru ini, sebagai upaya mengenal lebih dekat beliau sebelum menempuh ujian sanad Hadits dari kitab yang disusun oleh Syaikh As-Sa’di, yang selama ini isi buku dimaksud dibawakan oleh pemilik sanad yang bersambung ke beliau, Al-Ustadz Ahmad Hawasy al-Bantany.

Semoga penulis juga mendapatkan sanad bersambung sampai ke Syaikh As-Sa’di, dari kitab haditsnya, “Bahjatu Qulubil Abrar wa Qurratu Uyunil Akhyar fi Syarhi Jawami’ul Akhbar”.  (*)

 

(* Muhammad Farid Wajdi, Pengasuh Pontren Modern Putri IMMIM Minasatene-Pangkep.

Immim pangkep

Tulisan Lainnya

Mengapa Mesti Belajar Imla'
Oleh : Immim pangkep

Mengapa Mesti Belajar Imla’

0 Komentar

KELUAR