Selasa, 06 Okt 2026
  • Pondok Pesantren Putri IMMIM Pangkep, Pesantren yang khusus menerima santri putri ini, kampusnya berada di bilangan jalan poros Kecamatan Minasatene Kabupaten Pangkep

Terjemah Kitab Shorof: Qowaidul I’lal (8): Kaidah Kedelapan

Terjemah Kitab Shorof: Qowaidul I'lal (8): Kaidah Kedelapan

Oleh: Muhammad Farid Wajdi *)

BLOGGURU – Kitab Qowaidul I’lal merupakan Kitab Shorof Dasar karya Ulama Nusantara Syaikh Mundzir Nadzir. Kata “Qowaidul I’lal” yang menjadi judul kitab ilmu tata bahasa Arab ini  terdiri dari dua suku kata yaitu Qowaid (bentuk jamak dari kata Qoidah), yang bermakna kaidah-kaidah dan I’lal yang berarti perubahan huruf ilat: wawu, alif, dan ya.

Jadi, secara sederhana kitab “Qowaidul I’lal” ini merupakan kitab yang membahas ilmu tata bahasa arab, khususnya mengenai perubahan asal suatu lafadz. Kitab ini ditulis dengan bahasa yang singkat dan jelas. Dalam mempelajari ilmu shorof tidak cukup hanya bermodalkan dengan memahami wazan-wazan fi’il saja, tetapi harus juga memahami kaidah-kaidah dalam I’lal.

Berikut ini Terjemah Kitab Qowaidul I’lal (8): Kaidah Kedelapan – القاعدة الثامنة

 

إذَا وَقَعَتِ الْوَاوُ بَعْدَ كَسْرَة فِيْ اسْمٍ أوْ فِعْلٍ أُبْدِلَتْ يَاءً نَحْوُ رضي وغاز أصلهما رضو وغازو

 

Artinya:

Jika wawu berada setelah kasroh di isim atau fiil maka di ganti ya’, seperti rodiya dan gozin, asalnya rodliwa dan ghoziwun

 

الإعلال: رضي أصله رضو على وزن فعل أبدلت الواو ياء لوقوها بعد كسرة فصار رضي وقد سبق إعلال غاز

Immim pangkep

Tulisan Lainnya

0 Komentar

KELUAR